temukan resep kreasi milo ramadan

RESEP MILO UNTUK LENGKAPI NUTRISI SELAMA RAMADAN

RESEP MILO UNTUK LENGKAPI
NUTRISI SELAMA RAMADAN

RESEP MILO UNTUK LENGKAPI NUTRISI SELAMA RAMADAN

Article reviewed by: Salma Nur Fitri, S.Gz.

Di tengah rutinitas yang padat dan serba cepat, menjaga kesehatan sering kali menjadi hal yang terabaikan. Padahal, kesehatan bukan hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari. Kabar baiknya, kamu tidak perlu melakukan perubahan besar sekaligus, cukup mulai dari langkah kecil yang konsisten.

Menerapkan gaya hidup sehat adalah investasi jangka panjang yang akan berdampak besar pada kualitas hidup. Artikel ini akan membahas kebiasaan sederhana yang bisa kamu mulai hari ini:

Mengapa Gaya Hidup Sehat Itu Penting?

Gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan fisik dan mental. Kebiasaan yang tidak sehat seperti kurang tidur, jarang bergerak, dan pola makan buruk dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

Sebaliknya, gaya hidup sehat membantu:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Meningkatkan energi harian
  • Memperkuat sistem imun
  • Mendukung kesehatan mental

Dengan kata lain, pilihan kecil yang kamu buat setiap hari akan menentukan kondisi kesehatanmu di masa depan.

10 Kebiasaan Sederhana untuk Gaya Hidup Sehat

Berikut kebiasaan yang bisa kamu terapkan untuk membangun gaya hidup sehat secara konsisten:

  1. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
    Bagi anak praremaja dan remaja dibutuhkan sekitar 8-12 jam  waktu tidur setiap malam, dan orang dewasa sekitar 7-8 jam tidur setiap hari. Memiliki waktu tidur yang cukup dapat membantu tubuh melakukan regenerasi sel dan menjaga keseimbangan hormon.
     
  2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
    Untuk menjaga fungsi organ tetap optimal, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari. Kebutuhan cairan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, dan juga kondisi kesehatan. Namun, secara umum, disarankan untuk mengonsumsi cairan sekitar 2 liter per hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
     
  3. Konsumsi Makanan Seimbang
    Konsumsi sayur, buah, protein, dan karbohidrat kompleks dengan porsi sesuai kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
     
  4. Rutin Bergerak atau Berolahraga
    Tidak harus ke gym, aktivitas ringan seperti jalan kaki 30 menit sudah memberikan manfaat besar.
     
  5. Mengelola Stres dengan Baik
    Luangkan waktu untuk relaksasi, meditasi, atau melakukan hobi yang kamu sukai.
     
  6. Mengurangi Konsumsi Gula Berlebih
    Gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
     
  7. Tidak Merokok dan Membatasi Alkohol
    Kebiasaan ini sangat berdampak negatif bagi kesehatan jangka panjang.
     
  8. Menjaga Pola Makan Teratur
    Usahakan makan secara teratur dan tidak sering melewatkan waktu makan agar energi tubuh tetap terjaga. Dengan asupan yang cukup dan seimbang, tubuh dapat beraktivitas dengan lebih optimal sepanjang hari.
     
  9. Membatasi Waktu Layar (Screen Time)
    Terlalu lama di depan layar dapat memengaruhi kesehatan mata dan kualitas tidur.
     
  10. Rutin Memeriksa Kesehatan
    Pemeriksaan kesehatan berkala membantu mendeteksi masalah sejak dini.

Dampak Gaya Hidup terhadap Kesehatan Jangka Panjang

Kebiasaan sehari-hari yang tampak kecil ternyata memiliki dampak besar jika dilakukan dalam jangka panjang.

Beberapa dampak positif dari gaya hidup sehat:

  • Menurunkan risiko penyakit kronis
  • Meningkatkan harapan hidup
  • Menjaga kesehatan mental
  • Meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan

Sebaliknya, gaya hidup tidak sehat dapat mempercepat penuaan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit serius.

Tips Membangun Gaya Hidup Sehat Secara Konsisten

Membangun kebiasaan baru memang tidak mudah, tetapi bisa dilakukan dengan strategi yang tepat:

  1. Mulai dari Hal Kecil
    Tidak perlu langsung mengubah semuanya. Fokus pada satu kebiasaan terlebih dahulu.
     
  2. Buat Jadwal Rutin
    Menjadwalkan aktivitas sehat membantu membentuk kebiasaan jangka panjang.
     
  3. Tetapkan Tujuan Realistis
    Target yang terlalu tinggi justru membuat mudah menyerah.
     
  4. Cari Aktivitas yang Disukai
    Dengan begitu, kamu akan lebih menikmati prosesnya.
     
  5. Libatkan Orang Terdekat
    Dukungan dari keluarga atau teman bisa meningkatkan motivasi.
     
  6. Evaluasi Secara Berkala
    Perhatikan progres dan lakukan penyesuaian jika diperlukan.

Gaya hidup sehat bukan tentang perubahan drastis, melainkan tentang kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Dengan mulai dari langkah sederhana seperti tidur cukup, makan sehat, dan rutin bergerak, kamu sudah berada di jalur yang tepat menuju hidup yang lebih bugar dan berkualitas.

Ingat, gaya hidup sehat adalah perjalanan, bukan tujuan instan. Semakin konsisten kamu menjalaninya, semakin besar manfaat yang akan dirasakan di masa depan.

Untuk mendukung aktivitas harian agar tetap bertenaga, kamu juga bisa melengkapi asupan nutrisi dengan minuman bernutrisi yang praktis. Salah satunya adalah MILO UHT Kotak 180ml yang mengandung energi dari malt dan nutrisi penting untuk membantu menemani aktivitas sepanjang hari.

Yuk, mulai langkah kecil hari ini, hidup sehat bisa dimulai dari pilihan sederhana!

Pertanyaan Seputar Gaya Hidup Sehat

  1. Gaya hidup sehat itu apa saja?
    Gaya hidup sehat meliputi pola makan seimbang, tidur cukup, rutin berolahraga, menjaga hidrasi, dan mengelola stres.
     
  2. Apa saja manfaat gaya hidup sehat?
    Manfaatnya antara lain meningkatkan energi, menjaga berat badan, memperkuat imun, serta mengurangi risiko penyakit kronis.
     
  3. Apa tujuan dari gaya hidup sehat?
    Tujuannya adalah menjaga kesehatan tubuh dan mental agar kualitas hidup lebih baik dalam jangka panjang.

Referensi:

World Health Organization. (2020). Healthy diet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

Centers for Disease Control and Prevention. (2023). Healthy Living. https://www.cdc.gov/healthyweight/healthy_living/index.html

Harvard T.H. Chan School of Public Health. (2023). The Nutrition Source: Healthy Living Guide. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-living-guide/

Mayo Clinic. (2023). Healthy lifestyle: 5 keys to a longer life. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/healthy-lifestyle/art-20050999

National Institutes of Health. (2022). Wellness and healthy living. https://www.nih.gov/health-information/wellness-toolkits

Olahraga raket kini kembali naik daun, terutama di kalangan generasi muda dan pekerja urban. Selain tenis yang sudah lama populer, padel mulai mencuri perhatian karena dianggap lebih seru dan mudah dimainkan. Tapi sebenarnya, apa saja perbedaan padel dan tenis, dan mana yang lebih cocok untuk pemula?

Yuk, kita bahas secara lengkap agar Kamu bisa memilih olahraga yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

Tren Olahraga Raket yang Makin Populer

Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga raket seperti tenis dan padel mengalami peningkatan popularitas. Padel sendiri berkembang pesat di Eropa dan kini mulai hadir di berbagai kota besar di Indonesia. Inilah alasannya:

  • Aktivitas fisik ringan hingga intens
  • Bisa dimainkan bersama teman atau keluarga
  • Menyenangkan sekaligus kompetitif

Hal ini membuat banyak orang mulai mencari tahu perbedaan padel dan tenis sebelum mencoba salah satunya.

Perbedaan Utama antara Padel dan Tenis: Lapangan

Perbedaan padel dan tenis paling mencolok ada pada ukuran lapangan:

  • Padel: Lapangan lebih kecil (sekitar 10x20 meter) dan dikelilingi dinding kaca
  • Tenis: Lapangan lebih besar (sekitar 23,77x8,23 meter untuk tunggal) tanpa dinding

Dinding pada permainan padel membuat permainan lebih dinamis, karena bola dapat memantul dari dinding dan tetap bisa dimainkan.

Perbedaan Raket

  • Padel: Menggunakan raket padat tanpa senar (mirip paddle)
  • Tenis: Menggunakan raket dengan senar

Raket padel biasanya lebih ringan dan mudah dikontrol, sehingga cocok untuk pemula.

Perbedaan Bola

Meskipun keduanya sekilas terlihat sama, tetapi:

  • Padel: Bola sedikit lebih lembut dan tekanan lebih rendah
  • Tenis: Bola lebih keras dan memantul lebih tinggi

Perbedaan ini memengaruhi kecepatan permainan.

Perbedaan Aturan Permainan

  • Padel: Selalu dimainkan dalam format ganda (2 vs 2)
  • Tenis: Bisa tunggal atau ganda 

Dalam padel, bola boleh memantul ke dinding setelah menyentuh lantai, mirip olahraga squash. Sedangkan tenis hanya dimainkan dalam area lapangan tanpa pantulan dinding.

Tingkat Kesulitan & Learning Curve

Jika membahas perbedaan padel dan tenis, tingkat kesulitan menjadi faktor penting:

  • Padel:
    • Lebih mudah dipelajari
    • Rally (bola bolak-balik) lebih panjang
    • Cocok untuk pemula tanpa pengalaman
  • Tenis:
    • Teknik lebih kompleks
    • Butuh koordinasi dan kekuatan lebih
    • Learning curve lebih tinggi

Artinya, bagi Kamu yang baru mulai olahraga kemungkinan akan lebih cepat menikmati padel.

Kelebihan dan Kekurangan Padel

  • Kelebihan:
    • Mudah dipelajari
    • Lebih sosial karena selalu dimainkan berpasangan
    • Tidak membutuhkan kekuatan besar
  • Kekurangan:
    • Lapangan masih terbatas di Indonesia
    • Kurang fleksibel (tidak bisa dimainkan sendiri)

Kelebihan dan Kekurangan Tenis

  • Kelebihan:
    • Lebih populer dan fasilitas lebih banyak
    • Bisa dimainkan tunggal atau ganda
    • Melatih kekuatan, stamina, dan teknik
  • Kekurangan:
    • Lebih sulit untuk pemula
    • Membutuhkan latihan lebih intens
    • Risiko cedera lebih tinggi jika teknik salah

Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?

Jawabannya tergantung tujuan. Kalau Kamu:

  • Ingin olahraga santai & fun: pilih padel
  • Ingin olahraga serius & kompetitif: pilih tenis
  • Ingin cepat bisa bermain: padel lebih unggul
  • Ingin meningkatkan skill jangka panjang: tenis lebih menantang

Melihat perbedaan padel dan tenis, padel sering menjadi “gateway sport” sebelum seseorang serius bermain tenis.

Tips Memilih Olahraga Sesuai Gaya Hidup

Agar tidak salah pilih, pertimbangkan hal berikut:

  • Akses lokasi: apakah ada lapangan padel atau tenis di dekat rumah?
  • Waktu luang: padel cocok untuk sesi singkat bersama teman
  • Tujuan olahraga: kesehatan, sosial, atau kompetisi
  • Budget: tenis cenderung lebih fleksibel dari sisi fasilitas

Namun yang terpenting, pilih olahraga yang Kamu nikmati agar bisa dilakukan secara konsisten.

Dukung Performa dengan Nutrisi yang Tepat

Selain memilih olahraga, asupan nutrisi juga penting untuk menjaga energi. Setelah bermain padel atau tenis, tubuh membutuhkan protein dan energi untuk pemulihan.

Kamu bisa mempertimbangkan minuman bernutrisi seperti MILO PRO UHT 225ml, yang mengandung protein dan energi untuk membantu menjaga stamina setelah beraktivitas. MILO PRO UHT mengandung  3x protein (14 gr per sajian) dengan rasa cokelat MILO yang khas, dirancang untuk jaga kekuatan otot dan memulihkannya balik ke performa maksimal setelah aktivitas fisik.

Baik padel maupun tenis memiliki keunikan masing-masing. Dengan memahami perbedaan padel dan tenis, kamu bisa menentukan olahraga yang paling sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan gaya hidup.

Jika ingin mulai dengan sesuatu yang lebih mudah dan menyenangkan, padel bisa jadi pilihan. Namun jika mencari tantangan dan pengembangan skill jangka panjang, tenis tetap menjadi olahraga yang menarik untuk ditekuni.

Selamat mencoba!

Pertanyaan Seputar Padel dan Tenis

  1. Mana yang lebih baik, tenis atau padel?
    Tidak ada yang lebih baik secara mutlak. Padel cocok untuk pemula dan aktivitas sosial, sedangkan tenis lebih cocok untuk yang ingin tantangan dan perkembangan skill.
     
  2. Apa kelebihan padel?
    Padel lebih mudah dipelajari, tidak membutuhkan kekuatan besar, dan lebih menyenangkan dimainkan bersama teman.
     
  3. Bedanya padel dan tenis apa?
    Perbedaannya ada pada ukuran lapangan, jenis raket, bola, aturan permainan, serta tingkat kesulitan.

Referensi:

International Padel Federation. (2023). What is Padel? Retrieved from https://www.padelfip.com/what-is-padel/

International Tennis Federation. (2023). Rules of Tennis. Retrieved from https://www.itftennis.com/en/about-us/governance/rules-and-regulations/

Mayo Clinic. (2022). Exercise and fitness: Physical activity basics. Retrieved from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness

Harvard Health Publishing. (2021). The benefits of exercise. Retrieved from https://www.health.harvard.edu/exercise-and-fitness

Sering melewatkan sarapan karena takut kalori berlebih atau tidak punya waktu? Padahal, memilih sarapan rendah kaloriyang tepat justru bisa membantu menjaga berat badan sekaligus membuat tubuh lebih bertenaga sepanjang hari. Kuncinya bukan makan sedikit, tapi makan dengan komposisi yang tepat: tinggi protein, kaya serat, dan tetap praktis.

Artikel ini akan membantumu menemukan inspirasi menu sarapan sehat yang mudah dibuat, mengenyangkan, dan tentunya ramah kalori. Yuk, simak bersama!

Kenapa Sarapan Penting untuk Metabolisme?

Sarapan berperan penting dalam “menyalakan” metabolisme setelah tubuh berpuasa semalaman. Saat sarapan:

  • Tubuh mendapatkan energi untuk memulai aktivitas
  • Kadar gula darah menjadi lebih stabil
  • Mengurangi keinginan ngemil berlebihan di siang hari

Tanpa sarapan, tubuh cenderung menyimpan energi lebih banyak saat makan berikutnya, yang bisa berdampak pada kenaikan berat badan.

Ciri Sarapan Rendah Kalori tapi Mengenyangkan

Agar sarapan rendah kalori tetap bikin kenyang lebih lama, perhatikan komposisinya:

  • Tinggi protein: membantu kenyang lebih lama
  • Kaya serat: memperlambat pencernaan
  • Rendah gula tambahan
  • Mengandung lemak sehat dalam jumlah cukup

10 Menu Sarapan Rendah Kalori & Praktis

Berikut ide sarapan rendah kalori yang bisa dicoba di rumah:

  1. Oatmeal + Pisang (±250 kalori)
    Kombinasi serat dari oat dan energi alami dari pisang membuat kenyang lebih lama.
     
  2. Telur Rebus + Roti Gandum (±220 kalori)
    Protein dari telur membantu menjaga energi tanpa membuat cepat lapar.
     
  3. Greek Yogurt + Buah (±200 kalori)
    Tinggi protein dan probiotik, baik untuk pencernaan dan metabolisme.
     
  4. Smoothie Pisang + Susu Almond (±180 kalori)
    Praktis dan cocok untuk kalau lagi terburu-buru di pagi hari.
     
  5. Salad Buah + Yogurt (±230 kalori)
    Segar, rendah kalori, dan kaya vitamin serta serat.
     
  6. Roti Gandum + Alpukat (±250 kalori)
    Lemak sehat dari alpukat membantu kenyang lebih lama.
     
  7. Bubur Kacang Hijau Tanpa Santan (±200 kalori)
    Sumber protein nabati yang mengenyangkan dan mudah dicerna.
     
  8. Omelet Sayur (±220 kalori)
    Perpaduan protein dan serat dalam satu menu praktis.
     
  9. Sereal Gandum + Susu Rendah Lemak (±210 kalori)
    Pilih sereal tinggi serat seperti Nestlé MILO Sereal Coklat 150g untuk tambahan energi dan rasa yang disukai keluarga.
     
  10. Tahu Panggang + Sayur (±180 kalori)
    Alternatif protein nabati rendah kalori yang tetap mengenyangkan.
     

Tips Meal Prep Sarapan Cepat

Agar tidak skip sarapan, tips berikut ini bisa dicoba:

  • Siapkan bahan sejak malam (overnight oats, potong buah)
  • Gunakan menu yang bisa disimpan 2–3 hari
  • Pilih bahan praktis seperti telur rebus atau yoghurt
  • Gunakan wadah siap makan agar mudah dibawa

Dengan meal prep, sarapan rendah kalori jadi lebih konsisten dilakukan.

Bahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Beberapa makanan terlihat praktis, tapi kurang ideal untuk sarapan sehat:

  • Makanan tinggi gula (donat dan kue manis)
  • Minuman tinggi gula (teh manis kemasan)
  • Gorengan berlemak tinggi
  • Karbohidrat sederhana tanpa protein (roti putih saja)

Makanan ini bisa membuat cepat lapar dan energi mudah turun.

Rekomendasi Kombinasi Protein + Serat

Kunci sarapan sehat adalah kombinasi nutrisi yang tepat. Inilah beberapa contoh makanan kombinasi protein dan serat yang bisa dijadikan pilihan:

  • Telur + sayuran
  • Yoghurt + buah
  • Oat + kacang
  • Sereal gandum + susu

Produk seperti Nestlé MILO Sereal Coklat bisa menjadi pilihan praktis karena mengandung karbohidrat, serat, dan energi untuk mendukung aktivitas pagi, terutama untuk anak yang aktif.

Pentingnya Konsistensi Pola Makan Sehat

Hasil terbaik tidak datang dari satu kali makan sehat, tapi dari kebiasaan yang konsisten. Menjadikan sarapan rendah kalori sebagai rutinitas harian akan membantu:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Meningkatkan energi
  • Membentuk pola makan yang lebih sehat

Memilih sarapan rendah kalori bukan berarti harus makan sedikit atau tidak enak. Dengan kombinasi yang tepat antara protein, serat, dan lemak sehat, Ibu tetap bisa menikmati sarapan yang praktis, lezat, dan mengenyangkan. Yuk, mulai biasakan sarapan sehat setiap hari untuk tubuh yang lebih bertenaga dan keluarga yang lebih aktif!

Pertanyaan Seputar Sarapan Rendah Kalori 

  1. Apa saja sarapan rendah kalori?
    Contohnya oatmeal, telur rebus, yoghurt, smoothie buah, roti gandum, dan omelet sayur.
     
  2. Sarapan pagi untuk diet bagusnya apa?
    Sarapan tinggi protein dan serat seperti telur, yoghurt, atau oat sangat baik untuk diet karena membuat kenyang lebih lama.
     
  3. Makanan apa saja yang rendah kalori?
    Sayuran, buah-buahan, tahu, tempe, telur, dan produk gandum utuh termasuk makanan rendah kalori yang sehat.

Referensi:

Harvard T.H. Chan School of Public Health. (2023). The Nutrition Source: Breakfast.

https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/breakfast/

Mayo Clinic. (2022). Healthy breakfast ideas.

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/healthy-breakfast/art-20044796

National Institutes of Health. (2021). Dietary protein and weight management.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8017325/

U.S. Department of Agriculture. (2023). FoodData Central Database.

https://fdc.nal.usda.gov/

Protein adalah salah satu nutrisi penting yang sering kali kurang diperhatikan, padahal perannya sangat besar untuk menjaga energi, membangun otot, hingga mendukung metabolisme tubuh. Memastikan asupan makanan sumber protein yang cukup setiap hari bukan hanya penting untuk orang dewasa, tetapi juga untuk tumbuh kembang anak.

Pentingnya Protein untuk Energi, Otot, dan Metabolisme

Protein berfungsi sebagai “bahan baku” utama tubuh. Nutrisi ini membantu:

  • Membangun dan memperbaiki jaringan otot
  • Menjaga sistem imun tetap kuat
  • Membantu produksi enzim dan hormon
  • Memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu kontrol berat badan

Tanpa cukup asupan dari makanan sumber protein, tubuh bisa terasa lemas, mudah sakit, bahkan mengalami penurunan massa otot.

Berapa Kebutuhan Protein Harian?

Kebutuhan protein setiap orang berbeda, tergantung usia dan aktivitas:

  • Anak-anak: sekitar 1–1,5 gram/kg berat badan
  • Dewasa: sekitar 0,8–1 gram/kg berat badan
  • Atlet atau aktif: bisa mencapai 1,2–2 gram/kg berat badan

Ibu bisa menyesuaikan kebutuhan ini dengan pola makan keluarga sehari-hari.

15 Makanan Tinggi Protein (Hewani & Nabati)

Berikut daftar makanan sumber protein yang bisa dikonsumsi setiap hari:

Sumber Protein Hewani:

  1. Dada ayam (31 g/100 g)
    Rendah lemak dan tinggi protein, cocok untuk membangun otot dan menjaga berat badan.
     
  2. Telur (6 g/butir)
    Sumber protein lengkap dengan asam amino esensial, baik untuk sarapan praktis dan bergizi.
     
  3. Ikan salmon (20 g/100 g)
    Kaya protein dan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
     
  4. Daging sapi tanpa lemak (26 g/100 g)
    Mengandung zat besi dan vitamin B12, penting untuk energi dan pembentukan sel darah merah.
     
  5. Susu (8 g/gelas)
    Mengandung protein whey dan kasein yang membantu pemulihan otot dan pertumbuhan anak.
     
  6. Yoghurt (10 g/100 g)
    Selain protein, juga mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.
     
  7. Keju (7 g/30 g)
    Padat nutrisi, tinggi protein dan kalsium, tetapi sebaiknya dikonsumsi secukupnya karena kandungan lemaknya cukup tinggi.
     
  8. Tuna (25 g/100 g)
    Tinggi protein dan rendah lemak, cocok untuk menu diet sehat.

Sumber Protein Nabati:

  1. Tempe (19 g/100 g)
    Protein nabati khas Indonesia yang juga kaya probiotik dan mudah dicerna.
     
  2. Tahu (8 g/100 g)
    Alternatif protein rendah kalori, cocok untuk variasi menu sehari-hari.
     
  3. Kacang almond (6 g/28 g)
    Mengandung protein dan lemak sehat, baik untuk camilan bergizi.
     
  4. Kacang merah (15 g/cangkir)
    Tinggi protein dan serat, membantu menjaga kenyang lebih lama.
     
  5. Kacang hijau (14 g/cangkir)
    Mudah diolah menjadi bubur atau minuman, kaya protein serta baik untuk energi.
     
  6. Edamame (17 g/cangkir)
    Camilan sehat tinggi protein yang juga mengandung serat dan antioksidan.
     
  7. Kacang tanah (7 g/28 g)
    Sumber protein yang terjangkau dan mudah ditemukan, cocok sebagai camilan atau tambahan dalam berbagai masakan.

Mengombinasikan sumber protein hewani dan nabati adalah cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi lengkap.

Tips Memilih Sumber Protein Sehat

Tidak semua protein sama, Bu. Perhatikan hal berikut:

  • Pilih protein rendah lemak seperti dada ayam, ikan, dan tahu
  • Batasi daging olahan atau tinggi lemak jenuh
  • Variasikan sumber protein agar nutrisi lebih lengkap
  • Perhatikan cara memasak, hindari terlalu banyak minyak

Dengan memilih makanan sumber protein yang sehat, manfaatnya akan lebih optimal bagi tubuh.

Cara Mengombinasikan Protein dalam Menu Harian

Agar tidak bosan, Ibu bisa mencoba kombinasi berikut:

  • Sarapan: telur + susu
  • Makan siang: nasi + ayam + tempe
  • Camilan: yoghurt atau kacang
  • Makan malam: ikan + sayur + tahu

Untuk tambahan praktis, Ibu juga bisa mempertimbangkan minuman bernutrisi seperti MILO PRO UHT 225ml yang mengandung protein dan energi untuk mendukung aktivitas harian, terutama bagi anak yang aktif dengan kegiatan yang begitu padat. MILO PRO UHT 225ml hadir dengan 3x protein (14 gr per sajian) dengan rasa cokelat MILO yang khas, dirancang untuk membantu pemulihan otot dan mengembalikan performa maksimal setelah aktivitas fisik.

Rekomendasi Pola Makan Seimbang

Pola makan ideal mencakup:

  • Karbohidrat sebagai sumber energi
  • Protein untuk pertumbuhan dan perbaikan
  • Lemak sehat untuk fungsi tubuh
  • Serat, vitamin, dan mineral

Ibu bisa mengombinasikan makanan sumber protein dengan menu seimbang agar kebutuhan nutrisi keluarga terpenuhi secara optimal.

Memenuhi kebutuhan protein harian bukanlah hal yang sulit jika Ibu tahu sumbernya dan cara mengolahnya. Dengan memilih makanan sumber protein yang tepat dan mengombinasikannya secara seimbang, kesehatan keluarga bisa terjaga dengan lebih baik setiap hari.

Pertanyaan Seputar Makanan Tinggi Protein

  1. Makanan tinggi protein apa saja?
    Contohnya adalah ayam, telur, ikan, daging sapi, tempe, tahu, kacang-kacangan, dan yoghurt.
     
  2. Apa saja buah protein tinggi?
    Buah umumnya rendah protein, tetapi beberapa seperti alpukat, jambu biji, dan pisang memiliki kandungan protein meski tidak setinggi sumber lain.
     
  3. Apa ciri-ciri orang kekurangan protein?
    Ciri-cirinya meliputi mudah lelah, rambut rontok, massa otot berkurang, luka sulit sembuh, dan daya tahan tubuh menurun.

Referensi:

World Health Organization. (2007). Protein and amino acid requirements in human nutrition. WHO Press.

Harvard T.H. Chan School of Public Health. (2023). The Nutrition Source: Protein. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/protein/

United States Department of Agriculture. (2024). FoodData Central. https://fdc.nal.usda.gov/

MILO Activ

Informasi Nilai Gizi

Takaran saji: 24 g

Sajian per kemasan:2 
JUMLAH PER SAJIAN  
Energi Total110 kkal 
    Energi dari Lemak35 kkal 
  %AKG*
Lemak Total4 g6%
    Lemak Jenuh2.5 g12%
Protein1 g2%
Karbohidrat Total17 g5%
    Gula Total8 g 
        Laktosa1 g 
Garam (Natrium)60 mg4%
Vitamin dan Mineral  
    Vitamin B2 (Riboflavin) 15%
    Zat Besi 15%
Kandungan
Category Detail
Image
MILO Activ Original Biscuit 48g
Gramasi
Original Biscuit 48g
Baru Label
Off
Diskon
0.00
Image Thumbnail
MILO Activ Original Biscuit 48g
Order
0

Add new comment

Media Image

You can select one media item.

Add new comment

Media Image

You can select one media item.

front
Off
Desc on front
Baru, MILO Activ Biscuit! Minuman MILO Kesukaanmu kini hadir dalam bentuk biskuit sandwich yang renyah!

MILO Activ Biscuit dilengkapi dengan kebaikan malt, susu, cokelat, serta sumber Vitamin B2 dan Zat Besi untuk mengembalikan energi aktifmu.Tetap aktif dan melangkah lebih jauh dengan MILO Activ Biscuit.
thumbnail
MILO Activ Original Biscuit 48g
Image Slider
MILO Activ Original Biscuit 48g
Komposisi

Tepung Terigu, Gula, Lemak Nabati (mengandung antioksidan aksorbil palmitat dan tokoferol campuran pekat), MILO Bubuk, Pati Jagung, Padatan Susu (Whey Bubuk, Susu Skim Bubuk) 4%, Kakao Bubuk 2%, Ekstrak Malt (Barli, Milet) 2%, Pengembang, Penstabil, Perisa Alami, Garam, Perisa Sintetik, Pengemulsi lesitin kedelai, 1 Mineral, 1 Vitamin.

*Mengandung alergen, lihat daftar bahan yang dicetak tebal. Dapat mengandung telur.

TETAP AKTIF DAN BERENERGI

SAAT PUASA

5 manfaat sarapan pagi untuk anak aktif Sarapan
5 Manfaat Sarapan Pagi untuk Anak Aktif

Mengapa anak suka melewatkan waktu sarapan pagi? Salah satu alasannya karena takut terlambat atau tidak suka dengan menu sarapan pagi anak yang

Menu sarapan pagi sehat Sarapan
5 Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Mudah Dikreasikan

Sarapan pagi yang sehat ternyata bisa menentukan performa anak seharian, lho. Jangan sampai anak Ibu merasa loyo sehingga tidak bisa melakukan

4 pilihan makanan menu sarapan sehat untuk anak Sarapan
4 Pilihan Makanan Menu Sarapan Sehat untuk Anak

Tahukah Ibu apa hal terpenting yang wajib dilakukan anak sebelum berangkat ke sekolah? Yup, menyantap sarapan sehat untuk anak sangat penting

Menu Sarapan Pagi Inspirasi Nutrisi
5 Resep Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Baik untuk Mood Anak

Tahukah Ibu kalau sarapan pagi yang sehat dibutuhkan anak untuk menjalani aktivitas kesehariannya? Coba bayangkan kalau anak tidak sarapan pagi di

Susu Coklat untuk Mengawali Hari dengan Positif Aktivitas
Pentingnya Minum Susu Coklat untuk Mengawali Hari dengan Positif

Apa yang biasanya membuat mood anak berantakan ketika di pagi hari? Pastinya, karena ia harus bangun pagi dan buru-buru ke sekolah dan tidak ada waktu

manfaat susu coklat saat diminum pagi hari Aktivitas
4 Manfaat Susu Coklat saat Diminum Pagi Hari

Anak termasuk yang lebih menyukai susu coklat dibanding putih? Tenang, Ibu tak perlu khawatir. Manfaat susu coklat juga tak kalah dengan susu putih,

Sarapan Pagi untuk Daya Tahan Tubuh Aktivitas
5 Alasan Pentingnya Sarapan Pagi untuk Dukung Daya Tahan Tubuh

Terkadang, anak-anak bertanya mengapa kita harus sarapan pagi? Biasanya, pertanyaan ini muncul karena mereka belum paham pentingnya sarapan pagi.

Kreasi menu sarapan pagi sehat Aktivitas
Kreasi Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Kaya Nutrisi

Anak merasa tidak tertarik atau memiliki nafsu makan saat pagi hari? Jangan-jangan ini karena menu sarapan yang disediakan Ibu dianggap itu-itu saja.

Manfaat Sarapan Pagi untuk Anak Aktivitas
Ibu, Ini Manfaat Sarapan Pagi untuk Bantu Anak Memiliki Kebiasaan Baik

Pernahkah Ibu berpikir apa itu sarapan? Menurut Ibu apa artinya? Sarapan merupakan salah satu waktu makan yang biasanya dilakukan pada pagi hari.