Anak Ibu sering kali meninggalkan sarapan paginya ketika mau berangkat sekolah? Ada baiknya kebiasaan tersebut harus ditinggalkan saat ini juga. Ini karena sarapan pagi yang sehat bisa menentukan performa anak selama berkegiatan di sekolah. Ibu masih belum percaya?
Mengutip dari WebMD, anak yang rutin sarapan cenderung memiliki nilai akademis lebih baik ketimbang anak yang meninggalkan kebiasaan tersebut. Bahkan, anak-anak yang tak sarapan merasa sulit berkonsentrasi dan menerima pelajaran.
Tentunya, hal ini sudah melalui sejumlah penelitian dari para ahli, Ibu. Jadi. Sarapan pagi yang sehat untuk anak sangatlah penting. Ini karena sajian tersebut menjadi sumber energi dan gizi pertama yang dikonsumsi anak dalam sehari. Itu sebabnya, penting bagi Ibu untuk membiasakan anak menyantap sarapan pagi.
Bagaimana orang tua membiasakan sarapan kepada anak? Tentunya, kebiasaan menyantap sarapan sehat untuk anak tidak datang dengan sendirinya. Hal ini harus dilakukan secara bertahap supaya anak tidak merasa terpaksa. Ibu bisa melakukan beberapa cara berikut ini.
1. Mulailah dengan Porsi yang Sedikit
Sarapan pagi yang sehat tidak melulu disajikan dalam porsi yang banyak. Apalagi, anak biasanya akan merasa begah ketika makan terlalu banyak di pagi hari. Bahkan perasaan begah ini sering menjadi alasan anak skip waktu makan tersebut. Untuk itu, Ibu ada baiknya menyajikan menu makanan pagi dalam porsi yang lebih sedikit. Setidaknya, hal ini membuat anak merasa sajian tersebut bisa dikonsumsinya.
Ketika ia sudah terbiasa untuk mengonsumsi sarapan di pagi hari, Ibu bisa mulai menambahkan porsinya sedikit demi sedikit. Tentunya, anak tidak akan sadar hal tersebut terjadi. Ini karena menyantap makanan di pagi hari sudah mulai jadi kebiasaannya.
2. Berikan Pilihan Makanan Sehat
Perlu Ibu pahami, anak memerlukan banyak nutrisi untuk memulai kegiatan sekolahnya. Apalagi, beberapa pelajaran di sekolah berbentuk aktivitas fisik. Itu sebabnya, menu sarapan pagi yang sehat sangat diwajibkan untuk disajikan kepada anak. Hal ini supaya anak tidak kekurangan gizi dan tidak bisa konsentrasi mengikuti kelas.
Menu yang disajikan harus mengandung karbohidrat kompleks, protein, kalsium, mineral, dan juga beberapa vitamin. Pokoknya, kebutuhan makronutrien dan mikronutrien anak harus bisa terpenuhi.
3. Sajikan Menu Bervariasi
Menu sarapan yang sehat bukan berarti Ibu memberikan anak makanan yang itu-itu saja. Ada baiknya Ibu harus memberikan menu sarapan pagi anak yang bervariasi. Itu artinya, Ibu harus memutar otak untuk membuat resep menarik yang disukai anak.
Biasanya, kalau sajian yang diberikan monoton, anak akan mudah bosan dan tertarik untuk mengonsumsinya. Ia akan mencari segudang alasan untuk melewatkan waktu sarapan pagi tersebut. Kalau menunya bervariasi, ada rasa excited untuk mencobanya. Jadi, anak akan selalu penasaran dengan menu sarapan pagi sajian Ibu.
4. Sajikan Sereal dan Susu Sebagai Menu Sarapan
Salah satu sajian sarapan yang disukai anak adalah sereal dengan susu. Apalagi kalau ia bisa memilih jenis sereal yang disukainya. Walaupun terlihat sederhana, menu sarapan ini kaya nutrisi, lho. Mulai dari kebutuhan karbohidrat kompleks, protein, kalsium, zat besi, hingga vitamin B ada dalam sajian ini.
Selain itu, menu yang satu ini juga mudah sekali dibuat. Pas sekali disajikan saat anak ingin berangkat lebih cepat ke sekolah.
5. Selingi dengan Minuman Kaya Nutrisi
Ibu belum yakin nutrisi dalam menu sarapan memenuhi kebutuhan harian anak? Supaya tidak resah, Ibu bisa menambahkan minuman pendamping yang kaya nutrisi. Misalnya, susu, minuman coklat berenergi, hingga jus buah. Setidaknya, ini bisa menambah gizi yang dibutuhkan anak dalam sehari. Tentunya, minuman-minuman ini jadi pelengkap sarapan pagi yang sehat untuk anak.
6. Libatkan Anak dalam Membuat Menu Sarapan
Ibu juga bisa melibatkan anak dalam membuat menu sarapan pagi yang sehat. Misalnya, Ibu meminta anak untuk memilih menu yang diinginkannya. Lalu, bisa mengajaknya mempersiapkan sajian tersebut. Pastinya, ini jadi pengalaman menyenangkan untuknya. Secara tidak langsung juga mengajarkan anak kebiasaan sarapan pagi.
Lengkapi menu sarapan pagi yang sehat dengan MILO 3in1. Produk minuman MILO ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Minuman coklat berenergi ini juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Temukan
Resep Kreasi Milo
Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.