14 March 2022

Ibu, Ini Manfaat Sarapan Pagi untuk Bantu Anak Memiliki Kebiasaan Baik

Bagikan Artikel:

Pernahkah Ibu berpikir apa itu sarapan? Menurut Ibu apa artinya? Sarapan merupakan salah satu waktu makan yang biasanya dilakukan pada pagi hari. Kabarnya, jadwal makan pada pagi hari ini paling penting untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini membuat Ibu makin penasaran sebenarnya apa saja manfaat sarapan pagi?

Sebelum mengetahui manfaat sarapan pagi, Ibu harus paham kalau waktu makan yang satu ini merupakan yang pertama dalam satu hari. Hal ini karena tubuh kita berpuasa, tidak makan dan minum, selama tidur pada malam hari. Kalau misalnya anak melewati jadwal sarapan tersebut, bisa-bisa ia merasa kelaparan ketika beraktivitas di sekolah.

Akibat tidak sarapan pagi biasanya sangat berpengaruh terhadap performanya selama sekolah. Mulai dari sulit berkonsentrasi hingga merasa kelelahan sepanjang hari karena kurangnya energi. Kurang darah dan pertumbuhan terganggu juga bisa menjadi bahaya tidak sarapan pagi terlalu sering.

Supaya Ibu semakin mengetahui manfaat sarapan pagi, cek beberapa alasan penting sarapan untuk anak berikut ini.

 

1. Membantu Anak Lebih Disiplin

Anak Ibu termasuk yang susah dibangunkan ketika harus bersiap untuk sekolah? Coba perhatikan, beberapa hal yang kurang atau tidak dilakukannya. Tampaknya, anak juga sering melewatkan sarapan pagi karena terburu-buru untuk berangkat sekolah. Ada baiknya hal ini sekarang tidak dilakukan lagi, ya.

Melewatkan waktu sarapan dapat membuat anak sulit konsentrasi selama beraktivitas seharian. Untuk itu, Ibu harus membiasakan dan memastikan anak untuk menyantap makan pagi tersebut sebelum ke sekolah. Coba dengan memberikan atau membuat menu-menu favorit anak pada pagi hari.

Hal ini membuat anak bersemangat untuk bangun lebih pagi. Jangan heran kalau melihatnya bangun tidur sendiri tanpa paksaan Ibu. Ada baiknya bila anak sudah mulai terbiasa bangun pagi, Ibu harus kreatif memilihkan menu sarapan yang penuh nutrisi. Ini supaya tidak malas-malasan bangun lagi. Tanpa disadarinya, Ibu melatih anak untuk disiplin mempersiapkan diri sebelum ke sekolah.

Baca Juga : Nutrisi Wajib di Menu Sarapan Sehat Untuk Anak

 

2. Terbiasa Buat Persiapan Matang

Manfaat sarapan pagi lainnya adalah membuat anak terbiasa mempersiapkan diri lebih matang. Mengapa demikian? Pastinya, Ibu setiap harinya akan bangun lebih pagi untuk mempersiapkan keluarga sarapan pagi. Bahkan terkadang, pada malam sebelumnya, Ibu sudah memotong bahan makanan supaya pada pagi harinya tinggal dimasak.

Melihat kebiasaan Ibu tersebut, anak tanpa menyadari belajar memahami konsep persiapan matang. Ia juga tidak lagi terburu-buru ketika pagi hari. Misalnya, anak mulai mempersiapkan buku ataupun tugas dan memasukkannya ke dalam tas pada malam harinya.

Anak juga sudah menata seragam yang akan dipakai untuk ke sekolah. Jadi, ketika bangun dan selesai mandi, ia tidak perlu bingung mencari kemeja atau dasi yang semestinya dipakai. Jangan kaget kalau anak request menu makanan untuk sarapan dan bekal sekolahnya kepada Ibu. Itu artinya, konsep persiapan matang sudah dipahami anak.

 

3. Mengetahui Pentingnya Sarapan Pagi

Sarapan pagi sudah menjadi kebiasaan anak. Ketika suatu hari jadwal makan tersebut terlewat, anak merasa ada yang kurang. Misalnya, merasa mengantuk dan lelah ketika belajar di kelas. Selain itu, rasa lapar membuat perut bergejolak dan ini membuat anak kesulitan untuk berkonsentrasi ketika harus menerima pelajaran.

Karena sudah mengalami hal tersebut, anak jadi tidak ingin melewatkan sarapan. Ada baiknya, Ibu juga memberitahu risiko melewatkan sarapan. Salah satunya adalah rentang mengurangi kecerdasan kognitif dan akademis, daya tahan tubuh menjadi rendah, bahkan tumbuh kembang anak aktif pun bisa tidak berjalan lancar. Pastinya, anak tak ingin hal tersebut terjadi terhadapnya.

 

4. Paham Makanan dan Minuman Bernutrisi

Nutrisi sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan anak aktif. Apalagi bertambahnya usia, membuat kebutuhan gizi pun berubah. Itu sebabnya, Ibu harus memperhatikan kebutuhan makronutrien dan mikronutrien anak.

Perlu Ibu ketahui, pada usia 5-10 tahun, anak memasuki periode tumbuh aktif. Pada periode ini, anak akan mengalami perkembangan signifikan dari aspek fisik, kognitif, dan karakternya. Ketiga aspek ini akan berkembang secara optimal bila didukung dengan stimulasi untuk terus bergerak aktif juga kebutuhan nutrisi yang terpenuhi.

Jika nutrisi anak terpenuhi, tentunya perkembangan fisik, kecerdasan kognitif, serta kepribadian anak bisa berjalan lancar. Kebiasaan sarapan pagi juga dapat membuat anak mengetahui beberapa jenis makanan dan minuman yang bergizi dan dibutuhkan tubuhnya. Dengan demikian, anak akan menjauhi mengonsumsi makanan sembarangan saat berada di sekolah.

 

Supaya nutrisi untuk pertumbuhan anak aktif terpenuhi, lengkapi menu sarapan pagi dengan MILO 3in1. MILO 3in1 dengan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. MILO 3in1 juga mengandung Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.

Nah, itu dia manfaat sarapan pagi yang wajib Ibu ketahui untuk mendukung periode tumbuh aktif anak. Untuk mencari tahu lebih lanjut tentang periode tumbuh aktif anak, cek di sini ya, Bu.

komposisi milokomposisi milo

Temukan

Resep Kreasi Milo

Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

Artikel Lainnya

Tentang Aktivitas

menanamkan kepada anak pentingnya olahraga Aktivitas
Menanamkan kepada Anak Pentingnya Olahraga

Selain makanan dan minuman kaya nutrisi, Ibu juga harus mengajak anak melakukan aktivitas fisik setiap hari. Memiliki tubuh bugar dan aktif adalah

siapkan 4 hal ini saat anak mau berangkat sekolah Aktivitas
Siapkan 4 Hal Ini Saat Anak Mau Berangkat Sekolah

Berangkat sekolah menjadi momen tersibuk Ibu dan anak ketika pagi hari. Apalagi anak sudah masuk sekolah tahun ajaran baru 2022 secara tatap muka. Itu

alasan usia ideal masuk SD adalah 7 tahun Aktivitas
Alasan Usia Ideal Masuk SD adalah 7 Tahun

Walau terlihat mudah, ternyata permasalahan memilih sekolah untuk anak cukup pelik, Ibu. Apalagi untuk anak yang baru akan merasakan jenjang

6 contoh sikap optimis untuk diajarkan kepada anak Aktivitas
6 Contoh Sikap Optimis untuk Diajarkan kepada Anak

Tahukah Ibu ternyata sikap optimis dibutuhkan anak juga dalam tahap perkembangannya. Anak pastinya memiliki impian atau target tertentu dalam

 5 cara meningkatkan percaya diri anak yang ampuh Aktivitas
5 Cara Meningkatkan Percaya Diri Anak yang Ampuh

Ibu pastinya sering mendengar istilah insecure digunakan dalam social media. Bahkan, beberapa kali anak menyebutkan kata tersebut di depan Ibu ketika

dukung perkembangan karakter anak dengan 4 cara Ini! Aktivitas
Dukung Perkembangan Karakter Anak dengan 4 Cara Ini!

Ibu merasa ada perubahan karakter anak ketika ia memasuki usia abege atau remaja? Anak yang tadinya penurut dan mudah senyum, berubah menjadi

mengenal 4 tahap perkembangan kognitif pada anak Aktivitas
Mengenal 4 Tahap Perkembangan Kognitif pada Anak

Kecerdasan kognitif anak ternyata tidak bisa muncul dengan sendirinya, lho. Anak harus mendapatkan rangsangan tertentu agar kemampuan tersebut muncul.

Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Aktivitas Fisik Untuk Anak Aktivitas
Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Aktivitas Fisik

Mengapa aktivitas fisik itu penting untuk anak? Ya, semestinya Ibu jangan senang kalau anak hanya lebih suka berdiam diri saja di rumah. Bahkan, tidak

Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga Secara Teratur untuk Anak Aktivitas
Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga Teratur untuk Anak

Ketika hari olahraga nasional, biasanya sekolah akan membuat acara pertandingan untuk seluruh murid. Ada baiknya, Ibu mempersiapkan untuk hari itu