5 Alasan Pentingnya Sarapan Pagi untuk Dukung Daya Tahan Tubuh

Bagikan Artikel:

Terkadang, anak-anak bertanya mengapa kita harus sarapan pagi? Biasanya, pertanyaan ini muncul karena mereka belum paham pentingnya sarapan pagi. Untuk itu, Ibu harus memberikan anak pengertian soal manfaat sarapan pagi ini. Hal ini supaya mereka mengerti waktu makan yang satu ini dapat membantu tumbuh kembangnya.

Salah satu pentingnya sarapan pagi adalah dapat membantu mendukung daya tahan tubuh anak. Tentunya, anak paham sekarang ini ada beberapa infeksi virus yang berbahaya di sekitar kita. Kalau daya tahan tubuh terganggu, pastinya anak akan mudah sekali terserang penyakit.

Supaya anak tidak bertanya-tanya lagi, Ibu bisa memberinya informasi terkait pentingnya sarapan pagi. Berikut ini yang perlu Ibu komunikasikan terhadap anak.

 

1. Terhindar dari Jajan Sembarangan

Tahukah Ibu mengapa perut anak sering merasa keroncongan ketika belajar di kelas? Salah satunya disebabkan oleh kurangnya asupan energi saat pagi hari atau melewatkan waktu sarapan. Hal ini sebenarnya tidak baik untuk dijadikan kebiasaan. Bila dibiarkan terus-menerus terjadi, anak bisa kesulitan berkonsentrasi terhadap aktivitas yang dilakukannya.

Perlu Ibu pahami anak memasuki periode tumbuh aktif ketika memasuki masa sekolah (5-15 tahun). Saat hal itu terjadi, anak membutuhkan lebih banyak energi untuk perkembangan fisik, kognitif, dan karakternya. Lalu, apa yang terjadi ketika energi yang dibutuhkan kurang?

Hal ini membuat anak mencari makanan lain yang dapat mengisi perut. Terkadang, makanan yang tersedia adalah camilan yang kurang sehat dan kaya gula. Padahal, jenis makanan ini bisa membuat anak mudah mengantuk dan seakan-akan kenyang. Bila sarapan pagi yang diberikan Ibu mengenyangkan dan kaya nutrisi, anak cenderung tidak akan jajan sembarangan.

Baca Juga : Manfaat Sarapan Pagi Agar Otak Anak Bekerja Lebih Optimal

2. Memperbaiki Metabolisme Tubuh

Daya tahan tubuh menjadi kunci penting pertumbuhan anak aktif. Bila imun tubuh anak kurang bagus, tumbuh kembangnya pun rentan terhambat. Anak jadi mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Jika kondisi ini dibiarkan, anak menjadi kesulitan untuk mengikuti pelajaran ataupun kegiatan yang diminatinya.

Perlu ibu ketahui, pentingnya sarapan salah satunya untuk menjaga metabolisme tubuh dalam kondisi yang prima. Sebuah studi di Belanda menjelaskan bawah mengonsumsi sarapan pagi yang bergizi dapat meningkatkan kadar Interferon gamma (IFN-γ) di dalam tubuh. Sejenis protein kecil yang berperan untuk melawan inflamasi dan infeksi.

Artinya, protein ini dapat membantu imunitas tubuh anak meningkat. Dari studi tersebut dikatakan juga melewatkan sarapan pagi dapat mengurangi 17% dari kadar Interferon gamma di dalam tubuh. Tampaknya, Ibu tak mau ini terjadi, kan.

Baca Juga : Ibu, Ini Manfaat Sarapan Pagi untuk Bantu Anak Memiliki Kebiasaan Baik

 

3. Membuat Suasana Hati Lebih Baik

Perlu Ibu ketahui, kalau sarapan pagi sebenarnya adalah makanan yang pertama dikonsumsi anak setelah semalaman berpuasa dalam tidur. Itu artinya, anak belum memiliki satu pun asupan energi baru saat melewatkan waktu makan pagi tersebut. Ibu sebaiknya tidak menyepelekan hal tersebut. Hal ini karena kondisi ini dapat mengganggu performa anak secara akademis dan juga saat beraktivitas lainnya.

Tidak sarapan membuat kadar gula darah dalam tubuh anak berkurang. Tanpa disadari, kekurangan gula darah ini juga mempengaruhi mood alias suasana hati anak. Akibatnya, anak menjadi uring-uringan di kelas selama belajar. Ia rentan tidak bersemangat beraktivitas dan jadi mudah stres.

Dalam sebuah studi, ditemukan orang yang rutin sarapan pagi memiliki risiko lebih kecil mengalami gejala depresi. Ini dibandingkan dengan orang yang lebih sering melewatkan waktu makan pagi tersebut. Selain itu, bila menu makanan yang dibuat Ibu merupakan favorit anak, pastinya ia akan lebih senang dan suasana ini terbawa seharian.

 

4. Mengurangi Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung

Terkadang terlewatkan, pentingnya sarapan pagi juga berhubungan dengan penyakit berat, lho. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di International Journal of Environmental Research and Public Health, kebiasaan menyantap sarapan pagi dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Selain itu, kebiasaan sarapan pagi tersebut juga ternyata mengurangi kadar kolesterol harian dibandingkan yang sering melewatkan waktu makan tersebut. Kebiasaan sarapan pagi menurut penelitian ini juga mengurangi munculnya risiko penyakit diabetes tipe 2. Ini karena kebiasaan menyantap sarapan pagi penuh nutrisi membuat orang cenderung kenyang lebih lama. Jadi, tidak tergoda untuk membeli makanan yang tinggi gula dan kolesterol.

 

5. Terhindar dari Obesitas

Apakah pernah anak meminta donat atau kue manis ketika pagi hari? Sebenarnya, hal ini menjadi indikasi kalau anak belum merasa kenyang sehingga ia menjadi “lapar mata” terhadap camilan-camilan manis. Bila anak mendapatkan sarapan pagi yang penuh nutrisi, keinginan tersebut tidak akan muncul.

Perlu Ibu ketahui, kebiasaan sarapan pagi sebenarnya berguna untuk memberikan sinyal kepada tubuh segera membakar kalori yang masuk. Bila anak melewatkan waktu makan pagi atau tidak mendapatkan menu sehat, tubuh akan menerima sinyal sebaliknya. Kalori justru akan dipertahankan atau disimpan lebih lama. Hal inilah yang menyebabkan munculnya penumpukan kalori dan risiko obesitas pada anak.

Selain itu, jarak waktu makan yang lama juga membuat keinginan menyantap makanan lebih besar. Itu sebabnya, jangan sampai anak melewati jadwal makannya, terutama sarapan pagi.

 

Supaya aktivitas anak seharian di sekolah tidak terganggu, ada baiknya Ibu memberikan pelengkap nutrisi saat sarapan pagi. Salah satunya dengan memberikan MILO 3in1. MILO 3in1 dengan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. MILO 3in1 juga mengandung Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif. Untuk mengetahui lebih banyak soal periode tumbuh aktif, Ibu bisa cek di sini, ya.

Sekarang, Ibu sudah paham soal pentingnya sarapan pagi, kan. Pastinya, Ibu akan mewajibkan waktu makan ini dilakukan anak. Ayo biasakan sarapan!

komposisi milokomposisi milo

Temukan

Resep Kreasi Milo

Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

Artikel Lainnya

Tentang Aktivitas

menanamkan kepada anak pentingnya olahraga Aktivitas
Menanamkan kepada Anak Pentingnya Olahraga

Selain makanan dan minuman kaya nutrisi, Ibu juga harus mengajak anak melakukan aktivitas fisik setiap hari. Memiliki tubuh bugar dan aktif adalah

siapkan 4 hal ini saat anak mau berangkat sekolah Aktivitas
Siapkan 4 Hal Ini Saat Anak Mau Berangkat Sekolah

Berangkat sekolah menjadi momen tersibuk Ibu dan anak ketika pagi hari. Apalagi anak sudah masuk sekolah tahun ajaran baru 2022 secara tatap muka. Itu

alasan usia ideal masuk SD adalah 7 tahun Aktivitas
Alasan Usia Ideal Masuk SD adalah 7 Tahun

Walau terlihat mudah, ternyata permasalahan memilih sekolah untuk anak cukup pelik, Ibu. Apalagi untuk anak yang baru akan merasakan jenjang

6 contoh sikap optimis untuk diajarkan kepada anak Aktivitas
6 Contoh Sikap Optimis untuk Diajarkan kepada Anak

Tahukah Ibu ternyata sikap optimis dibutuhkan anak juga dalam tahap perkembangannya. Anak pastinya memiliki impian atau target tertentu dalam

 5 cara meningkatkan percaya diri anak yang ampuh Aktivitas
5 Cara Meningkatkan Percaya Diri Anak yang Ampuh

Ibu pastinya sering mendengar istilah insecure digunakan dalam social media. Bahkan, beberapa kali anak menyebutkan kata tersebut di depan Ibu ketika

dukung perkembangan karakter anak dengan 4 cara Ini! Aktivitas
Dukung Perkembangan Karakter Anak dengan 4 Cara Ini!

Ibu merasa ada perubahan karakter anak ketika ia memasuki usia abege atau remaja? Anak yang tadinya penurut dan mudah senyum, berubah menjadi

mengenal 4 tahap perkembangan kognitif pada anak Aktivitas
Mengenal 4 Tahap Perkembangan Kognitif pada Anak

Kecerdasan kognitif anak ternyata tidak bisa muncul dengan sendirinya, lho. Anak harus mendapatkan rangsangan tertentu agar kemampuan tersebut muncul.

Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Aktivitas Fisik Untuk Anak Aktivitas
Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Aktivitas Fisik

Mengapa aktivitas fisik itu penting untuk anak? Ya, semestinya Ibu jangan senang kalau anak hanya lebih suka berdiam diri saja di rumah. Bahkan, tidak

Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga Secara Teratur untuk Anak Aktivitas
Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga Teratur untuk Anak

Ketika hari olahraga nasional, biasanya sekolah akan membuat acara pertandingan untuk seluruh murid. Ada baiknya, Ibu mempersiapkan untuk hari itu