
RESEP MILO UNTUK LENGKAPI NUTRISI SELAMA RAMADAN
RESEP MILO UNTUK LENGKAPI
NUTRISI SELAMA RAMADAN
RESEP MILO UNTUK LENGKAPI NUTRISI SELAMA RAMADAN
Apa yang dipikirkan Ibu ketika cuaca mulai hujan, ditambah lagi anak mulai sedikit rewel karena merasa tidak badan? Secangkir coklat panas bisa menjadi pilihan yang menarik. Ibu bisa mudah dan cepat membuatnya hanya dengan menggunakan susu sachet, lho.
Selain perkembangan fisik dan kognitif, anak juga diharapkan dapat beradaptasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Salah satunya bisa mendapatkan teman sejak kecil. Walau terdengar sederhana, manfaat berteman banyak sekali untuk anak, lho.
Coklat dan susu itu bagaikan duet dari penyanyi bersuara indah. Maksudnya, cocok dan enak sekali disantap. Jangan heran, kalau anak sangat menyukai kedua hal tersebut. Bahkan terkadang, Ibu membuatnya menjadi es susu coklat yang biasa dikonsumsi saat cuaca panas.
Siapa sih, anak yang bisa menolak minuman coklat dingin? Jenis minuman coklat ini paling digemari untuk usia tua dan muda. Cara membuatnya pun tak begitu sulit. Hal ini membuat Ibu bisa membuatnya dalam hitungan menit. Namun, kalau sajiannya itu-itu saja pasti anak akan bosan.
Pernahkah Ibu membuat menu kreasi dari minuman MILO? Pastinya es kepal MILO sudah pernah disajikan untuk anak. Namun, ternyata tidak cuma itu yang bisa dicoba Ibu, lho. Sebenarnya, ada beberapa menu minuman MILO yang lagi hits. Tampaknya, patut dicoba dibuat di rumah Ibu.
Kebanyakan anak pasti akan lebih memilih susu coklat dibanding yang rasanya tawar. Sekarang ini, ada minuman berenergi yang memiliki kandungan susu, gandum, dan juga bubuk kakao. Itu semua masuk dalam komposisi MILO.
Seberapa penting anak mengonsumsi susu? Sebenarnya, minuman ini diperlukan anak untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang mungkin tidak didapat dari menu makanan sehari-hari. Selain itu, menu minuman ini juga menjadi cara tercepat untuk mendapatkan energi kembali.
Tanpa disadari anak berkembang dengan cepat. Apalagi ketika ia memasuki periode tumbuh aktif di usia pra remaja (10-15 tahun). Tentunya pada masa tersebut anak membutuhkan asupan nutrisi.
Siapa bilang anak tidak membutuhkan kalori dalam kehidupan sehari-hari? Perlu Ibu tahu, sebenarnya kebutuhan kalori juga disebut dengan kebutuhan energi. Lalu, sebenarnya apa itu?
Pernahkah Ibu merasa anak tiba-tiba tumbuh dengan pesat mulai dari tinggi hingga ukuran tubuhnya? Misalnya, anak sudah bisa mengenakan pakaian ayahnya. Padahal, rasanya baru kemarin balita. Sebenarnya, itu tanda anak mulai memasuki periode tumbuh aktif.
Pagination
- Previous page
- Page 58
- Next page


