
RESEP MILO UNTUK LENGKAPI NUTRISI SELAMA RAMADAN
RESEP MILO UNTUK LENGKAPI
NUTRISI SELAMA RAMADAN
RESEP MILO UNTUK LENGKAPI NUTRISI SELAMA RAMADAN
Banyak hal yang perlu Ibu ajarkan kepada anak. Selain bersikap baik dan pantang menyerah, orang tua juga perlu memperkenalkan anak terhadap arti sportivitas. Sikap yang satu ini sebenarnya dapat membuat anak untuk menghargai kemampuan orang lain. Sikap sportivitas dapat kamu temui ketika dalam sebuah pertandingan olahraga.
Dalam perlombaan olahraga, pastinya akan ada yang kalah atau menang. Misalnya, dalam sepak bola. Anak dan timnya ternyata kalah dari tim lawan. Apa yang harus dilakukan anak menanggapi kekalahan tersebut? Tentunya, anak tidak boleh marah atas kemenangan tersebut. Ini karena menjunjung tinggi sportivitas merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga.
Apa sebenarnya arti sportivitas? Berdasarkan Psychology Dictionary, sportivitas adalah kepedulian seseorang terhadap aturan yang berlaku dan bertindak secara positif untuk mempromosikan olahraga. Sikap ini merupakan salah satu dasar yang harus dimiliki para atlet. Hal ini supaya setiap atlet tidak melanggar aturan dan menghormati keputusan yang sesuai dengan aturan tersebut.
Manfaat sportivitas sebenarnya berhubungan dengan emosi dan kemampuan sosial anak nantinya. Sikap ini membuat anak dapat memahami proses perjuangan untuk mencapai sesuatu. Tentunya, ini bisa membentuk anak lebih tangguh dan pantang menyerah. Ia pun juga menghargai pencapaian yang dilakukan orang lain. Bersikap sportif ini juga membuat anak mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri.
Lalu, bagaimana cara anak memiliki sikap tersebut? Setelah mengetahui arti sportivitas, Ibu bisa mengajarkan beberapa cara berikut ini terhadap anak.
Baca Juga : Manfaat Olahraga Bagi Anak Anak, Bisa Tingkatkan Kepercayaan Diri
1. Ikuti Aturan yang Ada
Ada yang bilang, “aturan dibuat untuk dilanggar.” Sebaiknya, jauhkan anak dari konsep tersebut. Ini karena aturan ada sebagai dasar atau acuan seseorang untuk bertindak. Bahkan, membuat sesuatu lebih teratur dan berjalan lancar.
Bila anak mengikuti perlombaan badminton misalnya, pastinya ia akan diajarkan beberapa aturan olahraga tersebut. Ketika melanggarnya, tentu saja anak akan mendapatkan sanksi. Beri pemahaman melanggar aturan berarti curang dan dalam olahraga hal tersebut sulit dimaafkan. Ketika dilanggar, orang yang rugi adalah diri sendiri. Tentunya, itu bukan sportivitas.
2. Hindari Perdebatan
Ketika sedang bertanding olahraga, suasana hati terkadang panas. Sehingga tak jarang anak ingin marah-marah terhadap tim lawannya. Namun, hal tersebut harus dihindari. Ini karena perdebatan dan perkelahian hanya akan membuatmu tidak konsentrasi dalam mencapai tujuan.
Ada baiknya juga anak tidak memiliki konflik dengan rekan satu tim saat bertanding. Ini hanya akan merusak kinerja tim saja. Ajarkan anak juga untuk mengemukakan pendapat dengan bahasa yang sopan dan tertata rapi. Jangan sampai, anak mengucapkan makian karena terlalu emosional.
3. Bersikap Adil
Pastikan Ibu mengajarkan anak untuk bersikap adil. Caranya dengan selalu mengikuti aturan kompetisi atau olahraga yang tepat. Jangan mendukung saat anak ingin melakukan hal curang. Ini karena salah satu arti sportivitas adalah menghormati atau menghargai pencapaian orang lain. Bersikap adil ini juga berguna ketika anak harus bekerja sama dalam sebuah tim.
4. Hormati Lawan
Ajarkan anak untuk menghargai lawan mainnya ketika ikut pertandingan olahraga. Misalnya, tidak mencemooh lawan saat ia kalah dalam pertandingan atau tidak ngambek saat lawan yang menang. Percayalah, lawan juga mengalami proses kerja keras yang sama. Seharusnya lawan bisa jadi kawan karena mengalami hal yang mirip dengan angka.
5. Semangati Rekan Satu Tim
Salah satu cara anak mengerti arti sportivitas adalah dengan menyemangati teman satu timnya. Ini saatnya anak juga belajar bekerja sama. Ketika teman satu tim melakukan kesalahan, ada baiknya anak tidak memarahinya. Namun, memberinya semangat untuk melakukannya lebih baik lagi. Hubungan seperti itu dengan rekan satu tim membuat anak bisa bersosialisasi dengan baik, lho.
Setelah anak memahami arti sportivitas, saatnya ia siap bertanding. Pastikan energi anak terlengkapi ketika anak ingin ikut pertandingan olahraga dalam rangka hari olahraga nasional. Untuk tambahan energi dan nutrisi, Ibu bisa memberikan MILO Activ-Go. Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Susu MILO juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Sikap pantang menyerah ternyata bisa menjadi modal utama untuk menjalankan hidup, lho. Ada saatnya di mana seorang Ibu pun ingin menyerah melakukan sesuatu. Namun, Ibu memiliki alasan untuk menyelesaikan hal yang sudah dilakukan. Sikap seperti itulah yang ingin Ibu ajarkan untuk anak tercinta.
Bagaimana cara menumbuhkan sikap pantang menyerah dalam diri anak? Ada yang bilang sikap pantang menyerah akan muncul ketika anak sudah merasakan kegagalan atau kekalahan sebelumnya. Saat itulah, anak ingin melakukan yang lebih baik lagi. Itu sebabnya, ia cenderung ingin menggapai kemenangan dalam percobaan keduanya.
Sebelum Ibu mencari tahu soal cara membangun sikap pantang menyerah pada anak, ada baiknya memahami sikap tersebut terlebih dulu. Berdasarkan buku Pantang Menyerah karya Toha Mohtar, sikap pantang menyerah adalah sikap tidak mudah putus asa atau patah semangatnya seseorang ketika menghadapi berbagai rintangan demi mencapai tujuan.
Jika anak memiliki mimpi akan sesuatu, maka sikap pantang menyerah ini sangat dibutuhkan untuk dapat mencapainya. Memang tak selalu mudah. Namun, sedikit demi sedikit pasti bisa tercapai. Berikut ini beberapa cara Ibu agar anak mulai tumbuh sikap tersebut.
Baca Juga : 5 Cara Supaya Anak Punya Sikap Pantang Menyerah
1. Jadi Contoh yang Baik
Tahukah Ibu anak adalah mesin fotokopi terbaik. Beberapa hal yang diucapkan atau dilakukan orang tuanya pasti bisa ditirunya dalam sekejap. Bila anak tidak dapat meniru, tentunya perkembangannya juga bisa terhambat. Nah, karena anak meniru orang yang paling dekat dan sering dilihatnya, Ibu harus menjadi contoh yang baik.
Bisa dibilang sebelum anak memiliki sikap pantang menyerah, orang tua harus punya terlebih dulu. Jika anak tahu Ibunya tidak mudah menyerah, ia pun akan merasa lebih tangguh dan menganggap kegagalan sebagai pembelajaran. Ibu juga harus suportif dan menjadi teman diskusi yang baik. Ketika anak kebingungan, orang tua bisa menjadi tempat pertamanya bertanya.
2. Biarkan Anak Melakukan Kesalahan
Pernahkah Ibu tak membiarkan anak jatuh atau salah menjawab pertanyaan? Tampaknya, kebiasaan itu harus ditinggalkan. Karena anak yang tidak mudah menyerah harus lebih tangguh dan tahu rasanya kegagalan. Kalau Ibu terus membantunya untuk menang, pastinya usaha dia di kemudian hari tidak akan keras.
Ketahuilah Ibu, merasa sedih dari kesalahan dan kegagalan itu adalah hal yang wajar. Biarkan anak menghadapi semua perasaan itu. Dari situlah, anak akan belajar akan kekurangannya. Ia jadi tahu hal-hal yang perlu ditingkatkan. Kebangkitan anak dari kegagalan adalah proses terpenting.
3. Puji Anak dengan Tepat
Sikap pantang menyerah juga bisa muncul bila orang tua memujinya dengan tepat. Pujilah anak sewajarnya. Tuangkan perasaan bangga dalam pujian tersebut. Jangan mengatakan hal-hal yang berlebihan. Misalnya, “kamu anak jenius.” Tujukan pujian tersebut terhadap usaha kerasnya. Misalnya, “Ibu tahu kamu bisa, ini karena usaha belajarnya setiap malam.”
Dari situ, anak akan merasa dihargai usahanya. Ia pun jadi tahu kalau berusaha lebih keras lagi, orang tuanya akan tambah bangga. Pujian ini menjadi motivasi anak untuk tetap berjuang akan mimpinya.
4. Ajarkan Kelola Emosi
Jangan sampai anak memendam emosi kekecewaan dan kesedihannya sendiri. Hal ini hanya akan membuatnya tenggelam dalam kedukaan saja. Ibu bisa mengajarkan anak untuk berekspresi terhadap emosinya. Tidak masalah untuk menangis, berteriak, atau marah akan perasaannya pada saat itu.
Emosi negatif tersebut ketika bisa diluapkan akan membuatnya merasa lebih lega. Tentunya, ini membantu anak untuk cepat move on dari kegagalan atau kesalahan. Ia pun akan berlari lagi mengejar impiannya dengan sikap pantang menyerah.
5. Pandu untuk Pecahkan Masalah
Ingat Ibu itu hanya memandu anak memecahkan masalah, bukan justru membantu menyelesaikannya. Ketika menjadi pemandu, Ibu bisa mengajaknya diskusi soal masalah yang dihadapi si anak. Tanyakan perasaan dan ide yang sudah dipersiapkan untuk menyelesaikannya.
Dari sini, ibu bisa memberikan saran dan opini. Namun, biarkan anak memutuskan untuk memecahkan masalah dengan caranya sendiri. Katakan juga kalau Ibu percaya anak bisa menyelesaikannya. Tentunya, anak merasa termotivasi dan lebih tenang ketika mendengar saran dari Ibu.
Untuk membentuk sikap pantang menyerah pada anak, Ibu juga harus melengkapi kebutuhan energi dan nutrisinya. Coba Ibu berikan dengan kandungan susu, MILO 3in1 setiap hari. Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. MILO 3in1 juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Saat anak memasuki usia sekolah, Ibu harus mempersiapkan dan memerhatikan sejumlah hal. Salah satunya adalah kebutuhan nutrisi anak. Perlu Ibu pahami pemenuhan kebutuhan nutrisi sangat penting pada masa pertumbuhan. Ditambah lagi, anak harus mulai fokus belajar. Pastinya, jangan sampai ada gizi yang tertinggal atau terlewat.
Apa saja kebutuhan nutrisi pada anak yang diperlukan? Semua makronutrien dan mikronutrien harus dipenuhi setiap harinya supaya anak bisa tumbuh dengan sempurna. Misalnya, bagi anak membutuhkan 1.000-2.000 kalori setiap harinya untuk beraktivitas. Sedangkan untuk usia remaja, berkisar 1.400-3.200 kalori/hari.
Perlu dipahami kebutuhan kalori berdasarkan usia, kondisi fisik, aktivitas, dan juga genetik anak, lho. Sebaiknya, Ibu mengetahui nutrisi dasar yang diperlukan anak setiap harinya.
Tahukah Ibu, kalau Kementerian Kesehatan RI juga mengeluarkan 10 Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Dalam pedoman ini, diharapkan bisa mengubah perilaku gizi masyarakat. Ini supaya gizi yang didapat dapat seimbang. Berikut 10 PGS yang perlu kamu ketahui.
- Biasakan mengonsumsi beragam makanan pokok.
- Batasi konsumsi panganan manis, asin, dan berlemak.
- Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal.
- Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi.
- Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.
- Biasakan sarapan pagi.
- Biasakan minum air putih yang cukup dan aman.
- Banyak makan buah dan sayur.
- Biasakan membaca label pada kemasan pangan.
- Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan.
Lalu bagaimana bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia sekolah setiap harinya? Cara memenuhi kebutuhan tersebut bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti berikut ini. Coba ikuti dulu, Ibu!
Baca Juga : 5 Makanan Ini Bisa Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Anak Aktif
1. Makan 3 Kali Sehari
Pastinya, anak usia sekolah memiliki lebih banyak aktivitas fisik dibanding sebelumnya. Selain itu, anak juga harus dapat menyerap pelajaran ketika di dalam kelas. Artinya, ia juga harus menggunakan skill kognitifnya seharian. Jangan heran, kalau energi yang dibutuhkan pun semakin meningkat.
Dari mana anak mendapatkan energi? Tentunya dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Itu dia, anak sebaiknya diberikan makanan berat sebanyak tiga kali sehari. Biasanya diberikan pada waktu pagi, siang, dan malam hari. Mengapa harus pada waktu tersebut, ya?
Pagi hari karena anak memerlukan asupan energi dan nutrisi baru setelah berpuasa dalam tidur ketika malam hari. Bisa dibilang ini merupakan sajian makanan pertama yang disantap anak. Siang hari makan berat diperlukan untuk menggantikan energi yang sudah digunakan selama berada di dalam sekolah.
Sedangkan malam hari biasanya makanan yang disantap lebih ringan karena hanya perlu menggantikan sedikit energi. Dari ketiga waktu makan inilah, kebutuhan nutrisi anak harian bisa tercapai.
2. Rutin Konsumsi Sumber Protein
Salah satu nutrisi yang dibutuhkan anak adalah protein. Nutrisi yang satu ini dapat membantu meningkatkan imunitas anak. Selain itu, protein juga berperan untuk mengganti sel-sel yang mati dan memperkuat otot. Tentunya, hal ini dibutuhkan anak saat bersekolah dan beraktivitas.
Anak diharapkan dapat mengonsumsi makanan sumber protein. Anjuran asupan protein hewani harian sebanyak 30 persen, sementara protein nabati 70 persen. Protein juga berfungsi sebagai sumber energi yang pastinya dibutuhkan oleh anak usia sekolah untuk menjalani aktivitas hariannya. Protein bisa didapat di dalam ikan laut, telur, produk susu, dan juga kacang-kacangan.
Baca Juga : Cek, Ini Beda Kebutuhan Nutrisi Anak Perempuan dan Laki-Laki
3. Perbanyak Sayuran dan Buah
Sudah disebutkan kebutuhan nutrisi anak termasuk makronutrien dan mikronutrien. Artinya, anak juga memerlukan sejumlah mineral dan vitamin sebagai nutrisi pembantu pertumbuhan. Sayuran dan buah-buahan merupakan bahan makanan yang mengandung itu semua.
Sudah saatnya Ibu membiasakan anak untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Kedua bahan makanan tersebut juga kaya akan serat. Jadi, bisa memperlancar pencernaan anak. Ingat, pencernaan yang baik merupakan salah satu faktor daya tahan tubuh lebih kuat.
4. Batasi Junk Food
Anak Ibu termasuk yang hobi mengonsumsi junk food? Ini saatnya untuk mengubah kebiasaan tersebut. Perlu Ibu pahami mengonsumsi makanan junk food hanya akan mengganggu sistem metabolisme tubuh anak. Ia jadi lebih mudah terpapar kuman dan penyakit.
Selain itu, kebiasaan makan junk food dapat membuatnya ketagihan dan berakhir punya masalah berat badan. Ketika masalah obesitas muncul, ada risiko penyakit lain, seperti jantung diabetes bisa muncul. Tentunya, Ibu tak ingin itu terjadi. Ibu dapat membantu anak membangun kebiasaan untuk mengonsumsi makanan sehat.
Lengkapi kebutuhan nutrisi anak di pagi hari agar ia siap menjalankan aktivitasnya. Untuk melengkapi energi anak sekaligus memberikannya minuman dengan kandungan susu, berikanlah MILO 3in1.
Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. MILO 3in1 juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Pastinya, Ibu sering bertanya-tanya terkait manfaat sarapan pagi. Ini karena banyak orang yang mewajibkan hal tersebut dilakukan sebelum anak berangkat sekolah. Sebenarnya, apa saja manfaat sarapan pagi bagi anak? Berikut ini beberapa penjelasannya.
Hak anak untuk mendapatkan sarapan pagi sangat penting karena ini merupakan sajian makanan yang pertama dikonsumsi anak di hari tersebut. Perlu Ibu pahami kalau selama tidur malam, anak melakukan puasa tanpa disadari selama 8-10 jam. Tentunya, ketika bangun perut terasa keroncongan dan juga gula darah dalam level rendah.
Mengapa sebelum berangkat sekolah harus sarapan pagi? Itu tadi, anak tidak memiliki cukup energi ketika bangun tidur. Untuk mendapatkan energi, anak harus mengonsumsi sesuatu yang bernutrisi. Tentunya, energi tersebut akan digunakan selama belajar di sekolah. Itu sebabnya, sarapan pagi sangat penting dilakukan.
Lalu, apa akibat tidak sarapan pagi? Kalau anak Ibu termasuk yang suka melewatkan waktu sarapan, sebaiknya diubah kebiasaan tersebut. Ini karena anak yang tidak sarapan bisa merasakan dampak yang tidak menyenangkan ketika di sekolah. Pastinya, anak tidak punya cukup energi untuk beraktivitas. Akibatnya, iya merasa l elah,mengantuk, dan tidak bersemangat. Kondisi ini membuat anak sulit konsentrasi terhadap pelajarannya. Jika hal ini terus-menerus terjadi, tak heran kalau nilai akademisnya tidak begitu baik.
Baca Juga : Ibu, Ini Manfaat Sarapan Pagi untuk Bantu Anak Memiliki Kebiasaan Baik
Apa benar ada manfaat sarapan pagi setiap hari? Ibu yang masih ragu terhadap fakta tersebut coba simak ini. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Medicine tahun 2020, menyatakan orang-orang yang sering melewati atau menunda sarapan pagi lebih berpotensi mengalami mood disorder.
Sedangkan dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Public Health Nutrition, menemukan ada hubungan yang kuat antara sarapan pagi yang sehat dan meningkatkan kesehatan mental seseorang. Berdasarkan kedua studi tersebut, dapat dikatakan manfaat sarapan pagi sangatlah penting untuk anak sebelum beraktivitas.
Berikut ini beberapa manfaat sarapan pagi yang berhubungan dengan pola makan anak.
1. Sarapan Membuat Kenyang Lebih Lama
Apa yang Ibu rasakan ketika perut keroncongan? Pastinya rasa bad mood, kesal, dan malas pun ikut muncul. Nah, itu kira-kira yang dirasakan anak ketika lupa sarapan pagi. Perut yang kelaparan ini membuat anak berkutat pada emosi yang negatif sehingga sulit sekali konsentrasi belajar.
2. Sarapan Cegah Konsumsi Gula Tinggi
Bahkan, anak akan terlihat uring-uringan ketika berada di dalam kelas. Jangan heran juga kalau anak tidak bisa melakukan kegiatan olahraga karena kurang energi. Itu sebabnya, jangan sampai anak terlewat sarapan. Ketika dari rumah anak sudah kenyang dengan makanan bernutrisi, ia bisa melakukan kegiatan sekolah dengan lancar. Mood-nya pun akan lebih bagus.
Baca Juga : Manfaat Sarapan Pagi Agar Otak Anak Bekerja Lebih Optimal
3. Sarapan Menumbuhkan Kebiasaan Makan Sehat
Satu lagi manfaat sarapan pagi yang dapat memengaruhi pola makan anak. Ketika anak tidak sarapan, tentunya kadar gulanya akan rendah. Nah, ini akan menghambat peredaran darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi lemas. Jangan heran kalau tubuh dengan sendirinya mengidam-idamkan makanan bergula tinggi. Keinginan itu sebenarnya alarm dari tubuh.
4. Mendukung Konsentrasi dan Prestasi Belajar
Saat menu sarapan pagi yang dikonsumsi kaya akan nutrisi, biasanya keinginan konsumsi yang manis-manis itu menghilang. Jadi, ia batal jajan sajian semacam itu. Kebiasaan ini dapat menghindarkan anak dari masalah gangguan cerna, berat badan, hingga jantung, lho.
5. Membantu Mengontrol Nafsu Makan Sepanjang Hari
Manfaat sarapan pagi lainnya adalah menumbuhkan kebiasaan makan sehat. Maksudnya, anak tidak akan jajan sembarangan ketika di sekolah. Ini karena anak sudah merasa kenyang dan cukup. Apalagi, Ibu juga menyediakan bekal makanan yang sehat. Anak juga tanpa sadar lebih suka mencari makanan yang bernutrisi, seperti sayuran, buah-buahan, dan juga kacang-kacangan.
6. Menjaga Mood dan Energi Anak
Sarapan pagi bukan hanya mengisi perut, tetapi juga memberi bahan bakar utama untuk otak. Setelah tidur panjang, kadar glukosa dalam tubuh menurun, sehingga otak membutuhkan energi untuk bekerja optimal.
7. Mencegah Ngemil Berlebihan
Manfaat sarapan pagiberikutnya adalah anak cenderung lebih fokus, memiliki daya ingat yang baik, dan siap mengikuti pelajaran dengan semangat. Energi dari sarapan membuat mereka lebih aktif, tidak mudah mengantuk, dan mampu menyelesaikan tugas dengan lebih baik.
Bahkan, kebiasaan sarapan sehat terbukti mendukung prestasi akademik karena anak dapat berkonsentrasi lebih lama dan memahami materi pelajaran dengan lebih efektif.
Sarapan pagi berperan penting dalam mengatur pola makan anak sepanjang hari. Dengan sarapan, perut terasa kenyang lebih lama, sehingga anak tidak mudah lapar dan terhindar dari kebiasaan ngemil berlebihan.
Jika melewatkan manfaat sarapan pagi, anak cenderung memilih makanan tinggi gula atau lemak di siang hari, yang bisa mengganggu pola makan sehat dan meningkatkan risiko obesitas. Sarapan juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga anak tidak mengalami lonjakan energi yang membuat mereka cepat lapar.
Dengan pola makan yang teratur, anak akan lebih mudah memilih makanan bergizi di waktu makan berikutnya.
Sarapan sehat tidak hanya memengaruhi fisik, tetapi juga suasana hati anak. Anak yang lapar cenderung mudah marah, sulit berkonsentrasi, dan kurang bersemangat menjalani aktivitas. Sebaliknya, manfaat sarapan pagi yang bergizi membantu menjaga mood tetap stabil dan membuat anak lebih ceria.
Energi yang cukup dari sarapan juga mendukung aktivitas fisik dan mental sepanjang hari, sehingga anak lebih aktif bermain, belajar, dan berinteraksi dengan teman. Dengan memulai hari dengan sarapan sehat, kamu membantu anak memiliki hari yang lebih produktif dan menyenangkan.
Anak yang tidak sarapan biasanya lebih sering ngemil makanan manis atau gorengan. Kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko obesitas. Dengan sarapan, pola makan lebih teratur dan anak tidak mudah tergoda untuk makan berlebihan.
Ingin manfaat sarapan pagidirasakan anak, Ibu bisa siapkan juga segelas MILO Activ-Go sebagai pelengkap sarapannya. Minuman cokelat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Susu MILO juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Pertanyaan yang Sering Ditayakan
- Apa dampak bagi kesehatan apabila kita tidak sarapan pagi?
Risiko berat badan berlebih, gangguan konsentrasi, mood menurun, dan perilaku negatif di sekolah meningkat.
- Mengapa sarapan disebut sebagai makanan terpenting?
Karena mengisi energi setelah tidur panjang, membantu metabolisme, dan pastinya mendukung fungsi otak sejak pagi.
- Apakah sarapan berpengaruh untuk kecerdasan otak kita?
Ya. Asupan nutrisi pada pagi hari menunjang fungsi memori, perhatian, dan kinerja akademis anak, terutama yang nutrisi kurang.
Referensi:
- Hoyland, A., Dye, L., & Lawton, C. L. (2009). A systematic review of the effect of breakfast on the cognitive performance of children and adolescents. Nutrition Research Reviews, 22(2), 220–243. https://doi.org/10.1017/S0954422409990175
- Adolphus, K., Lawton, C. L., & Dye, L. (2013). The effects of breakfast on behavior and academic performance in children and adolescents. Frontiers in Human Neuroscience, 7, 425. https://doi.org/10.3389/fnhum.2013.00425
- Healthline (2022). 25 Healthy Breakfast Ideas for Kids. Retrieved from https://www.healthline.com
Pernahkah Ibu merasa bingung ketika menyiapkan makanan sarapan pagi untuk anak? Pastinya, perasaan ini pernah meliputi hampir semua Ibu di dunia. Apalagi, Ibu dianjurkan memilih atau membuat menu sarapan pagi yang sehat untuk anak. Hal ini tentunya berhubungan dengan kebutuhan nutrisi anak sebelum berangkat sekolah yang harus terpenuhi.
Mengapa sarapan pagi yang sehat penting untuk anak? Perlu Ibu pahami, selama anak terlelap pada malam hari, tubuh secara tidak langsung dalam kondisi berpuasa. Secara tidak langsung, sarapan adalah makanan pertama yang dikonsumsi anak setelah kurang lebih 8-10 jam puasa dalam tidur.
Dilansir dari WebMD, ketika terbangun pada pagi hari, gula darah dalam kondisi yang rendah. Padahal, setiap orang membutuhkan gula darah yang normal untuk membuat otot-otot dan otak bekerja dengan baik. Dengan membiasakan anak untuk sarapan, tentunya kadar gula darah yang diperlukan bisa terpenuhi.
Sarapan pagi yang sehat juga dapat meningkatkan metabolisme, membantu tubuh membakar kalori seharian, dan juga menambah energi yang dibutuhkan anak untuk fokus belajar di sekolah. Itu sebabnya, sebaiknya Ibu membiasakan anak untuk tidak melewati waktu sarapan pagi.
Baca Juga : 5 Resep Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Baik untuk Mood Anak
Ibu bisa membuat sarapan simpel untuk anak. Berikut ini daftar menu sarapan pagi selama 1 minggu. Siapa tahu Ibu membutuhkan inspirasi selama sepekan ini.
1. Sereal dan Susu Coklat
Menyiapkan menu seminggu, bisa mempermudah Ibu membuat sarapan. Pada hari pertama, Ibu bisa menyiapkan sereal dan susu coklat untuk sarapan pagi. Walau terlihat seperti kudapan, sereal sebenarnya mengandung karbohidrat yang tinggi. Hal ini membuat anak jadi kenyang lebih lama.
Tentunya, anak jadi kehilangan selera untuk jajan yang tidak sehat. Selain itu, kedua sajian tersebut juga kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan anak sebagai energi.
2. Salad Buah
Pastinya, Ibu paham kalau buah-buahan kaya akan nutrisi yang dibutuhkan anak. Ternyata, buah tak cuma bisa jadi camilan saja, lho. Namun, bisa dijadikan menu sarapan pagi yang sehat untuk anak. Ibu bisa menyiapkan sajian salad buah. Jadi, anak dapat mengonsumsi sejumlah buah, seperti alpukat, anggur, apel, dan juga pisang. Dijamin kenyang dan sehat.
3. Nasi Goreng
Menu sarapan di hari ketiga bisa dengan nasi goreng. Lezat dan gurihnya menu tersebut bisa membuat anak ketagihan menyantapnya. Ditambah lagi kalau Ibu menyelipkan daging, ayam, dan sayuran di dalamnya. Dalam sekejap menu ini berubah jadi makanan sehat. Jangan lupa menambahkan telur mata sapi atau dadar di bagian atasnya, ya.
4. Dadar Gulung
Lalu, apa menu sarapan pagi yang sehat pada hari keempat, ya? Ibu bisa mencoba membuat dadar gulung. Di dalam dadar gulung itu Ibu bisa menambahkan nasi, daging cincang, potongan sosis, dan beberapa sayuran. Ibu bisa mengintip isian kimbap untuk diaplikasikan ke dalam dadar gulung. Pastinya, rasanya menjadi lebih spesial dan lezat.
Baca Juga : 4 Kreasi Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Kaya Nutrisi
5. Roti Lapis
Menu sarapan pagi selanjutnya adalah roti lapis alias sandwich. Untuk membuat menu ini, Ibu bisa menggunakan roti gandum yang kaya serat dan karbohidrat. Ini supaya anak dapat merasa kenyang lebih lama. Lalu, apa isiannya? Tentunya, bisa sesuai selera anak. Bisa diisi dengan daging burger, ayam panggang fillet, selai kacang, dan juga coklat. Enak bukan.
6. Bubur Ayam
Siapa yang tak kenal dengan bubur ayam. Menu sarapan pagi yang satu ini menjadi favorit kalangan tua dan muda. Pastinya, sajian sarapan ini benar-benar bisa mengenyangkan perut anak. Apalagi ditambah sejumlah topping, seperti suwiran ayam, telur, cakue, dan kacang kedelai. Selain kenyang, anak juga mendapatkan nutrisi yang tepat.
7. Nasi Uduk
Menu sarapan pagi yang sehat di akhir minggu harus lebih spesial. Ibu bisa memberikan nasi uduk kepada anak. Sudah jelas menu yang satu ini bisa mengenyangkan perut. Apalagi ditambah dengan lauk pendampingnya, seperti ahu, tempe, dan telur. yummy!
Agar kebutuhan energi terpenuhi, siapkan juga segelas MILO Activ-Go sebagai pelengkap sarapan pagi yang sehat untuk anak. Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Minuman ini juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Sering merasa bersalah ketika ngemil? Sebenarnya, makan camilan sah-sah saja, asalkan tidak berlebihan. Makan camilan pun terbukti bermanfaat sejumlah manfaat, mulai dari mengembalikan energi yang hilang, mencegah makan berlebih di jam makan selanjutnya, serta memperoleh nutrisi penting.
Namun, untuk mendapatkan manfaatnya, tetap harus memerhatikan camilan apa yang dikonsumsi. Usahakan selalu memilih jenis makanan yang sehat, termasuk makanan rendah gula.
Apa yang dimaksud jenis makanan berkadar gula rendah? Sebelumnya, perlu diketahui terlebih dahulu berapa banyak standar kebutuhan gula harian setiap orang. Menurut American Heart Association, seseorang usia 2-18 tahun sebaiknya dapat mengonsumsi 6 sendok teh gula atau setara dengan 24 gram per hari.
Nah, makanan berkadar gula rendah adalah sajian yang biasanya memiliki kandungan gula maksimal 5 gram per 100 gram produk yang berbentuk padat serta 2,5 gram per 100 gram produk yang berbentuk cair. Ini sesuai dengan aturan BPOM No.13 tahun 2016.
Baca Juga : 4 Manfaat Konsumsi Makanan Rendah Gula Sejak Dini
Makanan Rendah Gula untuk Camilan
Supaya tak merasa bersalah lagi, coba cek beberapa makanan rendah gula berikut ini. Cek, ya!
1. Edamame Kukus
Edamame kukus bisa menjadi pilihan camilan yang sehat dan bergizi. Kacang-kacangan ini kaya akan protein nabati yang berguna untuk memulihkan sel-sel tubuh yang rusak. Sajian camilan ini juga bisa menyajikan kebutuhan serat harian. Selain itu, edamame juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga aman dikonsumsi pengidap diabetes.
2. Tomat Ceri
Tahukah apa yang dimaksud dengan tomat ceri? Ini merupakan jenis tomat yang ukurannya lebih mungil sehingga enak dikonsumsi. Rasanya, tentu segar dan juicy. Nah, tomat ceri ini juga termasuk makanan rendah gula, lho. Jadi, aman untuk dikonsumsi setiap hari sebagai camilan rendah gula. Bisa sebagai pencuci mulut dalam menu bekalanya ke sekolah.
3. Pretzel Gandum
Beberapa orang mungkin menyangka kue pretzel memiliki kandungan gula yang tinggi. Ternyata, faktanya justru sebaliknya, lho. Pretzel biasanya dibuat dari tepung gandum.
Uniknya, sajian ini dibuat tanpa menggunakan gula, mentega, dan tepung putih. Tentu saja, ini masuk ke dalam daftar camilan rendah gula.
4. Keripik Kentang Panggang
Tahukah makanan rendah gula lainnya yang bisa dicoba adalah keripik kentang panggang. Namun, ini bila dibuat homemade, ya. Bila dalam kemasan, keripik kentang sudah ditambahkan kandungan lain yang kemungkinan menambah kadar gulanya.
Saat membuatnya sendiri, keripik kentang umumnya akan rendah gula dan kalori. Namun, kudapan ini kaya akan karbohidrat. Jadi cocok menjadi snack setelah beraktivitas sekolah.
Baca Juga : Ibu Cari Makanan yang Rendah Gula buat Anak? Coba 8 Buah Ini
5. Buah Rendah Gula
Selain sajian yang sudah disebutkan di atas, ada juga beberapa buah rendah gula, lho. Beberapa buah kadar gulanya rendah rasanya lezat dan bisa mengenyangkan perut anak. Misalnya, alpukat, stroberi, kiwi, apel. Bahkan, bila rutin mengonsumsinya, kadar gula dalam tubuh anak bisa lebih stabil.
6. Sayuran Segar dengan Hummus
Sayuran segar seperti wortel, mentimun, dan paprika adalah makanan rendah gula yang kaya akan vitamin dan serat. Untuk membuatnya lebih menarik, Ibu bisa menyajikannya dengan hummus. Hummus adalah saus yang terbuat dari kacang chickpea, kaya akan protein dan serat. Ini adalah cara yang lezat dan sehat untuk membuat anak menyukai sayuran.
7. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan seperti almond, kacang mete, dan biji bunga matahari adalah makanan rendah gula yang bergizi. Mereka mengandung lemak sehat, protein, dan serat yang baik untuk anak. Namun, pastikan untuk memilih kacang-kacangan tanpa tambahan garam atau gula. Ibu bisa memberikan dalam jumlah kecil sebagai camilan sore hari atau sebagai tambahan pada yogurt atau salad buah.
8. Popcorn Tanpa Garam dan Gula
Popcorn yang diolah tanpa tambahan garam dan gula bisa menjadi pilihan makanan rendah gula untuk anak. Popcorn kaya akan serat dan cukup mengenyangkan. Ibu bisa membuatnya di rumah dengan sedikit minyak zaitun untuk memberikan rasa. Hindari popcorn kemasan yang biasanya mengandung banyak garam dan gula tambahan.
9. Buah Segar
Buah segar seperti apel, pir, stroberi, dan kiwi adalah pilihan camilan yang sangat baik untuk anak. Buah-buahan ini tidak hanya rendah gula, tetapi juga kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Potong buah menjadi ukuran kecil yang mudah dipegang dan dikonsumsi oleh anak. Selain itu, Ibu bisa mencampur beberapa jenis buah untuk membuat salad buah yang menarik dan lezat.
10. Yogurt Tanpa Gula
Yogurt adalah sumber protein dan kalsium yang sangat baik untuk anak. Namun, pastikan untuk memilih yogurt tanpa tambahan gula. Ibu bisa menambahkan buah segar atau sedikit madu untuk memberikan rasa manis alami. Yogurt juga baik untuk pencernaan karena mengandung probiotik yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus.
Selain makanan rendah gula, memenuhi asupan energi maupun nutrisi pun bisa dengan minuman rendah gula, seperti MILO Less Sugar. Dengan kandungan 0 gram sukrosa, minuman kemasan rendah gula ini tidak memiliki kandungan glukosa tambahan yang dapat memicu gangguan kesehatan.
MILO Less Sugar memiliki kandungan gula MILO yang rendah, susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Susu MILO juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung terpenuhinya energi dan nutrisi sehari-hari.
Susu bubuk coklat bisa menjadi andalan Ibu ketika kebutuhan nutrisi harian anak belum terpenuhi. Selain rasanya yang lezat dan enak, kandungan gizi susu bubuk sangatlah kaya. Mulai dari protein, kalsium, hingga vitamin B kompleks ada di dalamnya. Itu sebabnya, jenis susu ini aman diberikan setiap hari. Apalagi sebelum anak berangkat sekolah.
Pastinya, Ibu semakin bertanya-tanya soal manfaat susu bubuk setelah mengetahui sejumlah kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Namun, sebelum itu, ada baiknya Ibu juga memahami dulu apa yang dimaksud dengan susu bubuk coklat.
Susu bubuk adalah produk susu yang proses pembuatannya dengan cara evaporasi susu sapi biasa. Proses ini mengambil cairan yang ada di dalam susu. Menurut salah satu penelitian dalam jurnal Encyclopedia of Food and Health yang terbit 2016, ada sejumlah alasan penggunaan susu bubuk di masyarakat. Biasanya, susu sapi cair mudah rusak dan tidak tahan lama. Kehadiran jenis bubuk ini membuat susu lebih mudah disimpan.
Baca Juga : 5 Resep Susu Bubuk Coklat untuk Mengembalikan Energi Setelah Olahraga
Dalam proses pembuatan susu bubuk coklat, terkadang terjadi penambahan atau penyesuaian gizi. Hal ini karena kemungkinan nutrisi alami yang terkandung dalam susu sapi berubah ketika dilakukan proses evaporasi. Ingin tahu manfaat dari kandungan gizi susu bubuk? Ini beberapa di antaranya.
1. Menunjang Kesehatan Tulang
Kesehatan tulang pastinya menjadi hal utama dalam perkembangan dan pertumbuhan anak. Untuk itu, Ibu memerlukan susu bubuk sebagai pelengkap nutrisi tulang. Umumnya, dalam susu bubuk terkandung banyak kalsium, fosfor, potasium, dan juga protein.
Semua nutrisi ini sangat dibutuhkan jika ingin tulang anak tumbuh dengan baik. Bahkan, ada sejumlah merek susu bubuk yang menambahkan vitamin D di dalamnya. Perlu Ibu tahu, vitamin ini berguna agar tubuh anak bisa menyerap kalsium lebih lancar lagi.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Kebiasaan mengonsumsi susu bubuk coklat ternyata dapat membuat kesehatan jantung anak terjaga, lho. Kok, bisa? Sudah dikatakan sebelumnya, susu juga kaya akan potasium. Nutrisi yang satu ini sangat berguna untuk mengurangi tekanan darah tinggi. Oleh sebab itu, dapat mengurangi risiko masalah kardiovaskular sejak dini.
3. Baik untuk Otot
Selain untuk pertumbuhan tulang dan kesehatan jantung, susu bubuk juga berguna untuk otot. Tahukah Ibu kalau di dalam susu bubuk terdapat whey protein? Nah, jenis protein terbaik ini mengandung asam amino.
Ternyata, asam amino ini dapat membantu pembentukan otot dan menambah ketersediaan energi ketika berolahraga. Kandungan ini juga dapat mengurangi potensi terjadinya pengecilan otot akibat kurang aktivitas fisik. Susu bubuk ini juga dapat berguna untuk pemulihan otot setelah berolahraga.
Baca Juga : 3 Alasan Ibu Harus Memilih Susu Bubuk Coklat untuk Anak
4. Menjaga Imunitas
Selain untuk pertumbuhan, susu bubuk coklat juga dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas. Sajian ini mengandung vitamin C yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Selain itu, susu juga kaya akan protein. Nutrisi ini juga berguna untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
Ibu mau pilih susu bubuk coklat untuk sarapan anak? Pilihlah yang kaya nutrisi, seperti MILO 3in1. Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Susu MILO juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Tampaknya, hampir setiap anak menyukai saus coklat yang biasanya disajikan di restoran atau kafe. Bahkan, anak suka mengambil bagian sausnya saja untuk dikonsumsi. Tahukah Ibu, ternyata jenis saus seperti itu bisa dibuat dari bubuk coklat sachet. Bagaimana caranya, ya kira-kira?
Sebelum mengetahui cara membuat saus coklat dari coklat bubuk, sebaiknya Ibu mengetahui dulu beberapa manfaatnya. Salah satu yang paling populer adalah coklat bisa bermanfaat untuk kinerja otak. Tentunya Ibu harus memilih bubuk coklat sachet yang tepat, seperti MILO.
Berdasarkan jurnal Frontiers in Nutrition pada Mei 2017, flavanol yang terkandung dalam coklat ternyata bisa meningkatkan fungsi otak manusia. Tentunya, kondisi ini bisa membuat anak memiliki daya ingat yang baik, tidak mudah stres, dan juga fungsi kognitif lainnya dapat berkembang lancar. Selain itu coklat juga bermanfaat untuk antiaging, kesehatan jantung, dan juga mencegah terjadinya obesitas.
Baca Juga : Punya Bubuk Coklat Sachet? Coba Buat 4 Camilan Ini!
Melihat manfaatnya yang banyak, Ibu pasti lebih semangat membuat saus dari bubuk coklat sachet. Berikut ini cara membuat saus cokelat buatan sendiri yang bisa Ibu Lakukan di rumah.
Cara Membuat Saus Coklat dari Bubuk Coklat MILO
Resep saus coklat kental buatan sendiri ini tidak terlalu sulit bahan dan langkah-langkahnya, lho. Ibu hanya memerlukan 50 gr bubuk MILO, 2 sdm susu kental manis, 5 sdm gula pasir, dan juga 30 ml air. Bahan-bahan mudah didapat di warung ataupun supermarket. Berikut langkah-langkah pembuatan saus coklat kental tersebut.
- Setelah semua bahan terkumpul, campurkan ke dalam panci dan masak menggunakan api sedang.
- Aduk campuran bahan saus coklat hingga mengental sekitar 5 menit.
- Setelah kental, angkat dan dinginkan. Tentunya, saus dari bubuk coklat sachet MILO ini sudah bisa dinikmati.
Pilihan Camilan untuk Saus Bubuk Coklat Sachet
Ada beberapa pilihan camilan yang cocok dinikmati dengan saus coklat dari bubuk coklat sachet. Berikut ini daftarnya yang bisa Ibu coba padukan.
1. Churros
Camilan yang berasal dari Spanyol dan Portugis ini sedang tren di tanah air, lho. Sebenarnya, adonannya mirip sekali dengan donut. Namun, sajian ini dibentuk lebih lonjong dan panjang. Umumnya, churros akan ditaburi dengan bubuk kayu manis ataupun gula bubuk. Namun, dengan saus kental coklat yang bisa dicelupkan atau dituangkan di atasnya, pastinya camilan ini akan terasa lebih spesial dan menarik.
2. Donat
Tampaknya, donat akan selalu menjadi camilan favorit anak. Tak jarang, ia akan meminta sajian ini sebagai bekal ke sekolahnya. Supaya rasa donat Ibu menjadi spesial, ini saatnya menambahkan topping coklat saus di bagian atasnya. Pastinya, anak semakin lahap mengonsumsinya.
3. Pisang Goreng
Pisang goreng juga bisa menjadi alternatif camilan yang seru dikonsumsi ketika sore hari. Biasanya, anak lebih menyukai pisang goreng yang dibalut tepung. Agar sore santai Ibu dan anak semakin spesial, tambahkan topping coklat saus di atas pisang goreng yang baru matang. Pastinya, rasanya semakin mantap di lidah.
4. Crepe
Camilan asal Prancis yang satu ini bisa masuk dapur Ibu, lho. Maksudnya, Ibu bisa membuatnya sendiri di rumah. Tentunya, ada adonan yang mesti Ibu buat terlebih dulu. Sekarang juga tersedia orang yang menjual kulit crepe. Pastinya, supaya tidak hambar Ibu akan menambahkan coklat saus di bagian dalam sajian ini, kan.
5. Pancake
Camilan yang satu ini terkadang menjadi menu sarapan di pagi hari, lho. Ini karena dapat membuat perut anak kenyang juga. Biasanya, pancake disajikan bersama topping madu atau sirup maple. Nah, sekarang Ibu bisa menyajikan bersama topping saus coklat di atasnya. Pastinya, tak akan ditolak anak.
Agar, nutrisi anak tetap terpenuhi tidak ada salahnya Ibu membuat saus bubuk coklat sachet dari MILO 3in1. Bubuk coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Minuman berenergi in juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Pernahkah Ibu menemukan anak tidak bersemangat ketika mau berangkat ke sekolah. Ada baiknya Ibu jangan membiarkan anak sekolah dengan mood yang kurang baik. Pastinya, ia tidak akan konsentrasi belajar saat berada di kelas. Tampaknya, Ibu harus menyiapkan sajian peningkat mood, seperti minuman coklat sachet, ubi, dan kacang almon.
Paling mudah untuk dikonsumsi adalah minuman coklat sachet. Tahukah Ibu mengapa salah satu manfaat coklat untuk mood baik? Menurut studi tahun 2013 yang dipublikasikan di British Journal of Clinical Pharmacology, mengonsumsi coklat dapat meningkatkan mood dan membuat diri lebih tenang.
Mengapa demikian? Ini karena coklat dapat menstimulasi produksi endorfin, senyawa di otak yang dapat membuat seseorang merasa bahagia. Selain itu, coklat juga mengandung serotonin, kandungan antidepresan alami yang dapat meningkatkan mood. Selain itu, coklat juga dikenal sebagai minuman yang membuat pintar, lho.
Untungnya, beberapa sajian makanan dan minuman lainnya juga memiliki manfaat yang sama dengan minuman coklat sachet. Ini dia daftar sajian yang ampuh meningkatkan mood anak.
Baca Juga :3 Kreasi Minuman Coklat Sachet untuk Hidangan Pencuci Mulut
1. Minuman Coklat Sachet Panas
Ibu bisa memberikan minuman coklat sachet panas sebelum ke sekolah sebagai pertolongan pertama saat anak mood-nya mulai jelek. Berdasarkan Pusat Penelitian Nestlé di Swiss, mengonsumsi sekitar 1,4 ons coklat hitam secara rutin selama dua minggu, bisa menurunkan kadar kortisol dan hormon stres lainnya.
Apakah cokelat mengandung kafein? Jawabannya ya, Ibu. Namun, tidak setinggi teh dan kopi. Berdasarkan laporan dari University New South Wales, kafein dalam 150 ml coklat panas itu sekitar 10-70 mg. Perlu Ibu pahami, ukuran ini tergantung jenis coklat yang digunakan dan tambahannya dalam sajian tersebut. Ada baiknya Ibu mengecek kandungan minuman coklat sachet sebelum disajikan untuk mengetahuinya.
2. Almon
Pastinya, Ibu sudah tahu kacang-kacangan kaya akan serat yang dibutuhkan anak untuk memperlancar pencernaannya. Ternyata, tak cuma itu, lho. Kacang almon bahkan bisa membantu mood anak semakin baik. Hal ini karena almon mengandung triptofan.
Asam amino yang bisa meningkatkan produksi serotonin di dalam otak. Kebetulan serotonin inilah yang bisa membuat anak merasa lebih bahagia, nyaman, serta suasana hatinya membaik. Ibu bisa menyelipkan almon dalam bekal anak. Pastinya, ia akan membutuhkannya untuk mood yang lebih baik.
3. Ubi Manis
Tak cuma enak untuk dinikmati, ubi manis juga bisa menjadi sajian yang mengenyangkan karena kaya akan karbohidrat. Tentunya, ini dibutuhkan untuk energi anak selama beraktivitas. Seperti minuman coklat sachet, ubi manis juga bisa memperbaiki mood anak, lho.
Ubi manis juga mengandung vitamin B6. Jenis vitamin ini dapat mempengaruhi dan memperbaiki mood anak, lho. Dalam sekejap, anak bisa merasa lebih baik dan kembali bersemangat. Sajian ini juga dapat menjaga kestabilan gula darah. Ketika gula darah normal, mood anak pun menjadi lebih baik.
4. Makanan Prebiotik
Ibu punya kebiasaan memberikan yoghurt atau kombucha untuk anak ketika sarapan pagi. Tampaknya, kebiasaan itu jangan sampai dihentikan, ya. Ini karena sajian tersebut termasuk dalam makan prebiotik. Menu-menu tersebut biasanya dibuat dengan cara fermentasi. Dalam proses fermentasi, bakteri prebiotiok biasanya terbentuk.
Makanan prebiotik ini bisa mengubah gula menjadi alkohol dan asam. Tentunya, ini bisa menjaga kesehatan usus. Selain itu, prebiotik juga bisa meningkatkan kadar serotonin. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, serotonin ini membantu memperbaiki mood.
5. Alpukat
Buah yang satu ini sering diselipkan di dalam roti atau sajian salad ketika sarapan pagi. Ternyata, alpukat juga bisa memperbaiki mood anak, lho. Ini karena buah berwarna hijau ini mengandung vitamin B5. Jenis mikronutrien ini membantu pembuatan neurotransmiter. Senyawa ini disebut-sebut dapat mempengaruhi suasana dan kelenjar adrenal.
Selain itu, alpukat juga kaya akan asam folat. Kandungan nutrisi ini bermanfaat untuk meningkatkan stamina, kinerja otak, dan juga kesehatan mental. pukat. Kandungan vitamin B5 memengaruhi suasana hati dan kelenjar adrenal. Selain itu, alpukat juga mengandung folat yang baik untuk stamina.
tu tadi beberapa sajian yang dapat meningkatkan mood anak di pagi hari. Kamu bisa memilih almon, alpukat yoghurt, atau pun minuman coklat sachet. Namun, untuk memilih minuman coklat, Ibu harus lebih teliti. Pastikan dapat menjadi pelengkap nutrisi anak yang aktif. Salah satu uang pas dikonsumsi anak adalah MILO 3in1.
Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Susu MILO juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Tampaknya hampir semua anak menyukai minuman coklat. Bahkan, ada yang mengonsumsinya setiap hari. Kadang-kadang, Ibu tak yakin soal keamanan dan nutrisi jenis minuman ini. Namun, bila Ibu memilih yang tepat, pastinya coklat punya khasiat yang baik bagi tubuh anak. Bahkan, disebut-sebut sebagai minuman yang dapat meningkatkan daya ingat.
Ternyata mengonsumsi minuman coklat bisa mendatangkan manfaat yang sangat menguntungkan, terutama untuk anak yang aktif. Menurut jurnal The Netherlands Journal of Medicine pada tahun 2013, di dalam coklat terkandung senyawa fenolik yang aktif secara biologis.
Nah, senyawa tersebut membuat coklat memiliki segudang manfaat untuk kesehatan anak. Mulai dari menunda proses penuaan, hingga mengurangi risiko munculnya stres. Biasanya, Ibu akan memadukan coklat dengan susu ketika akan disajikan sebagai minuman. Tentunya, manfaat dari sajian tersebut makin bertambah. Terutama untuk perkembangan otak anak. Biasanya, Ibu akan memadukan coklat dengan susu ketika akan disajikan sebagai minuman. Tentunya, manfaat dari sajian tersebut makin bertambah. Terutama untuk perkembangan otak anak.
Supaya Ibu makin yakin memberikan sajian coklat ini untuk anak, coba cek beberapa manfaat minuman coklat untuk otak anak berikut ini.
Baca Juga : 5 Kreasi Minuman Coklat Bubuk untuk Momen Spesial Bersama Keluarga
1. Meningkatkan Memori Otak
Dapat dibilang coklat juga bisa menjadi minuman penambah daya ingat, lho. Berdasarkan jurnal Neurology pada tahun 2013, beberapa partisipan penelitian yang mengonsumsi minuman coklat dua kali sehari dalam satu bulan ternyata mengalami peningkatan kerja otak. Termasuk di dalamnya terkait dengan daya ingat. Kondisi ini jauh lebih baik dibanding partisipan yang tidak mengonsumsi jenis minuman tersebut.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Ini karena coklat kaya akan flavanol. Ini merupakan salah satu antioksidan yang bisa meningkatkan kerja otak dan juga fungsi pembuluh darah. Jadi, aliran darah ke otak dapat berjalan lebih lancar. Tentunya, ketika itu terjadi, anak akan lebih fokus, punya daya ingat bagus, dan kemampuan belajar meningkat.
2. Membantu Anak Lebih Pintar
Selain membantu meningkatkan daya ingat anak, coklat ternyata juga bisa membuatnya semakin pintar, lho. Bagaimana caranya, ya? Menurut studi yang diterbitkan dalam Frontiers in Nutrition pada Mei 2017, flavanol yang terkandung dalam coklat ternyata bisa meningkatkan fungsi otak manusia.
Bahkan, berdasarkan penelitian John Hopkins University, coklat dapat melindungi otak dari kerusakan akibat penyakit stroke. Itu artinya, coklat dapat menjaga saraf dan otak dari sejumlah gangguan. Nah, saat otak sudah terjaga, organ tubuh yang satu ini jadi lebih mudah dan leluasa bekerja, sehingga kecerdasan anak pun bisa meningkat.
3. Menurunkan Risiko Gangguan Kognitif Ringan
Apa yang dimaksud dengan gangguan kognitif ringan? Sebenarnya, ini merupakan kondisi permasalahan di otak yang dapat berkembang menjadi demensia atau pun Alzheimer ketika tua nanti. Perlu Ibu tahu kalau para ahli percaya flavonoid dalam coklat dapat melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif ketika tua nanti.
Selain itu, flavonoid juga disebut-sebut sebagai kandungan coklat yang membuat bahagia. Ketika mengonsumsi minuman dengan kandungan ini, seketika anak akan lebih relaks dan tenang. Bahkan, bisa membuat stres berkurang. Tak heran banyak orang yang percaya kalau manfaat makan coklat untuk mood lebih baik.
Itu artinya, Ibu bisa membiasakan anak untuk mengonsumsi minuman coklat bergizi secara rutin sejak dini. Pastikan anak tetap sehat selama beraktivitas dan lengkapi kebutuhan energi dan nutrisinya dengan memberikan MILO UHT. Selain praktis dikonsumsi, anak juga mendapatkan gizi yang diperlukan.
Minuman coklat berenergi ini memiliki kandungan susu, coklat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Susu MILO juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.
Pagination
- Previous page
- Page 45
- Next page


