Apakah anak sering melewatkan menu sarapan paginya? Kebiasaan tersebut harus segera diubah. Ini karena sarapan sehat untuk anak sekolah sangat penting. Terutama bagi anak yang memiliki segudang aktivitas dan akan mengikuti ujian. Bahkan, sarapan bisa mempengaruhi nilai-nilai akademis anak, lho. Ibu belum percaya?
Menurut hasil survei yang dilakukan Survei Konsumsi Makanan Individu Indonesia pada tahun 2014, satu dari tiga anak berusia 5-12 tahun memiliki kadar asupan energi dan Protein yang rendah. Tentunya, ini mengganggu konsentrasi belajar ketika berada di sekolah. Bisa-bisa hal yang sudah dipelajari anak, buyar begitu saja ketika ujian. Tentunya Ibu tak mau itu terjadi, kan? Oleh karena itu, ada beberapa hal yang membuat sarapan sehat untuk anak sekolah itu penting. Ibu perlu mengetahui berikut ini.
1. Lebih Fokus
Berdasarkan Permenkes No. 41/2014 tentang pedoman gizi berimbang, sarapan sangat diperlukan agar anak mendapatkan nutrisi yang seimbang setiap hari. Sarapan mengandung 15%-30% nutrisi yang diperlukan tubuh anak pada hari itu. Oleh karena itu, sarapan sebaiknya dikonsumsi sebelum jam 9 pagi agar tubuh tidak kekurangan gizi dan energi.
Baca Juga : 5 Cara Biasakan Anak Untuk Sarapan
Ketika anak-anak mendapatkan sarapan dengan nutrisi yang tepat, mereka cenderung mengalami peningkatan fungsi kognitif dan performa. Misalnya, lebih mudah berkonsentrasi dibanding anak-anak yang tidak sarapan.
Tentunya, hal tersebut dibutuhkan oleh anak. Ketika ujian tiba, anak akan lebih mudah fokus dalam mengerjakan soal walau ada gangguan di sekitarnya. Manfaat sarapan pagi bagi anak sekolah juga membuatnya bisa lebih mudah berkonsentrasi saat menerima materi pelajaran dari guru.
Itu sebabnya, Bu, sarapan sehat untuk anak sekolah itu sangat penting disajikan. Pastikan anak mengonsumsinya sebelum mulai belajar.
2. Tidak Lemas
TIba-tiba, Ibu dihubungi wali kelas sekolah karena anak tampak lemas dan kelelahan. Namun, setelah dicek, anak dalam kondisi sehat. Kira-kira apa yang terjadi, ya? Coba cek, apakah si anak sudah sarapan tadi pagi? Kalau belum, mungkin itu penyebabnya.
Studi terhadap anak-anak yang mengikuti program pemerintah Program Nutrition Goes to School (NGTS) dan kelompok anak yang tahu soal gizi dasar terkait sarapan pun pernah dilakukan. Penelitian ini membandingkan kelompok anak yang rutin mengonsumsi sarapan bergizi (dalam hal ini yang mengikuti NGTS) dengan yang tidak sarapan.
Melalui penelitian selama 10 bulan, diketahui kalau anak yang mendapatkan sarapan bergizi seimbang secara signifikan memiliki daya ingat yang lebih baik dibanding yang tidak mengonsumsi sarapan. Kebiasaan sarapan ini juga dinilai dapat meningkatkan performa anak selama belajar di sekolah.
Perlu Ibu tahu, tubuh manusia memerlukan energi untuk beraktivitas seharian. Nah, salah satu cara mendapatkan energi adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Bayangkan kalau anak memulai hari tanpa adanya asupan energi dalam tubuh. Pastinya, secara otomatis tubuh akan mengambil cadangan energi yang semestinya digunakan untuk fungsi organ lain. Itu sebabnya, anak akan jadi merasa lelah dan lemas karena tubuh dan otak tak bekerja dengan baik.
Meski penting, Ibu juga tidak boleh sembarangan memberikan menu sarapan pagi anak. Pilihan menu yang salah bisa membuat anak mengantuk selama ujian di sekolah. Ada baiknya Ibu menghindari memberikan banyak karbohidrat dalam menunya. Ini supaya anak tidak kekenyangan dan justru mengantuk.
Baca Juga:Perhatikan, Ini Nutrisi yang Wajib Ada di Menu Sarapan untuk Anak
3. Memudahkan Berpikir
Sarapan sehat untuk anak sekolah juga bermanfaat untuk fungsi otak, lho. Tentunya, saat ujian anak mengandalkan memori dan kemampuan memecahkan masalah untuk menjawab soal-soalnya. Selain belajar, kedua hal itu bisa ditingkatkan dengan konsumsi menu sarapan yang tepat.
Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, makanan yang mengandung Omega 3 seperti dalam biji rami dan ikan dapat membantu meningkatkan memori. Dengan konsumsi kandungan ini, aliran darah dalam tubuh anak akan lebih lancar sehingga yang dibutuhkan otak untuk bekerja terpenuhi.
Selain Omega 3, anak juga membutuhkan energi yang didapat dari Karbohidrat, Protein, Serat, dan beberapa nutrisi lainnya. Oleh karena itu, untuk melengkapi menu sarapan anak, Ibu bisa memberikan MILO Activ-Go setiap hari. Dalam segelas minuman coklat ini, terdapat kandungan Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk bantu anak berenergi dan aktif sepanjang hari.
Pastinya MILO dapat melengkapi kebutuhan sarapan sehat untuk anak sekolah. Jadi, ayo ingatkan anak untuk sarapan dan lengkapi dengan segelas MILO sebelum berkegiatan!
Pada saat musim penghujan, umumnya daya tahan tubuh seseorang akan berkurang. Itu sebabnya, sering kali anak terkena penyakit seperti flu dan batuk. Ini saatnya ibu menyediakan bubuk minuman coklat di rumah. Kira-kira untuk apa, ya?
Bubuk minuman coklat bisa Ibu gunakan untuk membuat segelas hidangan hangat yang dapat melegakan tenggorokan dan menghangatkan tubuh. Bahkan, minuman ini bisa dikreasikan dengan beberapa bahan yang membuatnya makin lezat dan menggiurkan. Berikut ini resep minuman coklat yang bisa Ibu coba kombinasinya.
1. Kombinasikan dengan Kayu Manis
Rempah yang satu ini akan menambah aroma minuman coklat enak. Selain itu, kayu manis juga memberikan efek hangat ketika dikonsumsi bersamaan dengan minuman coklat. Cocok sekali dikonsumsi ketika udara dingin atau musim hujan.
Baca Juga : Cara Menyimpan Bubuk Minuman Coklat Anak Agar Nutrisinya Terjaga
Kayu manis juga tinggi antioksidan, antibakteri, antijamur, bahkan bisa mencegah terjadinya karies di gigi anak. Jadi, daya tahan tubuh anak bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi cinnamon ini.
Ibu bisa campurkan bubuk minuman coklat panas dengan bubuk kayu manis atau yang masih utuh. Ada baiknya anak mengonsumsinya ketika masih hangat supaya tubuhnya jadi lebih segar.
2. Tambahkan Marshmallow sebagai Topping
Bahan apa lagi yang dapat mengubah minuman coklat sachet menjadi istimewa? Salah satu yang disukai anak-anak adalah marshmallow. Bahan makanan yang satu ini terbuat dari sukrosa dan juga sirup jagung. Biasanya, marshmallow kaya akan Karbohidrat.
Ibu bisa mencemplungkan 3-4 marshmallow ke dalam segelas coklat hangat. Aromanya akan lebih enak lagi bila ibu torch sedikit bahan manis tersebut. Pastinya, yummy sekali buat anak.
Baca Juga: 3 Kreasi Minuman Coklat Sachet untuk Hidangan Pencuci Mulut
3. Campur dengan Daun Mint
Bubuk minuman coklat juga bisa dicampur dengan daun mint. Ibu pernah, kan, melihat segelas coklat panas di kafe yang di atasnya ditaburi daun ini? Sebenarnya, aroma mint ini dapat membuat segelas coklat favorit anak terasa lebih segar. Terutama ketika mencium aromanya.
Perlu Ibu ketahui, menurut Healthline, daun mint bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, lho. Selain itu, sensasi hangatnya dapat melegakan tenggorokan dan membuat tubuh tetap merasa lebih hangat. Daun mint juga memberi efek tenang dan nyaman.
Daun mint pun dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu tubuh melawan infeksi. Nah, Ibu hanya tinggal mencemplungkan daun mint ke dalam segelas minuman coklat panas.
4. Taburi Parutan Kelapa
Mau minuman coklat enak? Ibu bisa menambahkan parutan kelapa dalam satu gelas minuman tersebut. Pastinya, anak akan merasakan sensasi gurih dan segar dalam sekali teguk.
Parutan kelapa ini juga kaya manfaat. Misalnya, untuk menambah imunitas, menyehatkan jantung, mencegah terjadinya anemia, dan mengurangi risiko masalah pencernaan. .
Ada baiknya, Ibu memilih parutan kelapa yang lebih tipis dan kecil-kecil. Ini supaya anak tidak tersedak ketika meneguk segelas coklat parutan kelapa tersebut. Minuman ini cocok sekali dikonsumsi ketika sore hari atau pun malam hari.
Keempat kreasi minuman cokelat di atas sangat menarik untuk dicoba sendiri di rumah bukan, Bu? Nah, supaya lebih lezat, pastikan minuman coklat bubuk yang digunakan untuk berkreasi penuh dengan nutrisi seperti MILO Activ-Go.
Varian minuman coklat berenergi ini terbuat dari ekstrak malt, bubuk kakao, dan juga susu. Dalam segelas MILO Activ-GO terdapat kandungan Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk bantu anak terus berenergi sepanjang hari.
Bagaimana, Ibu? Sudah temukan campuran topping untuk bubuk minuman coklat favorit anak? Yuk, berkreasi dengan minuman penuh nutrisi!
Umumnya, anak suka mengonsumsi susu coklat. Rasanya yang lezat membuat hidangan ini menjadi favorit anak. Ada yang bilang kebiasaan minum susu dapat membuat anak lebih tinggi. Benarkah demikian?
Sebenarnya, tinggi badan anak dipengaruhi berbagai faktor, yaitu:
- Genetik orang tua;
- Nutrisi yang dikonsumsi; dan
- Aktivitas pemicu pertumbuhan yang sering dilakukan anak.
Jadi, tidak melulu hanya karena keturunan. Bila memiliki keturunan tinggi, nutrisi terpenuhi, dan sering melakukan olah raga yang baik untuk pertumbuhan tubuh, pastinya tinggi anak akan maksimal. Lalu, di manakah peran susu?
Susu putih dan susu coklat berperan sebagai pendukung nutrisi anak. Bila anak tak bisa mendapatkan gizi yang seimbang dalam makanannya, susu bisa bantu melengkapinya. Tentu saja, nutrisi yang lengkap dapat membantu pertumbuhan anak lebih dari tinggi potensinya.
Kandungan Susu yang Perlu Ibu Ketahui
Ibu masih ragu memberikan anak susu? Susu putih dan susu coklat memiliki banyak kandungan gizi makronutrien serta juga mikronutrien. nutrisi. Berikut ini kandungan nutrisi yang ada dalam segelas susu.
Protein
Perlu Ibu ketahui kandungan Protein paling banyak ada di susu, lho. Fungsi nutrisi yang satu ini untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh. Berguna juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Protein juga membantu tubuh menyerap sejumlah mineral, seperti Kalsium dan Fosfor. Tentunya, mineral ini dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang anak. Terutama bagi Ibu yang ingin tubuh anak tinggi maksimal.
Vitamin B
Selain Protein, susu juga mengandung Vitamin B. Beberapa jenis Vitamin B yang berhubungan dengan pertumbuhan tulang dan perkembangan tubuh adalah Vitamin B2 (riboflavin) dan B12 (kobalamin).
Vitamin D
Siapa bilang Vitamin D hanya bisa didapat dari sinar matahari? Nutrisi yang satu ini juga terdapat dalam susu. Fungsinya untuk memperkuat metabolisme tubuh dan membantu penyerapan Kalsium serta Fosfat di dalam usus.
Fosfor
Mau tulang anak tumbuh dengan baik? Nah, Fosfor bisa membantu peran Kalsium untuk menjaga kesehatan tulang. Selain itu, nutrisi ini juga bertugas bantu kerja otot dan saraf.
Baca Juga: Mitos dan Fakta Vitamin untuk Anak yang Perlu Diketahui
IGF-1
Pertumbuhan anak tak akan lengkap tanpa kehadiran Insulin Growth Factor 1 atau IGF-1. Zat ini memperlancar pertumbuhan sel dalam tubuh, termasuk sel tulang. Ternyata, susu dapat meningkatkan IGF-1, lho.
Kalsium
Susu putih dan susu coklat disebut-sebut mengandung Kalsium. Kandungan nutrisi yang satu ini punya peran penting untuk pertumbuhan tulang, termasuk di dalamnya tinggi tubuh anak. Itu sebabnya, banyak yang mengaitkan dan percaya susu dapat menambah tinggi anak.
Dari keterangan di atas, susu dapat mendukung pertumbuhan tinggi anak. Lalu, Kapankah waktu yang tepat minum susu untuk menambah tinggi badan anak?
Waktu yang Tepat untuk Minum Susu
Menurut riset yang dilakukan PubMed, susu baik dikonsumsi ketika habis olahraga. Saat itulah, susu berperan sebagai pengganti energi yang keluar. Bahkan, mempercepat proses perkembangan otot dan tulang. Namun, sebenarnya, hingga saat ini belum ada rekomendasi khusus mengonsumsi susu untuk mendapatkan manfaat tertentu.
Ada baiknya Ibu mengetahui aktivitas anak terlebih dulu ketika ingin memberikan susu. Pastikan anak mendapatkan energi yang dibutuhkan. Caranya, selain memberikan porsi makan dengan asupan gizi seimbang, Ibu bisa memberikan anak MILO 3in1 setiap hari. Perpaduan malt, juga susu MILO coklat ini mengandung Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk bantu anak terus berenergi sepanjang hari.
Jadi, ayo berikan anak susu coklat yang sehat, bergizi, dan penuh energi.
Akhir-akhir anak sedang menggandrungi permainan bulu tangkis. Hampir setiap sore dia mengajak Ibu melakukan olahraga tersebut. Ditambah lagi, anak melihat prestasi Tim Bulu Tangkis Indonesia yang membanggakan di dunia internasional. Tenang Bu, manfaat olahraga bagi anak-anak pastinya sangat banyak. Permainan bulu tangkis sendiri selain tak sulit dilakukan juga memiliki segudang manfaat fisik dan psikis. Yuk, simak manfaat bermain bulu tangkis berikut ini.
1. Manfaat Fisik
Kesehatan fisik anak menjadi salah satu hal utama yang perlu Ibu perhatikan. Terlebih lagi anak sedang dalam tahap masa pertumbuhan. Bila kesehatan fisik tidak terjaga, bisa-bisa perkembangannya terganggu.
Manfaat olahraga bagi anak-anak adalah melatih dan memperkuat fisik. Salah satu olahraga yang bisa memberikan dampak positif bagi fisik anak adalah bulu tangkis. Ini yang perlu ibu ketahui.
Memperkuat Otot Inti
Menurut ahli kebugaran asal Amerika Serikat, Semir Becic, permainan bulu tangkis sangat berguna bagi otot-otot tubuh. Selama aktivitas badminton dilakukan, otot-otot inti anak tidak berhenti bekerja.
Otot paha depan, pantat, kaki, betis, dan paha belakang akan lebih kuat kalau anak rutin melakukan bulu tangkis. Semua ini karena selama bermain badminton, anak akan berlari dan melompat.
Tak lupa juga, otot bagian lengan dan punggung juga semakin kuat. Bagian ini bekerja menggenggam raket. Bayangkan ketika anak memukul kok dengan kecepatan tinggi, pastinya bagian otot ini akan bekerja keras.
Melatih Refleks dan Reaksi Anak
Ibu pernah melihat pertandingan badminton di televisi? Dari situ, Ibu akan melihat bahwa atlet bulu tangkis tak pernah berhenti bergerak mengejar kok yang melintas secepat kilat.
Menurut penelitian tahun 2014 berjudul Badminton: Specific Movement Agility Testing System, permainan badminton dapat melatih ketangkasan atau kelincahan anak, termasuk di dalamnya refleks dan reaksi anak. Hal ini karena selama permainan, anak akan belajar bergerak sesuai arah jalan kok. Bahkan, anak harus siap menerima serangan balik dari lawan.
Meningkatkan Mobilitas
Anak jarang bergerak atau melakukan aktivitas fisik? Sudah dikatakan sebelumnya manfaat olahraga bagi anak-anak banyak, terutama bulu tangkis. Tanpa disadari olahraga badminton ini dapat meningkatkan mobilitas anak walaupun ia minim berpindah tempat. Pergerakan ini mencegah munculnya masalah obesitas pada anak. Selain itu, anak tidak akan menyadari terjadinya mobilitas karena terlalu asyik dan seru melakukan bulu tangkis.
Terhindar dari Masalah Persendian
Manfaat bermain bulu tangkis lainnya adalah bisa membuat anak terhindar dari masalah persendian. Pergerakan yang cukup sering pada saat bermain badminton membuat bagian persendian menjadi lebih kuat.
Ketika persendian sudah kuat dan lentur, anak akan terhindar dari cedera ringan ataupun berat. Selain itu, bulu tangkis juga bisa meningkatkan kepadatan tulang sejak dini.
Baca Juga: Perlu Tahu, 5 Alasan Olahraga untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak
2. Manfaat Psikis
Selain kesehatan fisik, manfaat olahraga bagi anak-anak lainnya juga menjaga kesehatan psikis atau mental, lho. Pastinya, Ibu bertanya-tanya, bagaimana bisa bulu tangkis membuat kondisi mental anak lebih baik? Ini dia manfaat psikis yang perlu Ibu ketahui.
Mempercepat Produksi Hormon Endorfin
Anak mudah merasa stres ketika di rumah? Sebaiknya, Ibu segera mengajaknya untuk berolahraga yang mudah dan sederhana, seperti bulu tangkis. Olahraga jenis ini dapat memicu tubuh untuk memproduksi hormon endorfin lebih cepat.
Hormon endorfin tersebut yang dapat membuat anak merasa senang, tenang, dan bahagia. Tentunya, bila hormon tersebut cukup di tubuh, anak tidak akan mudah stres lagi.
Meningkatkan Kepercayaan Diri
Olahraga bulu tangkis memerlukan kecerdasan dan ketangkasan saat melakukannya. Bila anak rutin bermain badminton, kepercayaan dirinya akan meningkat. Ia tidak akan ragu lagi memukul dan mengarahkan kok. Bahkan, anak sudah bisa memperkirakan arah datangnya kok.
Melalui permainan ini juga, anak bisa berkenalan dengan orang lain yang memiliki hobi yang sama. Baik sebaya maupun beda usia. Pergaulannya pun akan makin luas.
Belajar Bersikap Sportif
Sikap sportif tak cuma diperlukan saat pertandingan olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Nah, melalui olahraga bulu tangkis, anak akan mempelajari sikap sportif tanpa disadari.
Anak akan menerima kekalahan dan tidak akan menyombongkan diri saat menang. Ia akan belajar memahami perasaan orang lain melalui badminton. Pastinya, dalam kehidupan sehari-hari, anak tidak egois dan cenderung lebih tenang.
Bagaimana, Bu, manfaat olahraga bagi anak-anak sangat banyak, kan? Ibu bisa mendukung aktivitas bulu tangkis anak dengan memberikan asupan yang bergizi. Misalnya, berikan sekotak MILO UHT ketika anak selesai bermain badminton untuk mengembalikan energinya.
Dalam sekotak MILO UHT, terdapat kandungan Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk bantu anak terus berenergi sepanjang hari. Pastinya, makin bersemangat ketika bermain bulu tangkis dan manfaat olahraga bagi anak-anak bisa didapatkan dengan maksimal.
Pastinya, Ibu selalu mau yang terbaik untuk anak. Itu sebabnya, Ibu selalu memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak setiap hari. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah MILO Less Sugar.
Varian terbaru dari MILO ini tentunya memiliki banyak keunggulan jika dikonsumsi anak. Apa saja kelebihan varian MILO rendah gula ini? Yuk, ibu cari tahu informasinya!
1. Less Sugar Berarti Rendah Gula
Ibu pastinya sering melihat label less sugar dalam produk makanan dan minuman. Namun, tahukah arti sebenarnya? Sebenarnya, ada berapa kandungan gula dalam produk yang memberikan label misalnya dalam susu rendah gula.
Menurut aturan BPOM No.13 tahun 2016, produk yang diberikan label less sugar harus memiliki setidaknya kandungan tidak lebih dari:
- 5 gram per 100 gram produk yang berbentuk padat;
- 2,5 gram per 100 gram produk yang berbentuk cair.
Perlu Ibu ketahui, minuman MILO Less Sugar mengandung 0 gram sukrosa. Sukrosa sendiri adalah jenis gula pasir yang sering digunakan untuk keperluan sehari-hari dalam pembuatan makanan ataupun minuman. Artinya, MILO Less Sugar merupakan varian MILO tanpa tambahan gula pasir.
Jadi, Ibu tak perlu khawatir ketika anak mengonsumsi minuman coklat berenergi ini sehari-hari. Tentunya, aman dari kelebihan gula dan mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya. Walaupun memiliki 0 gram Sukrosa, MILO Less Sugar tetap bisa menjadi pilihan Ibu untuk memberikan 100% energi MILO bagi anak aktif.
2. Tak Melebihi Kebutuhan Gula Anak
Kementerian Kesehatan RI juga menganjurkan batasan konsumsi gula setiap orang per hari adalah 50 gram atau setara 4 sendok makan untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak (6-18 tahun), boleh mengonsumsi maksimal 20 gram setiap harinya.
Walau gula dibutuhkan untuk pembentukan energi, bukan berarti anak harus mengonsumsinya berlebihan. Bila terlalu banyak, justru meningkatkan risiko kesehatan anak. Bahkan, pertumbuhan dan perkembangannya bisa terganggu, lho.
Anak dapat dengan mudah mengalami kerusakan gigi karena gula yang manis terkadang tidak bisa dibersihkan secara sempurna. Akhirnya, gula yang tersisa dalam gigi dapat mengundang bakteri perusak gigi.
Minuman rendah gula juga dapat mencegah munculnya masalah kelebihan berat badan atau obesitas. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko komplikasi kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, bahkan masalah mental.
Itu sebabnya, Ibu dianjurkan untuk memberikan kebutuhan gula dari bahan-bahan alami, seperti sayuran dan buah-buahan. Untuk tambahan, Ibu bisa memilih produk minuman yang mengandung 0 gram sukrosa, seperti MILO Less Sugar.
3. Tidak Melebihi Kalori yang Dibutuhkan Tubuh
Sebenarnya, gula dan kalori saling berhubungan. Dalam 1 sendok makan gula, terkandung 49 kalori. Namun, bukan berarti Ibu harus takut terhadap kalori. Menurut Medical News Today, manusia memerlukan kalori untuk bertahan hidup.
Tanpa adanya asupan kalori, sel-sel tubuh bisa berhenti beregenerasi, bahkan mati. Sejumlah organ tubuh juga bisa tidak bekerja dengan baik. Walau berguna, Ibu dan anak juga harus berhati-hati mengonsumsinya. Karena kelebihan kalori juga dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti jantung, stroke, dan juga diabetes.
Lalu, berapa sebenarnya kalori yang dibutuhkan anak dalam sehari? Sebenarnya, tidak ada ukuran pastinya. Ini karena anak memiliki berat tubuh dan juga setiap tubuh memiliki kecepatan membakar kalori dengan kecepatan berbeda. Oleh sebab itu, dianjurkan sebaiknya mengonsumsi 1600-2200 kal/hari untuk anak usia 6-12 tahun.
Namun, saat memasuki masa pubertas, kebutuhan kalori anak perempuan cenderung berkurang dibanding anak laki-laki. Terutama bagi anak yang benar-benar aktif dalam kegiatan fisik.
Kuncinya adalah mengatur masuknya asupan kalori harian. Lakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori bila konsumsinya melebihi batas harian.
Bagaimana dengan kalori MILO Less Sugar? Perlu Ibu ketahui, dalam segelas MILO Less Sugar mengandung 120 kkal.
4. Mengurangi Risiko Penyakit
Mengapa anak tak boleh mengonsumsi minuman tinggi gula terlalu banyak? Salah satu masalahnya adalah sejumlah produk makanan lainnya memiliki kandungan gula tersembunyi. Misalnya pasta, roti, bahkan nasi. Jika anak mengonsumsi minuman manis lagi, bisa-bisa melewati batasan kebutuhan gula sehari-harinya. Tentunya, Ibu tak mau itu terjadi, kan?
Itu sebabnya, Ibu harus rajin-rajin mengecek label kandungan bahan dalam semua produk makanan dan minuman anak. Bila Ibu tak mengawasinya, bisa-bisa anak akan mengalami masalah kesehatan ketika beranjak dewasa.
Komplikasi penyakitnya tak main-main, lho. Mulai dari obesitas, serangan jantung, kurangnya performa kerja otak, diabetes, hingga masalah tulang. Bahkan, kekebalan tubuh anak juga bisa berkurang. Makanya, Ibu sebaiknya mulai memilih minuman yang aman seperti MILO Less Sugar.
5. Minuman Less Sugar Tetap Bernutrisi
Walau rendah gula, Ibu juga harus berhati-hati dalam memilih produk minuman untuk anak. Ini karena sejumlah produk justru tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ibu bisa mengetahui kandungannya lewat tabel keterangan nutrisi yang ada di bagian belakang kemasan produk minuman. Jangan sampai salah pilih, Ibu. Pastikan anak mendapatkan gizi dari minuman yang tepat seperti MILO Less Sugar.
Baca Juga: Hindari Asupan Tinggi Gula & Beralihlah ke MILO Less Sugar
Perlu Ibu tahu, dalam segelas minuman coklat berenergi ini terdapat kandungan vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi. Selain itu, MILO Less Sugar juga merupakan sumber Serat dan Protein yang membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Semuanya bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan dan juga menambah 100% energi anak.
Rasanya yang lezat yang berasal dari ekstrak malt, bubuk kakao, dan juga susu ini pasti disukai anak. Ayo, Bu, tak usah ragu lagi memberikan MILO Less Sugar untuk anak dan dapat dibeli di Shopee sekarang!
Telur menjadi salah satu bahan sarapan sehat untuk anak yang mudah diolah. Selain bergizi, telur bisa dibuat menjadi menu yang disukai anak-anak dan dimasak dalam waktu singkat. Jadi, akan mengurangi kerepotan Ibu dalam menyiapkan menu sarapan untuk anak pada pagi hari.
Kali ini, Ibu perlu mengetahui pentingnya mengonsumsi telur. Selain itu, Ibu akan diberitahu bagaimana cara menghidangkannya menjadi sarapan sehat yang tidak membosankan. Bahkan, bisa menjadi menu favorit. Menarik bukan?
Pentingnya Konsumsi Telur, Sebagai Bahan Sarapan Sehat untuk Anak
Terkadang, Ibu bertanya-tanya mengapa mesti telur ? Perlu Ibu ketahui, telur mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan anak ketika beraktivitas. Misalnya, kuning telur mengandung 90% Zat Besi dan juga Kalsium. Sedangkan bagian putihnya mengandung Protein.
Baca Juga: Inspirasi Sarapan Sehat untuk Anak Saat Sekolah Online
Tentunya, kandungan nutrisi ini yang dapat menjaga daya tahan tubuh anak saat harus melakukan kegiatan seharian. Jadi, jangan heran kalau telur selalu muncul dalam menu sarapan sehat untuk anak. Bila Ibu masih ragu dengan manfaatnya, ini beberapa alasan mengapa telur bisa menjadi pilihan yang untuk menu sarapan anak.
1. Telur Tinggi Protein
Telur sering disebut-sebut sebagai salah satu sumber makanan yang kaya akan protein. Dalam sebutir telur, terdapat 6-6,5 gram protein dan 70-85 kalori. Bila Ibu memberikannya dalam menu sarapan pagi hari, anak akan merasa kenyang lebih lama ketika beraktivitas.
Menurut National Institutes of Health, Amerika Serikat, protein dibutuhkan untuk pertumbuhan anak. Nutrisi ini berfungsi untuk membentuk sel atau jaringan tubuh, memperkuat tulang, jadi sumber energi, serta memperkuat imun tubuh. Tentunya, semua manfaat ini dibutuhkan anak ketika aktif beraktivitas.
2. Kaya Nutrisi Lainnya
Tak cuma Protein, dalam sebutir telur juga terdapat sejumlah nutrisi lain. Ada Riboflavin yang mengubah makanan menjadi energi, Kobalamin untuk memproduksi sel darah merah, Lutein bermanfaat untuk kesehatan mata anak, Kolin yang menjaga kesehatan syaraf, serta Omega 3 untuk memperlancar fungsi otak.
Telur juga mengandung Zat Besi, Zink, dan Fosfor yang penting bagi tubuh. Jadi, Ibu seperti mendapatkan sepaket nutrisi dalam satu butir telur. Cocok banget menjadi sajian sarapan untuk anak.
3. Telur Mudah Ditemukan
Telur adalah bahan makanan yang sangat mudah ditemukan oleh Ibu. Bahan ini bisa didapatkan di supermarket ataupun warung di dekat rumah. Harganya pun cukup terjangkau. Ibu bisa mendapatkannya setiap saat. Biasanya, telur adalah salah satu bahan makanan yang selalu tersedia di rumah.
4. Praktis Diolah
Hal yang paling menyenangkan Ibu telur praktis diolah. Jadi, Ibu bisa siapkan kreasi sarapan anak yang menarik dan juga lezat dalam waktu cepat. Berikut beberapa ide resep telur untuk anak yang bisa Ibu buat dengan mudah.
- Omurice ala Jepang
Makanan favorit anak-anak di Jepang ini terbuat dari nasi putih yang digoreng dengan saus tomat. Lalu, setelah nasinya tercampur sempurna dengan saus tomat, akan dibungkus dengan omelet. Ibu bisa menggambar wajah sederhana di atas omelet dengan saus tomat agar terlihat menarik.
- Telur Dadar Isi
Ibu mau anak tidak bosan dengan menu telur dadar? Coba tambahkan daging atau sosis, jamur, dan sayuran dalam telur dadar. Biarkan bagian isi tersebut tak tampak oleh anak. Ini supaya ketika mengonsumsinya, anak merasa menemukan harta karun dalam telur dadar isi tersebut.
- Telur Kukus Korea
Resep telur untuk anak satu ini berasal Korea Selatan. Biasanya dikenal dengan nama gyeran jjim. Sebenarnya, ini merupakan telur kocok yang cara memasaknya dikukus. Lalu, bagian atasnya bisa diberikan rumput laut dan wijen. Menu yang satu ini cocok sekali disantap saat masih hangat.
- Pizza Mie
Kreasi sarapan anak yang satu ini selalu menjadi andalan Ibu ketika ingin menu praktis. Ini karena dalam menu ini sudah ada Karbohidratnya, yaitu mie. Ibu cukup mencampurkan mie yang sudah direbus ke dalam adonan telur kocok. Lalu digoreng atau dipanggang di oven. Teksturnya crispy, tetapi lembut di dalam.
Agar kebutuhan energi anak terpenuhi, siapkan juga segelas MILO Activ-Go sebagai pelengkap sarapannya. Segelas kebaikan MILO Activ-Go yang mengandung malt, susu, dan cokelat bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian anak saat sarapan.
Perlu Ibu ketahui, kebutuhan energi anak saat sarapan adalah sekitar +600 kkal. Ketika Ibu menyediakan seporsi nasi goreng dengan telur mata sapi di atasnya, anak akan mendapatkan sekitar 29 gram Protein dan energi yang terpenuhi adalah 425 kkal. Nah, saat Ibu melengkapi sarapan anak dengan segelas MILO, energi yang didapat anak meningkat menjadi 570-600 kkal dan kebutuhan Protein yang terpenuhi mencapai 33-34 gram.
Mengapa bisa begitu? Ini karena dalam segelas minuman coklat berenergi ini terdapat Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Protein, Fosfor, dan Zat Besi. Yuk, berikan sarapan sehat untuk anak supaya ia mendapatkan energi untuk menghadapi aktivitas hariannya.
Rasa manis selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi anak. Itu sebabnya, anak cenderung menyukai makanan ataupun minuman manis dengan gula tambahan. Sayangnya, bila dikonsumsi secara berlebihan akan ada bahayanya untuk anak. Oleh sebab itu, MILO Less Sugar bisa menjadi salah satu alternatif minuman anak karena mengandung 0 gram Sukrosa. Apakah itu? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Perbedaan Sukrosa dan Laktosa
Ada dua jenis gula yang biasa terkandung dalam makanan maupun minuman, yakni sukrosa dan laktosa. Sukrosa merupakan gula pasir yang bisa Ibu temui. Jenis gula ini mengandung glukosa yang disimpan tubuh menjadi energi dan fruktosa yang diubah jadi lemak. Sedangkan laktosa adalah karbohidrat utama yang ditemukan di dalam ASI. Laktosa ini berguna sekali untuk perkembangan otak dan sumber energi.
Perlu Ibu ketahui, gula sebenarnya tidak melulu jahat untuk tubuh, lho. Gula juga dibutuhkan sebagai sumber energi. Akan tetapi, Ibu harus membatasi konsumsinya. Anjuran konsumsi gula berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tahun 2013 adalah 10% dari total energi. Misalnya, bila kebutuhan energi harian anak adalah 2.000 kkal, maka batas konsumsi gulanya adalah 200 kkal. Angka tersebut setara dengan 50 gram atau 4 sendok makan gula. Jadi, pastikan konsumsi gula anak masih dalam batas tersebut untuk menghindari efek samping gula berlebih ya, Bu.
Baca Juga : Yuk, Perhatikan Kandungan Gula pada Makanan & Minuman Anak
Dampak Gula Berlebih
Setelah mengetahui batas konsumsi gula serta perbedaan sukrosa dan laktosa, Ibu tentu jadi lebih memahami mengapa MILO Less Sugar bisa menjadi pilihan yang tepat untuk anak. Lalu, Ibu mungkin bertanya-tanya, memangnya apa bahaya gula bila dikonsumsi secara berlebih atau melewati batas yang dianjurkan? Ini dia beberapa risiko yang perlu Ibu ketahui.
Obesitas Dini
Salah satu bahaya konsumsi gula berlebihan pada anak adalah munculnya masalah obesitas dini. Hal ini karena sumber energi yang tak terpakai dalam sukrosa akan disimpan sebagai lemak. Itu sebabnya, berat badan akan melonjak ketika kelebihan gula. Saat obesitas sudah terjadi pada usia anak, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan juga pertumbuhannya.
Risiko Terkena Banyak Penyakit
Selain masalah obesitas, lemak yang menumpuk akibat mengonsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan penurunan HDL (kolesterol baik), peningkatan LDL (kolesterol jahat), gula darah tinggi, peningkatan trigliserida (lemak dalam darah), dan tekanan darah tinggi. Kini Ibu memiliki pilihan untuk mengonsumsi minuman lebih rendah gula, seperti MILO Less Sugar.
Gangguan Pencernaan
Menurut penelitian yang dilakukan Oregon State University, Amerika Serikat pada tahun 2013, konsumsi gula berlebih dapat menimbulkan masalah pencernaan. Hal ini disebabkan tingginya perkembangbiakan bakteri jahat di usus setelah menerima banyak asupan gula.
Kondisi ini menyebabkan bakteri baik terancam keberadaannya. Selain itu, kerja usus pun menjadi terganggu. Itu sebabnya, proses pencernaan jadi tidak lancar. Anak pun rentan mengalami sembelit atau BAB tidak lancar.
Berisiko Terkena Penyakit Jantung dan Hipertensi Lebih Dini
Alasan lain Ibu harus membiasakan anak mengonsumsi hidangan less sugar, seperti MILO Less Sugar adalah agar terhindar dari penyakit kardiovaskular dan hipertensi. Berdasarkan Journal of American Heart Association pada tahun 2013, kerja jantung memompa darah ke seluruh tubuh bisa terganggu karena kadar gula yang tinggi.
Bahkan, bila anak terbiasa mengonsumsi minuman manis dalam jumlah banyak dalam sehari, dapat meningkatkan potensi hipertensi dan membuat hati membuang lemak ke aliran darah. Anak yang mengalami obesitas pun punya risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan hipertensi.
Kerusakan pada Gigi
Salah satu masalah yang sering terlewat adalah karies gigi. Sering mengonsumsi makanan tinggi gula berpotensi tertinggal di bagian gigi. Sisa dari gula tersebut dicerna bakteri yang hidup di mulut. Bakteri itu dapat membusuk dan menghancurkan enamel gigi. Pertumbuhan gigi anak pun jadi terganggu.
Bukan hanya makanan dan permen, minuman juga bisa jadi sumber gula berlebih bagi anak. Berikut beberapa kadar gula minuman manis yang biasa dikonsumsi.
- Minuman teh dalam kemasan: 3 sendok teh gula
- Es teh manis: 3 sendok teh gula
- Susu kental manis: 4 sendok teh gula
- Jus buah kemasan: 4 sendok teh gula
- Minuman bersoda: 15 sendok teh gula
Baca Juga: 4 Tips Membuat Resep Minuman Coklat Hangat untuk Musim Hujan
Lalu, bagaimana solusinya supaya anak tidak kelebihan konsumsi gula? Salah satunya adalah dengan memilih MILO Less Sugar yang mengandung 0 gr sukrosa dan tanpa penambahan gula pasir. MILO Less Sugar dapat menjadi pilihan sehat yang tepat untuk memberikan 100% energi MILO untuk anak aktif. Selain itu, meski less sugar, MILO Less Sugar tetap memiliki kombinasi kebaikan malt, susu, dan rasa cokelat MILO yang khas, lezat dan disukai anak dan merupakan sumber serat dan protein bagi tubuh. Diperkaya juga dengan vitamin B2, B3, B6, dan B12, serta kandungan kalsium, fosfor, dan zat besi, MILO Less Sugar tetap mengandung nutrisi yang tinggi. Jadi, ayo berikan anak minuman coklat yang bergizi dan lezat untuk mengawali hari. Untuk tahu lebih lengkap tentang MILO Less Sugar dan berbagai kelebihannya, Ibu bisa cek di sini.
Sekolah tatap muka akhirnya kembali dilakukan. Saatnya anak-anak kembali beraktivitas di sekolah. Pastinya, anak akan mulai sibuk. Mulai dari mengerjakan segudang tugas hingga mengikuti kegiatan di sekolah. Untuk itu, Ibu harus memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Jangan sampai kekurangan mineral dan Vitamin, terutama Vitamin B. Ini karena manfaat Vitamin B sangat diperlukan anak dalam menjalani aktivitas hariannya.
Salah satu manfaat Vitamin B yang paling penting adalah membuat anak terhindar dari segala penyakit yang ada di luar rumah. Jangan sampai anak kekurangan mineral dan Vitamin yang dapat memperkuat daya tahan tubuh.
Perlu Ibu ketahui, Vitamin B terdiri dari beberapa jenis, lho. Biasanya, disebut dengan Vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks untuk anak ini bisa didapatkan dari bahan makanan dalam menu sarapan pada pagi hari. Supaya Ibu semakin paham dengan kebutuhan nutrisi tersebut, ini beberapa fungsi Vitamin B Kompleks yang perlu diketahui.
Regenerasi Sel Darah Merah
Perlu Ibu ketahui Vitamin B kompleks berguna untuk pembentukan hemoglobin. Ini merupakan salah satu komponen sel darah merah yang tugasnya membawa oksigen ke seluruh tubuh. Nutrisi ini juga dapat mencegah anak mengalami anemia atau kekurangan darah. Ini karena Vitamin B Kompleks untuk anak juga bertugas membentuk sel darah merah. Jadi, anak tidak akan loyo karena anemia bila mengonsumsi Vitamin ini setiap hari.
Menambah Energi Anak
Manfaat Vitamin B lainnya adalah dapat meningkatkan energi anak. Mengapa bisa begitu? Jadi, jenis nutrisi ini dapat memproses dan juga mengubah glukosa yang dikonsumsi anak menjadi energi. Vitamin ini juga bermanfaat untuk meleburkan Karbohidrat, Protein, serta Lemak. Hal ini membuat kinerja oksigen bisa maksimal di dalam tubuh anak.
Setidaknya anak memerlukan Vitamin B sekitar 1-2 mg/hari. Bila Ibu menyertakan menu makanan mengandung Vitamin B Kompleks dalam sarapan pada pagi hari, pastinya anak tidak akan mudah mengantuk, lebih aktif di sekolah, tidak cepat lelah, serta aktif berolahraga.
Meningkatkan Fungsi Otak
Salah satu jenis Vitamin B adalah B12. Manfaat Vitamin B12 untuk anak salah satunya proses metabolisme di bagian otak manusia. Bila sampai kekurangan nutrisi tersebut, bisa-bisa anak sulit berkonsentrasi dan daya ingat menurun. adalah meningkatkan fungsi otak. Jenis Vitamin ini sangat berkaitan erat terhadap.
Dalam keseharian, fungsi Vitamin B Kompleks ini sebenarnya berkaitan dengan proses belajar anak. Jika terpenuhi kebutuhan hariannya, anak jadi mudah menyerap pelajaran, tak sulit berkonsentrasi, bahkan meningkatkan kemampuannya menyelesaikan masalah. Jangan sampai anak terlewatkan manfaat Vitamin B yang satu ini, ya.
Memperlancar Pencernaan
Vitamin B Kompleks untuk anak juga berguna untuk memperlancar pencernaan, lho. Jenis Vitamin ini larut dalam air dan sulit disimpan dalam sel lemak. Jadi, aman dikonsumsi anak sehari-hari. Anak akan merasa kenyang lebih lama sehingga tidak jajan sembarangan saat berada di sekolah.
Hal ini membuat makanan yang dikonsumsi anak dapat diserap dan dicerna dengan baik oleh tubuh. Anak jadi terhindar dari masalah diare dan juga sembelit ketika beraktivitas sehari-hari. Saat pencernaan anak terjaga dengan baik, metabolisme tubuhnya pun bisa meningkat.
Meningkatkan Stamina
Perlu Ibu ketahui, Vitamin B kompleks dapat memproduksi antibodi dan juga sel darah putih dalam tubuh anak. Fungsi yang satu ini sebenarnya bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak dan juga stamina. Saat kebutuhan Vitamin B tersebut sudah terpenuhi, anak tidak akan mudah sakit serta tetap bersemangat mengikuti kegiatan sekolahnya seharian.
Baca Juga: Tak Hanya Vitamin C, Vitamin B Juga Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Lho!
Setelah mengetahui manfaat Vitamin B Kompleks untuk anak, saatnya Ibu memberikannya. Namun, dari mana Ibu mendapatkan nutrisi tersebut? Ibu bisa dapatkan dari ikan salmon, sayuran hijau, telur, susu, ataupun daging sapi.
Manfaat Vitamin B ini juga bisa Ibu dapatkan dari MILO Activ-Go. Dalam segelas MILO Activ-Go, terdapat Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi. Sertakan MILO dalam menu sarapan anak untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya pada pagi hari. Jadi, anak bisa mendapatkan energi optimal ketika menjalani aktivitas sekolah. Semangat bersekolah!
Anak sering sengaja melewatkan sarapan pada pagi hari? Sebaiknya Ibu harus mengubah kebiasaan itu. Ini karena menu sarapan sehat untuk anak sangat mempengaruhi aktivitasnya seharian, lho. Bahkan, manfaat sarapan itu sangat banyak. Mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh supaya tak mudah terserang penyakit. Sampai meningkatkan kecerdasan anak karena jadi mudah berkonsentrasi menyerap pelajaran atau informasi. Sarapan pagi juga menjadi sumber energi anak untuk beraktivitas, lho. Tentunya, Ibu tak bisa sembarangan membuat hidangan pada pagi hari. Mari ikuti sejumlah tipsnya berikut ini.
Penuhi Menu Sarapan Sehat Untuk Anak dengan Nutrisi Ini
Berdasarkan Jurnal Gizi Pangan pada tahun 2013, sebanyak 69,6% anak-anak di Indonesia belum mendapatkan menu sarapan yang sehat. Bahkan, 26,1% anak tidak menikmati sarapan paginya.
Nah, karena itu, anak lebih memilih jajan ketika berada di sekolah. Padahal, jenis makanan yang dijual belum tentu sehat dikonsumsi. Untuk itu, Ibu harus menyajikan sarapan yang memenuhi gizi seimbang. Kira-kira apa maksudnya?
Gizi seimbang adalah konsep menu makanan kaya akan beberapa jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam satu porsi. Nah, terdapat dua jenis nutrisi, yakni makronutrisi (protein, karbohidrat, dan lemak) serta mikronutrisi (mineral dan vitamin). Selain kedua jenis itu, anak juga memerlukan serat dan cairan yang cukup.
Karena nutrisi yang diperlukan tak cuma satu jenis, Ibu harus memberikan beragam kelompok makanan dalam sarapan anak. Berikut ini beberapa nutrisi sarapan pagi untuk anak yang perlu Ibu lengkapi.
Baca Juga : 4 Kreasi Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Kaya Nutrisi
1. Harus Mengandung Karbohidrat
Ibu sebaiknya memberikan sumber Karbohidrat Kompleks didalam sajian sarapan. Nutrisi tersebut adalah Karbohidrat yang memiliki susunan kimia yang lebih rumit, sehingga membuatnya lebih lama untuk dicerna tubuh. Ibu bisa mendapatkannya di gandum, kacang polong, roti, nasi, dan juga malt.
Kandungan gizi ini juga membuat anak tak mudah lelah dan mengantuk. Satu lagi manfaatnya yang perlu Ibu ketahui, Karbohidrat Kompleks membuat anak kenyang lebih lama. Jadi, anak tak akan banyak jajan ketika berada di sekolah
2. Tinggi Protein
- Usia 10-12 tahun: 56 g per hari.
- Usia 13-15 tahun: 72 g per hari.
- Usia 16-18 tahun: 66 g per hari.
- Usia 10-12 tahun: 60 g per hari.
- Usia 13-15 tahun: 69 g per hari.
- Usia 16-18 tahun: 59 g per hari.
Terkadang, Ibu memberikan nasi goreng atau roti isi coklat saja untuk sarapan. Namun, melupakan kebutuhan protein untuk anak. Padahal, anak juga harus memenuhi kandungan gizi tersebut untuk menjaga dan mengganti jaringan yang ada dalam tubuh. Protein berperan sebagai antibodi melawan virus, bakteri, bahkan jamur.
Nutrisi yang satu ini juga dapat menghasilkan kalori untuk energi tubuh. Kebutuhan protein anak usia 4-6 tahun sekitar 35 g/ hari, sedangkan anak usia 7-9 tahun 49 g/hari. Ketika menginjak 10 tahun kebutuhan protein anak dibagi berdasarkan jenis kelamin.
Anak laki-laki:
Anak perempuan:
Ibu bisa menyediakan susu, yoghurt, telur, ataupun daging saat sarapan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak.
3. Cukup Serat
Sarapan pagi harus dilengkapi dengan serat. Kira-kira mengapa, ya? Perlu Ibu ketahui, nutrisi yang satu ini sangat penting untuk pencernaan anak. Kalau dalam menu sarapan Ibu sajikan makanan kaya serat, anak akan terhindar dari masalah pencernaan. Misalnya, diare ataupun sembelit. Ibu bisa mendapatkan kandungan serat dalam buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran. Untuk anak usia 5-10 tahun serat yang diperlukan 10-15 g/hari sedangkan anak di atas 10 tahun butuh 15-20 g/hari.
4. Lengkapi dengan MILO
Supaya anak lebih berenergi, Ibu dapat melengkapi sarapan anak dengan MILO 3in1. Misalnya, Ibu membuat nasi goreng untuk anak. Dalam seporsi menu tersebut, anak akan mendapatkan 25% energi. Namun, ketika ditambah MILO, energi yang didapat anak menjadi 34%. Bila disederhanakan, kebutuhan energi anak saat sarapan adalah +600 kkal. Nah, bila sarapan tanpa MILO, energi yang terpenuhi hanya sekitar 400-450 kkal saja. Sementara saat dilengkapi MILO, energi yang dipenuhi sekitar +550-600 kkal.
Baca Juga: Sarapan Tanpa MILO Vs Dilengkapi MILO, Ini Perbandingannya
Sarapan yang dilengkapi MILO 3in1 juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Kombinasi malt, susu, dan cokelat dalam segelas MILO 3in1 juga diperkaya Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi. Yuk, berikan anak sarapan sehat dan minuman coklat yang bergizi agar lancar beraktivitas.
Ibu dan anak penggemar minuman coklat yang biasa dijual di kafe-kafe? Rasa coklat yang nikmat dicampur dengan susu, membuat jenis minuman tersebut disukai anak. Perlu Ibu ketahui, minuman coklat kekinian seperti itu ternyata juga bisa dibuat sendiri di rumah, lho.
Namun apa rasa resep minuman coklat yang dibuat sendiri akan sama dengan yang biasa dibeli Ibu dan anak? Jangan khawatir, Ibu bisa menambahkan salah satu bahan istimewa dan bergizi. Coba jadikan MILO sebagai salah satu bahan resep minuman tersebut. Pastinya anak semakin menyukai rasanya.
Mengapa harus MILO? Tentunya pemilihan MILO sebagai bahan utama minuman coklat rumahan tidak sembarangan. Pastinya, manfaat MILO sangat banyak untuk anak. Supaya Ibu tidak ragu, ini beberapa alasan Ibu dapat gunakan MILO untuk resep minuman coklat.
Baca Juga : Resep Minuman Coklat Milo Untuk Kembalikan Energi Anak
Rasa Coklatnya Nikmat dan Disukai Anak
Hal yang paling penting dari pembuatan minuman coklat adalah rasa coklatnya itu sendiri. Untuk menekan harga produksi dan harga jual, sangat mungkin sejumlah minuman yang dijual di pasaran hanya menggunakan perisa coklat. Tentunya, hal ini mengurangi kenikmatan minuman tersebut.
Untuk itulah, Ibu harus pintar-pintar memilah bahan-bahannya. Perlu Ibu ketahui, MILO menggunakan bubuk kakao dalam produknya. Jangan heran kalau rasa coklat pada MILO cukup pekat. Hal inilah yang menyebabkan minuman coklat rumahan berbahan MILO terasa lebih lezat dan pastinya disukai anak.
Sudah Mengandung Susu
Ibu ingin menyiapkan makanan dan minuman yang bergizi untuk anak, dong. Salah satu pelengkap nutrisi anak adalah susu. Namun, terkadang susu putih kurang disukai anak. Ibu bisa mengakalinya dengan menggunakan minuman coklat seperti MILO.
Perlu Ibu ketahui MILO juga mengandung susu, Bu. Kandungan Protein dan Kalsium dalam susu yang ada di produk MILO dapat membantu optimasi tumbuh kembang anak. Tentunya, nutrisi ini sangat bermanfaat untuk menjaga stamina anak yang aktif.
Agar anak memiliki energi yang cukup untuk aktivitas sehari-harinya, MILO juga mengandung malt. Kandungan ini bertugas untuk memberikan asupan Karbohidrat kompleks untuk tubuh. Jenis karbohidrat ini dibutuhkan untuk mendapatkan sumber energi. Asyiknya lagi, Ibu tidak perlu menambahkan gula atau susu kental manis dalam minuman coklat berbahan MILO. Kombinasi bubuk kakao, susu, serta malt dalam MILO membuat kreasi minuman coklat yang Ibu buat lebih kaya rasa dan pastinya lezat.
Diperkaya Vitamin dan Mineral
Apa MILO kaya akan vitamin dan mineral? Tentu saja jawabannya, iya. Minuman coklat kekinian yang menggunakan MILO Activ-Go mengandung sejumlah vitamin dan mineral, seperti Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi.
Kandungan nutrisi tersebut berguna untuk membantu anak berenergi sepanjang hari, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membuat anak lebih konsentrasi belajar. Pastinya, anak makin bersemangat menjalani aktivitas seharian.
Mudah Dikreasikan
Terkadang, anak meminta Ibu membuat es coklat kekinian atau es lilin coklat. Padahal, bagi Ibu coklat paling enak disajikan menjadi minuman hangat. Tenang, Ibu masih bisa membuat keduanya dengan MILO, kok.
MILO cocok dipakai untuk menu minuman atau makanan hangat dan dingin, sehingga mudah dikreasikan. Jadi, Ibu bisa mencontek resep minuman coklat kekinian untuk anak atau mengkreasikan resep sendiri. Ibu Menarik bukan?
Baca Juga: 4 Tips Membuat Resep Minuman Coklat Hangat untuk Musim Hujan
Setelah melihat informasi keunggulan produk MILO, apa Ibu masih ragu menggunakannya? Yuk, berikan anak minuman coklat yang bergizi dan lezat setiap hari. Selamat berkreasi!
Pagination
- Previous page
- Page 24
- Next page