Atletik adalah salah satu olahraga tertua di dunia, yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Atletik sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni Alton, yang berarti pertandingan atau perjuangan.
Olahraga atletik adalah kelompok olahraga dasar yang berisi gerak-gerak fundamental seperti berlari, melompat, melempar, dan berjalan cepat. Dalam konteks pembinaan fisik, pengertian atletik sering dikaitkan dengan latihan yang melatih kecepatan, daya tahan, kekuatan, koordinasi, dan kontrol gerak tubuh.
Dilihat dari pembagiannya, cabang olahraga atletik yang paling dikenal adalah nomor lari, lompat, lempar, dan jalan cepat. Karena itulah, saat orang membahas nomor atletik, contoh yang sering muncul adalah sprint, lari menengah, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, lempar lembing, dan jalan cepat. Mari simak penjelasan mengenai olahraga atletik berikut .
Manfaat Olahraga Atletik
Manfaat olahraga atletik adalah untuk melatih berbagai otot tubuh dengan berbagai latihan fisik yang dilakukan.
Selain itu, manfaat olahraga atletik lainnya antara lain mencegah obesitas, mencegah diabetes melitus, menjaga kestabilan emosi, dan membantu menjaga kesehatan jantung.
Aktivitas fisik saat melakukan olahraga atletik juga membantu meningkatkan kekuatan tulang dan memperbaiki sistem pernapasan.
Latihan atletik dapat membantu meningkatkan stamina karena banyak nomor atletik melibatkan aktivitas aerobik dan anaerobik yang menantang jantung, paru-paru, serta otot.
Aktivitas fisik yang teratur juga mendukung pertumbuhan otot, kesehatan tulang, serta perkembangan motorik pada anak dan remaja.
Khusus pada latihan lari, tubuh dilatih untuk meningkatkan daya tahan kardiorespirasi dan efisiensi penggunaan oksigen.
Sementara itu, latihan sprint, lompat, dan lempar mendukung kekuatan, kecepatan, serta koordinasi gerak yang berguna untuk aktivitas olahraga lain maupun kegiatan harian.
7 Jenis Olahraga Atletik
Berikut merupakan beberapa jenis olahraga atletik yang dapat Anda coba.
1. Lari estafet
Lari estafet adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dilakukan secara beregu, di mana setiap pelari harus menempuh jarak yang sudah ditentukan.
Masing-masing pelari harus memberikan tongkat estafet ke pelari satu timnya yang berada di titik selanjutnya hingga mencapai garis finis.
Lari estafet membutuhkan kecepatan dan koordinasi tim yang baik antara satu pelari dengan pelari lainnya.
Pelari harus memperhatikan kecepatan, serta teknik dalam memberi dan menerima tongkat estafet.
Terdapat tiga teknik menyerahkan dan menerima tongkat dalam lari estafet yaitu:
- Teknik downsweep, penyerahan tongkat dari atas
- Teknik upsweep, penyerahan tongkat dari bawah
- Teknik push pass, penyerahan tongkat dengan memegang secara vertikal.
Terkait jaraknya, lari estafet atau lari sambung terdiri dari 100 meter, 200 meter, maupun 400 meter.
2. Lari maraton
Lari maraton adalah ajang lari yang menempuh jarak terjauh daripada jenis lari lainnya. Lintasan dari lari maraton biasanya tidak di lapangan, melainkan di jalan raya.
Pelari dari jenis olahraga atletik ini menempuh jarak mulai dari 21 kilometer hingga 42 kilometer.
Agar memperoleh hasil yang maksimal, pelari maraton dapat mempersiapkan diri dengan berlatih secara rutin.
Sebelum memutuskan untuk mengikuti perlombaan lari maraton, setidaknya Anda memiliki waktu berlatih selama 18 minggu.
3. Lari cepat atau sprint
Lari cepat atau sprint adalah salah satu cabang olahraga atletik lari jarak pendek dengan kecepatan penuh agar bisa menyelesaikan perlombaan lari dalam waktu singkat.
Olahraga atletik ini mengandalkan kekuatan kaki secara penuh, membutuhkan frekuensi langkah secara teratur, serta topangan tubuh yang benar saat berlari.
Lintasan lari cepat atau sprint berbentuk oval sepanjang 400 meter, yang dibagi menjadi delapan lajur.
Jenis olahraga atletik lari cepat dilakukan dengan berbagai jarak, mulai dari 100 meter hingga 400 meter.
Tips untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari lari cepat terletak pada kefokusan terhadap lintasan dan frekuensi langkah yang teratur hingga berhasil mencapai garis finis.
4. Lari jarak menengah dan jauh
Lari jarak menengah dan jauh mencakup nomor seperti 800 meter, 1.500 meter, 5.000 meter, dan 10.000 meter, yang menuntut kombinasi daya tahan, ritme, dan strategi lomba.
Dibanding sprint, nomor ini lebih menonjolkan kemampuan mengatur kecepatan sejak awal hingga akhir agar tenaga tidak habis terlalu cepat.
Untuk teknik dasar yang benar, mulailah dengan postur tubuh tegak tetapi rileks, pandangan lurus ke depan, bahu tidak terangkat, dan ayunan lengan mengikuti ritme langkah.
Langkah kaki sebaiknya dibuat stabil dan efisien, bukan terlalu panjang, karena tujuan utamanya adalah menjaga kecepatan yang konsisten sambil menghemat energi.
Bagi pemula, latihan sebaiknya dimulai dari lari ringan berinterval, misalnya kombinasi jogging dan jalan cepat, sebelum masuk ke lari berkelanjutan.
5. Lompat jauh dan lompat jangkit
Lompat jauh adalah nomor horizontal jump yang dilakukan dengan lari ancang-ancang, tolakan satu kaki, melayang, lalu mendarat di bak pasir, sedangkan lompat jangkit dilakukan dengan urutan hop, step, dan jump sebelum mendarat.
Keduanya sama-sama mengejar jarak, tetapi lompat jangkit menuntut ritme yang lebih kompleks karena ada tiga fase gerakan yang harus tersambung dengan baik.
Lompat jauh dilakukan dengan ancang-ancang, tolakan satu kaki, lalu mendarat di bak pasir, sedangkan lompat jangkit memakai urutan hop, step, dan jump.
Kunci teknik yang benar adalah ancang-ancang yang konsisten, tolakan yang pas di papan, serta menjaga ritme dan keseimbangan tubuh saat di udara.
6. Lompat tinggi
Lompat tinggi dan lompat galah sama-sama mengejar ketinggian, tetapi teknik dan kebutuhannya berbeda. Lompat tinggi dilakukan tanpa alat bantu dengan tolakan satu kaki untuk melewati mistar.
Pada lompat tinggi, teknik modern yang paling dikenal adalah Fosbury Flop, yaitu pendekatan melengkung, tolakan dengan satu kaki, lalu tubuh diputar membelakangi mistar saat melayang.
Kunci teknik dasarnya adalah ancang-ancang yang terukur, tolakan eksplosif dari satu kaki, lutut pengangkat yang aktif, serta lengkungan punggung yang cukup saat melewati mistar.
7. Jalan cepat
Jalan cepat adalah cabang atletik yang mengharuskan atlet bergerak cepat tanpa kehilangan kontak dengan tanah secara terlihat, sehingga tekniknya berbeda dari lari.
Pada nomor jalan cepat, penting memahami perbedaan jalan cepat dan lari: saat berjalan cepat, atlet harus menjaga kontak dengan permukaan lintasan, sedangkan saat berlari ada fase tubuh melayang di udara pada setiap siklus langkah.
Pada jalan cepat, teknik dasar yang benar adalah langkah panjang tetapi tetap terkontrol, pendaratan tumit lebih dulu, lalu kaki lurus saat menyentuh tanah sampai melewati posisi tubuh.
Pinggul perlu aktif bergerak untuk membantu efisiensi langkah, sementara lengan diayun rileks namun tegas agar ritme tetap terjaga.
Peralatan dasar olahraga atletik
Untuk tahap awal, peralatan olahraga atletik tidak harus rumit. Anak cukup menggunakan sepatu olahraga yang nyaman, pakaian yang menyerap keringat, dan air minum yang cukup agar tubuh tetap siap bergerak.
Pada latihan lari pemula, sepatu yang pas membantu kenyamanan langkah dan mengurangi risiko cedera akibat beban berulang.
Jika latihan dilakukan di sekolah atau klub, perlengkapan tambahan seperti lintasan, rintangan rendah, atau alat lempar biasanya disesuaikan dengan nomor yang dipelajari.
Meskipun macam-macam olahraga atletik memiliki ketentuan yang berbeda, cabang olahraga ini memerlukan tubuh yang prima dan ketahanan fisik yang baik.
Tips memulai olahraga atletik untuk anak
Bila Anda ingin mengenalkan atletik pada anak, mulailah dari gerakan yang sederhana dan menyenangkan. Anak tidak harus langsung masuk ke latihan kompetitif; berjalan cepat, lari ringan, lompat kecil, dan permainan koordinasi sudah menjadi dasar yang baik.
Latihan sebaiknya dilakukan bertahap, dengan durasi yang sesuai usia dan kemampuan tubuh. WHO merekomendasikan anak dan remaja usia 5–17 tahun melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat setidaknya 60 menit per hari, sehingga atletik bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas yang efektif.
Sebagai pelengkap setelah anak aktif di lapangan, MILO® PRO UHT dapat menjadi pilihan praktis. MILO® PROUHT diperkaya dengan 3x protein (14gr protein per serving) dan dirancang untuk membantu mendukung energi saat anak fokus belajar maupun aktif berolahraga, sehingga cocok diposisikan sebagai pelengkap asupan harian selama tetap disertai pola makan seimbang.
Itu tadi informasi seputar macam-macam olahraga atletik yang mungkin Anda butuhkan. Semoga membantu ya!
Pertanyaan Seputar Olahraga Atletik
- Apa saja 4 nomor atletik?
Empat kelompok nomor atletik yang paling umum dikenal adalah lari, jalan cepat, lompat, dan lempar. Keempatnya menjadi dasar dari banyak nomor pertandingan dalam olahraga atletik.
- Apa arti atletik?
Secara umum, atletik adalah kelompok olahraga dasar yang berfokus pada kemampuan gerak seperti berlari, melompat, melempar, dan berjalan cepat. Karena sifatnya mendasar, atletik sering dianggap sebagai fondasi bagi banyak cabang olahraga lain.
- Apa tujuan atletik?
Tujuan atletik adalah mengembangkan kebugaran fisik, teknik gerak, daya tahan, kekuatan, dan koordinasi tubuh. Pada anak, latihan atletik juga membantu membangun kebiasaan aktif yang baik untuk kesehatan jangka panjang.
Referensi:
Britannica - Athletics | Definition, History, Events, & Facts. Dari https://www.britannica.com/sports/athletics. Diakses 23 September 2023
Decathlon - 5 Benefits Of Being An Athlete. Dari https://blog.decathlon.in/articles/5-benefits-of-being-an-athlete. Diakses 23 September 2023
Life Persona - 24 Benefits of Athletics for Physical and Mental Health. Dari https://www.lifepersona.com/24-benefits-of-athletics-for-physical-and-mental-health. Diakses 23 September 2023
Olympics - What is a relay race? Know the rules and the records. Dari https://olympics.com/en/news/athletics-relay-races-rules-history-world-records-olympics. Diakses 23 September 2023
UCSF Health - Running a Marathon: Training Tips | Patient Education. Dari https://www.ucsfhealth.org/education/running-a-marathon-training-tips. Diakses 23 September 2023
Britannica - Sprint | Speed, Technique, Technique Training. Dari https://www.britannica.com/sports/sprint-running. Diakses 23 September 2023
SprintingWorkouts.com - Fundamentals Of Sprint Technique | Sprinting Mechanics. Dari https://sprintingworkouts.com/blogs/training/fundamentals-sprint-running-technique. Diakses 23 September 2023
Topend Sports - Sprint Running (Athletics). Dari https://www.topendsports.com/sport/list/athletics-sprint.htm. Diakses 23 September 2023
Sportsmatik - Sprint (Running): History, Objective, Events & Techniques. Dari https://sportsmatik.com/sports/sprint/about. Diakses 23 September 2023
Ribeiro, T., Maia, J., Conceição, F., Baxter-Jones, A. D. G., Guimarães, E., Vasconcelos, O., Dias, C., Santos, C., Paulo, A., Aleixo, P., Pinto, P., Teixeira, D., Massuça, L. M., & Pereira, S. (2026). EXcellence and PERformance in Track and Field (EXPERT)—A mixed-longitudinal study on growth, biological maturation, performance, and health in young athletes: Rationale, design, and methods (Part 1). PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12821680/
Gonzalez, M. P., Montalvo, S., Dietze-Hermosa, M., Dorgo, S., & others. (2023). A comparison of morphological, jump, and sprint kinematic asymmetries in Division I track and field athletes. PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10824295/
Gonzalez, M. P., Montalvo, S., Dietze-Hermosa, M., Dorgo, S., & others. (2023). A comparison of morphological, jump, and sprint kinematic asymmetries in Division I track and field athletes. PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10824295/
Schmidt, N. (2025, October 21). What are the mental and physical benefits of running? WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/health-benefits-running
Kundert, A. M. L., Nikolaidis, P. T., Di Gangi, S., Rosemann, T., & Knechtle, B. (2019). Changes in jumping and throwing performances in age-group athletes competing in the European Masters Athletics Championships between 1978 and 2017. PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6480250/
Wu, H., Li, S., Lai, J., Bian, W., Ramirez-Campillo, R., Sáez de Villarreal, E., & Zhao, Q. (2025). Children’s sprint and jump performance after plyometric-jump training: A systematic review. PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11877303/
WebMD Editorial Contributors. (2024, December 2). The difference between walking and running. WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/difference-between-walking-and-running
WebMD Editorial Contributors. (2024, December 2). The difference between walking and running. WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/difference-between-walking-and-running
Temukan
Resep Kreasi Milo
Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

