Badan lemas memang bisa mengganggu aktivitas harian kita. Namun, tanpa disadari ada berbagai faktor yang mungkin tidak kita ketahui sebagai penyebab badan lemas yang tak terduga. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa faktor umum penyebab badan lemas, peran kekurangan nutrisi dalam menyebabkan badan lemas, serta memberikan tips dan trik untuk mencegah dan mengatasinya di tengah kesibukan harian. Yuk, simak bersama!
Faktor-faktor Umum Penyebab Badan Lemas
Badan lemas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu. Mengenali penyebabnya dapat membantu Anda menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya. Berikut beberapa penyebab badan lemas yang paling umum:
- Kurang Tidur
Tidur yang cukup dan berkualitas berperan penting dalam memulihkan energi serta memperbaiki sel-sel tubuh. Jika waktu tidur kurang atau kualitas tidurnya buruk, tubuh tidak memiliki kesempatan untuk beristirahat secara optimal sehingga Anda bisa bangun dengan perasaan lelah, mengantuk, dan kurang bertenaga sepanjang hari.
- Dehidrasi
Tubuh membutuhkan cairan yang cukup agar seluruh organ dapat bekerja dengan baik. Saat mengalami dehidrasi, volume darah dapat menurun sehingga distribusi oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi kurang optimal. Akibatnya, tubuh terasa lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, bahkan dapat disertai sakit kepala.
- Kurangnya Asupan Nutrisi
Tubuh memerlukan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral sebagai sumber energi. Jika kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, misalnya karena pola makan yang tidak seimbang atau sering melewatkan waktu makan, tubuh akan lebih mudah merasa lelah dan tidak berenergi. Kekurangan zat besi yang menyebabkan anemia juga dapat menjadi salah satu penyebab badan lemas.
- Aktivitas Fisik yang Berlebihan atau Terlalu Sedikit Bergerak
Berolahraga secara rutin dapat meningkatkan stamina, tetapi aktivitas fisik yang terlalu berat tanpa istirahat yang cukup justru dapat menguras energi tubuh. Sebaliknya, terlalu banyak duduk atau kurang bergerak juga dapat membuat otot menjadi kurang aktif sehingga tubuh terasa lebih cepat lelah.
- Stres Berlebihan
Stres yang berlangsung terus-menerus dapat memicu peningkatan hormon kortisol dalam tubuh. Kondisi ini membuat tubuh bekerja lebih keras sehingga energi lebih cepat terkuras. Akibatnya, seseorang dapat merasa lemas, sulit berkonsentrasi, mudah marah, hingga mengalami gangguan tidur.
- Sedang Mengalami Infeksi atau Sakit
Saat tubuh melawan infeksi, seperti flu, demam, atau infeksi lainnya, sistem imun membutuhkan energi lebih besar untuk melawan kuman penyebab penyakit. Oleh karena itu, badan terasa lemas merupakan respons yang umum terjadi ketika seseorang sedang sakit.
- Kondisi Medis Tertentu
Badan lemas yang berlangsung terus-menerus juga dapat menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu, seperti anemia, gangguan tiroid, diabetes, penyakit jantung, atau gangguan kesehatan lainnya. Jika rasa lemas tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat dan menerapkan pola hidup sehat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Peran Kekurangan Nutrisi dalam Menyebabkan Badan Lemas
Kekurangan nutrisi juga dapat menjadi penyebab badan lemas yang mungkin sering kita abaikan. Zat besi, contohnya, berperan penting dalam pembentukan hemoglobin yang membawa oksigen dalam darah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia yang membuat badan lemas dan mengantuk.
Selain zat besi, kekurangan vitamin B juga bisa menjadi penyebab badan lemas. Vitamin B12 dan B6 berperan dalam metabolisme energi dan pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin ini membuat tubuh tidak dapat menghasilkan energi cukup sehingga badan terasa lemas.
Kandungan kalsium dan magnesium juga penting. Kalsium berperan dalam kontraksi otot, sementara magnesium berfungsi sebagai kofaktor dalam reaksi biokimia tubuh yang menghasilkan energi. Kurangnya kedua mineral tersebut bisa membuat tubuh lemah dan tak bertenaga.
Tips dan Trik untuk Mencegah dan Mengatasi Badan Lemas di Tengah Kesibukan Harian
Sumber nutrisi yang baik sangat penting untuk mencegah dan mengatasi badan lemas. Salah satu cara mengatasi badan lemas adalah dengan menyediakan waktu sarapan. Pastikan Si Kecil mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, vitamin, dan mineral di pagi hari.
Sebagai rekomendasi, Ibu bisa memberikannya MILO Activ-Go. MILO Activ-Go mengandung ekstrak malt, coklat, dan kombinasi dari 6 vitamin dan 3 mineral yang penting untuk tubuh. Kandungan tersebut membantu mengoptimalkan pelepasan energi lebih tahan lama, sehingga Si Kecil dapat tetap aktif sepanjang hari.
MILO aman dikonsumsi oleh anak-anak di atas 5 tahun hingga orang lanjut usia. Disarankan konsumsi MILO 2 kali dalam sehari saat sarapan pagi dan sore hari setelah beraktivitas. Pastikan untuk selalu membaca label kemasan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan gizi.
Berikut ini beberapa tips lain untuk mencegah dan cara mengatasi badan lemas:
- Perbanyak Minum Air Putih: Minumlah cukup air setiap hari, minimal delapan gelas atau sesuai kebutuhan tubuh.
- Makan Makanan Bergizi: Konsumsi buah-buahan, sayuran hijau, daging tanpa lemak, dan produk olahan susu untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan vitaminnya.
- Tidur Cukup: Usahakan tidur selama 7-8 jam setiap malam agar tubuh kembali segar dan bugar.
- Olahraga Teratur: Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau yoga dapat meningkatkan energi dan mengurangi stres, yang merupakan salah satu penyebab badan lemas tak bertenaga.
Memahami penyebab badan lemas yang mungkin tak terduga adalah langkah pertama untuk mengatasi dan mencegahnya. Dengan memperhatikan pola makan, tidur yang cukup, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, kita bisa mengurangi risiko badan lemas.
Ingat, konsumsi makanan dan minuman yang sehat seperti MILO Activ-Go1 bisa menjadi teman setia untuk mendukung aktivitas Si Kecil sehari-hari. Jadikan kesehatan sebagai prioritas utama dalam keseharian, sehingga Ibu dan Si Kecil bisa terus aktif dan produktif. Semangat, Ibu!
Pertanyaan Seputar Penyebab Badan Lemas
- Apa yang harus dilakukan jika badan lemas?
Jika si Kecil mengeluh kelelahan ekstrem, segera hentikan seluruh aktivitasnya sejenak dan arahkan ia untuk beristirahat di tempat yang bersirkulasi udara sejuk. Berikan asupan air putih yang cukup untuk meredakan dahaganya, serta sediakan camilan bergizi yang sarat akan karbohidrat kompleks untuk mengembalikan kadar glukosa darahnya secara perlahan.
- Apakah darah tinggi bisa membuat badan lemas?
Meski diagnosis tekanan darah tinggi (hipertensi) pada usia anak-anak terbilang cukup jarang, tekanan darah yang fluktuatif atau tidak stabil terbukti dapat mengganggu laju sirkulasi oksigen di dalam tubuh. Akibat dari minimnya distribusi oksigen ini, penderita akan merasa tubuhnya kehilangan energi secara drastis, sering pusing, dan gampang merasa lemas.
- Agar badan tidak lemas minum apa?
Untuk membentengi stamina anak dari kelelahan, sangat direkomendasikan agar anak memperbanyak konsumsi air mineral murni dengan takaran minimal 8 gelas per harinya. Sebagai pendamping ekstra agar ia senantiasa bertenaga, Ibu juga bisa menyiapkan minuman padat nutrisi yang berbasis malt dan susu cokelat seperti MILO untuk menyokong kebutuhan energi anak di masa pertumbuhan emasnya.
Referensi:
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2025). Kelelahan pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Panduan Penanganannya bagi Orang Tua. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/kelelahan-pada-anak
World Health Organization. (2026). Healthy eating and active lifestyle for school-aged children and adolescents. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet
Temukan
Resep Kreasi Milo
Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

