OLAHRAGA TINGKATKAN KEMAMPUAN AKADEMIK ANAK, BENARKAH? OLAHRAGA TINGKATKAN KEMAMPUAN AKADEMIK ANAK, BENARKAH?

OLAHRAGA TINGKATKAN KEMAMPUAN AKADEMIK ANAK, BENARKAH?

21 August 2020

Tahukah Ibu, manfaat olahraga bagi anak-anak tidak hanya bagi kesehatan, tapi juga bantu meningkatkan kemampuan akademik. Olahraga bukanlah aktivitas bersenang-senang saja, melainkan juga kegiatan penting guna mendukung ia agar berprestasi di sekolah. Mengapa demikian? Yuk, simak penjelasannya!

1. Anak Lebih Fokus

Salah satu manfaat olahraga bagi anak-anak yang dapat membantu meningkatkan fokus anak adalah sepakbola. Menurut jurnal ilmiah yang dilansir dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health (NCBI) ketika berlari, otot tubuh akan meningkatkan Cathepsin B atau dikenal juga dengan “Protein Superhero” yang berfungsi mengoptimalkan memori otak anak. Dari riset tersebut dijelaskan bahwa semakin rutin anak melakukan olahraga, maka semakin banyak pula “Protein Superhero” yang dihasilkan oleh tubuh.

2. Anak Lebih Bertanggung Jawab

Tentu saja merupakan hal yang positif ketika Sang Juara tergabung dalam tim olahraga dan sudah seharusnya Ibu mendukung hal tersebut. Meski begitu, selalu ingatkan anak bahwa tanggung jawab sekolah juga merupakan prioritas yang tidak boleh terlupakan. Dengan begitu, anak akan belajar pentingnya makna tanggung jawab sejak usia dini dan mengerti betul pentingnya berprestasi di sekolah.

3. Anak Pintar Membagi Waktu

Ketika aktif tergabung dalam suatu tim, anak didorong untuk mampu mengatur jadwal sekolah, belajar, dan latihan olahraga. Pada awalnya, mungkin anak akan kesulitan membagi waktu. Oleh karena itu, Ibu bisa bantu anak buat jadwal setiap harinya. Misal, jam 8-3 sore sekolah, 3-4 latihan olahraga, 4-5 les atau belajar. Jangan lupa tanyakan pendapatnya, apakah jadwal tersebut nyaman untuk ia jalani. Kemampuan ini sangat penting khususnya ketika ia beranjak dewasa nanti, Bu.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Tahukah Ibu, manfaat olahraga bagi anak-anak juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Olahraga mendorong anak untuk memiliki goal atau target. Misalnya, untuk menang dalam pertandingan sepakbola melawan sekolah lainnya. Ketika berhasil meraih goal yang ia tetapkan, anak akan merasa lebih percaya diri dan sadar bahwa dengan kerja keras, kemenangan bisa didapatkan. Sama halnya ketika menghadapi ujian atau tantangan di sekolah, ia akan lebih mudah menerapkan mentalitas yang sama, yaitu kerja keras menghasilkan kemenangan.

buy now image
BELI PRODUK MILO