Cara Melatih Mental Anak yang Tangguh Melalui Olahraga

Sebagai orangtua, tentu Ibu menginginkan anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. Nah, olahraga dapat menjadi salah satu cara mendidik anak agar mandiri dan berani, sehingga terbentuk mental anak yang tangguh. Lantas, apa hubungannya antara olahraga dan pembentukan mental anak? Agar lebih jelas, mari simak penjelasan berikut yuk, Bu

1. Belajar Disiplin dengan Ikut Klub Olahraga

Salah satu kunci agar anak dapat memiliki mental yang tangguh adalah belajar pentingnya bersikap disiplin. Ini bisa dilakukan dengan mendorong anak bergabung dalam klub olahraga. Perlu dipahami bahwa ketika bergabung dalam klub olahraga, anak akan memiliki jadwal latihan yang harus diikuti layaknya sekolah. Jika melewatkan jadwal latihan tersebut, biasanya akan dikenakan sanksi tertentu. Tanpa disadari cara ini bisa mengajarkan anak disiplin.

2. Olahraga Bantu Anak Belajar dari Kesalahan

Ketika mengalami kegagalan, wajar jika anak merasa kecil hati dan jadi kurang percaya diri. Namun, sebenarnya kegagalan bisa menjadi momen tepat untuk ajarkan anak menjadi pribadi yang tangguh. Ingatkan ia bahwa tidak apa mengalami kegagalan, sebab dari kegagalan itu anak bisa belajar dari kesalahan dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Namun, hal ini membutuhkan dukungan yang kuat dari Ibu. Hindari menyalahkan anak, dan beri anak semangat bahwa setidaknya ia kalah dengan bermain adil dan Ibu bangga akan hal itu.

3. Olahraga Ajarkan Anak Belajar Bersyukur

Selain mengalami kegagalan, tentu ada momen di mana anak akan merayakan kemenangan dalam pertandingan olahraganya. Nah, ini menjadi momen yang tepat untuk ajarkan anak bersyukur. Ingatkan ia bahwa ini merupakan hasil dari kerja kerasnya dan dukungan teman satu timnya. Dengan begitu, anak akan menjadi lebih percaya diri dan bersyukur atas kesempatan yang ia punya untuk merayakan kemenangan bersama teman satu timnya. Hal ini bisa menjadi  cara mendidik anak agar mandiri dan berani yang efektif.

4. Anak Belajar Menyelesaikan Masalah Melalui Olahraga

Selama tergabung dalam olahraga tim, tentu anak akan dihadapkan dengan berbagai tantangan. Misalnya ada saatnya jadwal latihan olahraga bentrok dengan les, kesulitan mengikuti kecepatan latihan olahraga, atau argumen dengan teman satu timnya. Sebaiknya jangan selalu menyelesaikan masalahnya ya, Bu. Cukup berikan ia saran dan biarkan ia menyelesaikan masalahnya sendiri. Dengan begitu, tanpa disadari anak akan belajar menyelesaikan masalahnya sendiri dan tentunya mentalitas tangguh ini akan sangat berguna ketika ia sudah dewasa nanti.

5. Olahraga Mendorong Anak Hadapi Ketakutannya

Mungkin beberapa anak menolak untuk bergabung dalam tim olahraga karena takut masuk dalam lingkungan baru atau takut mengalami kekalahan. Sebaiknya dorong Sang Juara untuk mengatasi rasa ketakutan tersebut, Bu. Caranya yaitu dengan beri ia semangat, hargai usahanya dengan pujian, atau bahkan Ibu bisa berikan hadiah kecil jika ia berani keluar dari zona nyamannya. Dengan begitu, anak akan lebih terdorong untuk hadapi ketakutannya, sehingga bisa menjadi cara mendidik anak agar mandiri dan berani yang cukup efektif.

Baca Juga: 6 Cara Membangun Karakter Saling Menghormati dengan Olahraga

Itu tadi beberapa cara mendidik anak agar mandiri dan berani melalui olahraga, sehingga ia memiliki mentalitas yang tangguh. Untuk dapat optimal dalam berlatih olahraga, Ibu juga perlu mendukung nutrisi anak dengan beri ia asupan bergizi dan lengkapi nutrisinya dengan MILO ActivGo saat sarapan maupun sebagai bekal ketika latihan olahraga.

MILO ActivGo dengan susu, malt, dan cokelat juga diperkaya Vitamin dan Mineral. Selain itu, kandungan Vitamin B Kompleks di dalamnya juga bisa membantu meningkatkan energi anak sehingga lebih semangat dalam berolahraga dan berenergi sepanjang hari.

ARTIKEL LAINNYA