30 September 2020

Supaya Tak Cedera, Cari Tahu 8 Cara Lari yang Benar Berikut Ini!

Bagikan Artikel:

Apakah Ibu sudah tahu bagaimana cara lari yang benar? Selain menyenangkan, olahraga lari juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental anak. Jika dilakukan secara rutin, tubuh anak bisa jadi lebih kuat dan daya tahan tubuhnya pun akan meningkat, sehingga tidak mudah terserang penyakit. 

Lari secara tepat juga membantu meningkatkan kecepatan, olahraga jadi lebih efisien dan nyaman, serta mengurangi tekanan pada tubuh sehingga risiko cedera berkurang. Bentuk lari yang tepat mengurangi risiko kelelahan dan memastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari lari Anda. Lalu bagaimana teknik lari yang benar? Berikut akan dibahas secara rinci cara lari yang tepat:

Cara Lari yang Benar agar Tidak Cedera

Terlepas dari segala manfaat lari untuk menjaga kesehatan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk menghindari resiko cedera saat lari. Apa saja itu? Berikut ini informasi lengkapnya, Bu!

1. Gunakan pakaian yang menyerap keringat

Meskipun terlihat sepele, menggunakan baju yang menyerap keringat merupakan hal yang penting. Mengapa demikian? Pakaian olahraga yang baik bisa memberikan rasa hangat pada saat cuaca sedang berangin, dan memberikan rasa sejuk ketika cuaca sedang panas. Selain itu, bila pakaian yang dipakai Sang Juara tidak mampu menyerap keringat dengan baik, ia akan merasa kurang nyaman, dan rentan mengalami cedera. Maka dari itu, pilihlah pakaian olahraga yang dapat menyerap keringat dengan baik.

2. Pakai sepatu lari yang tepat

Memilih sepatu olahraga yang tepat juga merupakan salah satu hal yang wajib Ibu perhatikan. Perlu Ibu ketahui bahwa ada berbagai jenis sepatu olahraga, sesuai dengan kebutuhan aktivitas yang dilakukan. Contohnya, jika Sang Juara akan melakukan olahraga lari, maka gunakanlah sepatu khusus lari. Hal ini untuk menghindari jari kaki lecet, rasa sakit pada betis, sakit lutut, dan lainnya. Selain itu, pastikan anak juga menggunakan ukuran sepatu yang sesuai. Hindari ukuran sepatu yang terlalu pas maupun terlalu besar.

3. Lakukan pemanasan

Nah, sebelum olahraga lari, ingatkan anak untuk melakukan pemanasan ya, Bu. Kadang kala karena terlalu semangat untuk olahraga, banyak anak yang mengabaikan pemanasan. Padahal, meskipun sudah sering melakukan olahraga, pemanasan wajib dilakukan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kram otot dan terhindar dari risiko cedera ketika berolahraga. Selain itu, pemanasan juga dilakukan untuk meningkatkan cairan yang melumasi persendian sehingga membuat sendi anak menjadi lebih lentur.

4. Perhatikan teknik berlari yang benar

Tahukah Ibu bahwa olahraga lari juga harus dilakukan dengan teknik yang benar? Awalnya memang terasa kaku, namun jika sudah terbiasa, tubuh anak akan beradaptasi dengan baik. Salah satu cara berlari yang bisa anak lakukan adalah mulai berjalan kaki dengan jarak dan durasi yang pendek. Langkahkan kaki sesuai kemampuan anak. Jadi, ingatkan anak untuk tidak memaksakan diri, ya. Kemudian, perlahan cobalah berlari dengan posisi dan postur tubuh yang benar, yaitu badan lurus agak mencondong ke depan, pandangan lurus ke depan, dan ayunkan tangan secara natural di kanan dan kiri tubuh.

5. Terapkan cara bernapas yang baik

Mengatur pernapasan bagi pemula memang cukup menantang. Meski begitu, ada cara mudah yang dapat diikuti Sang Juara. Berikut ini langkah-langkah agar bisa bernapas dengan baik:

  • Hirup udara melalui hidung
  • Penuhi ruang di paru-paru
  • Lepaskan melalui mulut yang sedikit terbuka

Langkah-langkah ini sangat penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan menarik napas melalui mulut dapat menyebabkan terhirupnya kotoran dan debu sehingga masuk ke saluran pernapasan.

6. Perhatikan posisi kaki

Ibu juga perlu memperhatikan posisi kaki jika ingin menerapkan cara lari yang benar. Untuk mengurangi risiko cedera, hentakan bagian kaki depan atau tengah terlebih dahulu saat mendaratkan kaki ke tanah. 

Sebuah penelitian menemukan bahwa pelari yang terbiasa mendarat dengan tumit (rear-foot strike) mengalami cedera stres berulang yang lebih besar dibandingkan dengan pelari yang kebanyakan mendarat dengan kaki depan dan kaki depan.

7. Jaga hidrasi tubuh dengan minum air

Minumlah air ekstra beberapa jam sebelum dan sesudah berlari. Jika memungkinkan, bawalah air saat Anda berlari. Hal ini berguna untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan badan terasa mudah lelah, sakit kepala, penurunan koordinasi, mual, dan kram otot. Minum air yang cukup saat lari juga mencegah heat stroke yang bisa menimbulkan konsekuensi serius. Dehidrasi juga bisa memperlambat performa saat berlari.

8. Lakukan pendinginan usai lari

Setelah Anda melakukan olahraga lari, Anda perlu melakukan pendinginan. Pendinginan mempersiapkan tubuh kita untuk pemulihan. Jika tidak dilakukan dengan benar, tubuh membutuhkan waktu lama untuk pulih dan performa lari berikutnya akan terhambat. 

Seiring waktu, hal ini juga bisa memicu cedera. Pendinginan juga menyeimbangkan sistem kardiovaskular: Saat berlari, detak jantung dan curah jantung meningkat untuk mengalirkan darah kaya oksigen ke otot-otot yang bekerja.

Pendinginan yang tidak dilakukan dengan benar dapat menghambat pemulihan dan performa Anda di masa mendatang, yang mungkin dapat menyebabkan cedera seiring berjalannya waktu. Ibu bisa mengajar si kecil melakukan pendinginan usai olahraga lari selama 5 hingga 10 menit. Pendinginan bisa dilakukan dengan jalan kaki cepat.

Kembalikan Energi Setelah Lari dengan MILO Activ-Go

Itu dia beberapa cara lari yang benar dengan benar agar terhindar dari risiko cedera. Nah, setelah lelah berolahraga, jangan lupa kembalikan energi Sang Juara dengan MILO Activ-Go. MILO Activ-Go merupakan minuman cokelat yang kaya akan Vitamin B Kompleks yang membantu mengembalikan energi anak setelah aktif bergerak. Jadi, ia bisa tetap aktif untuk raih lebih. Ibu bisa memberikan Milo 2 kali sehari saat pagi dan sore. Jadi, si Kecil akan memiliki energi penuh untuk beraktivitas dan terhindar dari kelelahan.


 

Source:

  1. Verywell Fit - 8 Tips for Proper Running Form. Dari https://www.verywellfit.com/tips-for-proper-running-form-4020227. Diakses 3 Oktober 2023  
  2. POGO Physio Gold Coast - Running Technique Principle 3: Optimise Your Foot Placement. Dari https://www.pogophysio.com.au/blog/running-technique-principle-3-optimise-your-foot-placement/. Diakses 3 Oktober 2023
  3. healthdirect - Running tips for beginners. Dari https://www.healthdirect.gov.au/running-tips. Diakses 3 Oktober 2023  
  4. Verywell Fit - Keeping Hydrated During Your Runs. Dari https://www.verywellfit.com/hydration-and-running-2911541. Diakses 3 Oktober 2023  
  5. Penn Medicine - Injury Prevention: 3 Cool Down Steps for Runners. Dari https://www.pennmedicine.org/updates/blogs/musculoskeletal-and-rheumatology/2017/february/injury-prevention-three-cool-down-steps-for-runners. Diakses 3 Oktober 2023
  6. Mayo Clinic - Aerobic exercise: How to warm up and cool down. Dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise/art-20045517. Diakses 3 Oktober 202
komposisi milokomposisi milo

Temukan

Resep Kreasi Milo

Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

Artikel Lainnya

Tentang Olahraga

Materi sepak bola Olahraga
Suka Olahraga? Simak Materi Sepak Bola Berikut Ini, Yuk!

Sepak bola yang disebut olahraga sejuta umat juga banyak diminati di kalangan anak dan remaja. Tidak hanya membuat suasana hati jadi bahagia, olahraga

Manfaat olahraga skipping Olahraga
10 Manfaat Olahraga Skipping dan Tips Melakukannya

Pernah melihat anak-anak bermain lompat tali? Lompat tali atau skipping mungkin memang lebih dikenal sebagai permainan anak-anak daripada bentuk

Peraturan mini soccer Energi Aktif
Ini Dia Panduan dan Peraturan Mini Soccer yang Perlu Diketahui

Permainan mini soccer atau sepak bola mini saat ini menjadi salah satu olahraga favorit di kalangan anak dan remaja, terutama laki-laki. Dan bagi Ibu

7 Teknik Renang Dasar yang Perlu Diketahui Energi Aktif
7 Teknik Renang Dasar yang Perlu Diketahui

Banyak anak yang suka renang karena bagi mereka olahraga ini bisa sekaligus jadi sarana bermain di kolam maupun di laut. Tapi bukan cuma untuk

Teknik Dasar Dalam Permainan Bulutangkis yang Perlu Diketahui Aktivitas
Teknik Dasar Dalam Permainan Bulutangkis yang Perlu Diketahui

Bulutangkis merupakan salah satu olahraga terpopuler di dunia, yang bisa dimainkan oleh seluruh kalangan usia dari anak-anak hingga orang dewasa.

7 Latihan Kelincahan yang Bisa Dilakukan di Rumah Aktivitas
Seru! Simak 7 Latihan Kelincahan yang Bisa Dilakukan Bersama-sama di Rumah Berikut Ini

Saat anak sedang bermain, tentu Ibu tidak mau kan anak cedera? Untuk menghindarinya, Ibu bisa melakukan olahraga kelincahan bersama anak di rumah.

Manfaat Berenang Bagi Tubuh Anak Usia Sekolah Olahraga
Manfaat Berenang Bagi Tubuh untuk Anak Usia Sekolah

Berenang merupakan salah satu aktivitas fisik yang ideal untuk menjaga kesehatan. Berenang selama 30-45 menit seminggu sudah cukup menjadi cara yang

Olahraga untuk Menambah Tinggi Badan yang Bisa Kamu Lakukan Olahraga
7 Jenis Olahraga untuk Menambah Tinggi Badan yang Bisa Kamu Lakukan

Siapa sih yang enggak ingin punya tinggi badan ideal? Nah, salah satu cara meningkatkan tinggi badan bisa dilakukan dengan olahraga. Namun, bukan

4 cara melatih fisik agar tidak cepat lelah Olahraga
4 Cara Melatih Fisik Agar Tidak Cepat Lelah

Sekolah pastinya akan melakukan perayaan Hari Olahraga Nasional dengan melakukan class meeting atau pertandingan olahraga antarkelas. Namun, anak

Selamat, Kamu mendapatkan ekstra 30 poin! Tonton video modul lainnya atau dapatkan ekstra 1 poin setiap Kamu menonton ulang.