Hindari 4 Hal Ini Untuk Mendapatkan Manfaat Pemanasan yang Optimal

Bagikan Artikel:

Ibu ingin mengajak anak berolahraga? Jangan lupa siapkan fisik anak dulu dengan melakukan pemanasan. Bagian dari olahraga ini sangat penting dan tidak boleh terlewat. Manfaat pemanasan juga banyak sekali untuk anak yang mau berolahraga. Sebelum mengetahui fungsi pemanasan sebelum olahraga, ada baiknya Ibu mengetahui apa tujuan dari pemanasan?

Tujuan pemanasan adalah membantu tubuh untuk lebih siap lagi menjalani olahraga. Termasuk mengurangi potensi cedera ketika melakukan aktivitas fisik tersebut. Ketika melakukannya dengan tepat, otot menjadi lebih lentur serta kuat. Tentunya, ini membuat anak lebih lancar berolahraga.

Untuk mendapatkan manfaat pemanasan, Ibu tak boleh asal melakukannya, lho. Salah-salah, otot tidak siap untuk berolahraga dan menimbulkan cedera. Tentunya, hal ini tidak diinginkan terjadi.

Gerakan pemanasan dan manfaatnya ini sangat penting dilakukan. Namun, Ibu harus tahu beberapa hal berikut yang bisa membuat manfaat pemanasan sulit dirasakan anak. Coba cek daftarnya, ya!

 

1. Melakukan Gerakan Terlalu Lama

Mendapatkan manfaat pemanasan, bukan berarti anak melakukan satu gerakan secara berulang dalam waktu yang lama, lho. Ibu harus tahu kalau satu gerakan stretching hanya memakan waktu singkat sekitar 10 detik. Hindari melakukannya lebih dari 20-30 detik. Hal ini hanya akan membuat otot beristirahat seperti saat pendinginan.

Tentunya, ini membuat otot menjadi kurang siap untuk melakukan olahraga yang lebih berat. Bila otot tidak siap, anak rentan mengalami cedera. Bahkan, anak bisa lebih cepat lelah.

Baca Juga : 6 Manfaat Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga

 

2. Langsung Menggunakan Beban Tubuh

Tahukah Ibu kalau dalam pemanasan tidak boleh memaksa otot meregang. Jika Ibu melihat ada orang yang langsung melakukan push up atau sit up saat pemanasan, sebaiknya tidak ditiru. Biarkan otot-otot di tubuh merenggang dengan sendirinya.

Ketimbang melakukan gerakan yang menggunakan beban tubuh, sebaiknya lakukan gerakan yang lebih sederhana. Misalnya, gerakan kepala ke kiri dan kanan atau gerakan bahu ke depan dan ke belakang. Jenis stretching tersebut membuat otot-otot mudah beradaptasi dan lebih siap untuk berolahraga sebenarnya.

 

3. Meloncat ketika Awal Pemanasan

Sebenarnya, gerakan meloncat ada dalam set pemanasan. Namun, aktivitas ini tidak dilakukan ketika anak memulai stretching. Ingat Ibu, untuk mendapatkan manfaat pemanasan yang maksimal, harus sabar dan tentunya secara bertahap.

Sebaiknya, Ibu dan anak bisa memulai gerakan yang fokus terhadap meregangkan otot tubuh terlebih dulu. Mulai dari ujung kepala hingga kaki. Setelah otot-otot lebih siap baru mulai gerakan meloncat, seperti jumping jacks atau skipping. Ada baiknya untuk anak yang punya kelebihan berat badan hal ini tidak disarankan dilakukan untuk menghindari cedera.

Baca Juga : 5 Gerakan Pemanasan Lari untuk Cegah Cedera

 

4. Gunakan Latihan Kardio Sebagai Pemanasan

Pernahkah Ibu melihat orang lain melakukan lari, bersepeda, jalan cepat, atau berenang sebagai pemanasan sebelum berolahraga? Ternyata, hal tersebut tidak disarankan, lho. Apalagi kalau anak dan Ibu belum melakukan peregangan otot. Bahkan, bisa membahayakan tubuh.

Risiko mendapatkan cedera bisa lebih tinggi lagi kalau dipaksakan. Ada baiknya Ibu dan anak melakukan pemanasan secara bertahap dan jangan terburu-buru.

 

Itu tadi hal-hal yang perlu dihindari saat akan melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Untuk membuat anak lebih berenergi dan bersemangat, Ibu juga bisa memberikan MILO Activ-Go sebelum dan sesudah berolahraga.

Minuman coklat favorit anak ini mengandung susu, bubuk kakao, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Minuman berenergi ini juga mengandung Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.

Bagaimana, Ibu sudah siap mengajak anak untuk berolahraga? Ingat, untuk mendapatkan manfaat pemanasan yang tepat, harus lakukan gerakan secara bertahap dan bersabar. Yuk, ajak anak berolahraga!

komposisi milokomposisi milo

Temukan

Resep Kreasi Milo

Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

Artikel Lainnya

Tentang Aktivitas

Hampers lebaran unik Aktivitas
Hampers Lebaran Unik yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah. Apa Saja?

Saat Lebaran, berbagi bingkisan jadi salah satu cara sederhana untuk menjaga silaturahmi. Nah, kalau Ibu ingin sesuatu yang lebih personal dan

Menu sahur 30 hari Aktivitas
Menu Sahur 30 Hari yang Bergizi Agar Tetap Aktif Setiap Hari

Menjalani puasa akan terasa lebih mudah kalau kita membuat menu makan sahur yang tepat. Karena itu, tidak ada salahnya menyusun menu sahur 30 hari

Libur lebaran Aktivitas
10 Aktivitas Seru untuk Mengisi Libur Lebaran Agar Lebih Bermakna

Momen libur lebaran bukan hanya soal istirahat, tapi juga kesempatan untuk recharge bareng keluarga. Entah kamu menikmati cuti bersama lebaran di

Menu Sahur Simple Aktivitas
Menu Sahur Simple yang Buat Badan Tetap Berenergi Sepanjang Hari

Sahur tidak harus ribet untuk bisa bikin tubuh tetap kuat puasa. Justru, menu sahur simple bisa tetap lengkap gizinya selama ada kombinasi yang tepat:

Olahraga malam Aktivitas
Olahraga Malam: Cara Sehat untuk Mengisi Waktu Setelah Aktivitas Padat

Pernah merasa ingin berolahraga tapi waktu kamu habis di siang hari? Banyak orang menghadapi masalah ini. Artikel ini akan membahas apakah olahraga

Makanan berserat tinggi Aktivitas
Rahasia Energi Tahan Lama: Pilihan Makanan Berserat untuk Kamu yang Padat Aktivitas

Kalau kamu punya jadwal yang super padat, menjaga energi agar tetap stabil sepanjang hari adalah kunci. Salah satu cara paling efektif adalah dengan

Manfaat sepak bola Aktivitas
7 Manfaat Sepak Bola yang Perlu Kamu Tahu

Bagi kamu yang aktif dan suka berolahraga, bermain sepak bola bisa menjadi pilihan terbaik untuk menyalurkan energi sekaligus menjaga kesehatan. Sepak

Cara plank yang benar Aktivitas
Cara Plank yang Benar: Kunci Dapatkan Otot Inti yang Kuat

Plank kelihatannya simpel, kamu "hanya" menahan posisi seperti push-up tanpa bergerak. Tapi jangan salah! Di balik kesederhanaannya, olahraga plank

Cara meningkatkan stamina Aktivitas
5 Tips Jitu untuk Meningkatkan Stamina Secara Cepat dan Efektif

Meningkatkan stamina tubuh bukan cuma buat atlet atau orang dewasa aja. Kamu yang masih remaja juga perlu punya daya tahan tubuh yang prima. Apalagi

Selamat, Kamu mendapatkan ekstra30 poin!Tonton video modul lainnya atau dapatkan ekstra 1 poin setiap Kamu menonton ulang.