14 March 2022

Yuk, Cek Manfaat Lari Pagi untuk Dukung Kognitif Anak

Bagikan Artikel:

Tak cuma asupan nutrisi anak yang harus diperhatikan Ibu, lho. Kebiasaan berolahraga ternyata juga penting supaya sejumlah makanan bergizi yang sudah dikonsumsi anak bisa terserap dengan optimal. Lalu, olahraga apa yang mudah dan cocok dilakukan pada pagi hari? Lari atau jogging bisa menjadi pilihan. Selain mudah dilakukan, manfaat lari untuk anak juga banyak.

Pasti yang Ibu ketahui manfaat lari pagi adalah memperkuat fisik anak. Ternyata, tak cuma untuk kesehatan dan tubuh anak, lho. Kegunaan jogging juga dapat berhubungan dengan kecerdasan anak. Bahkan, bila rutin dilakukan, dapat meningkatkan performa akademis anak.

Penasaran, apa saja manfaat lari pagi untuk anak? Berikut ini beberapa yang bisa Ibu ketahui.

1. Meningkatkan IQ Anak

Umumnya, tujuan jogging adalah untuk mendapatkan kebugaran tubuh dan memperkuat otot serta tulang. Namun, sebenarnya kebiasaan berolahraga ini juga dapat meningkatkan fungsi kognitif dan juga IQ anak.

Dalam penelitian Panuwun Joko Nurcahyo yang diterbitkan di Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga pada tahun 2021, ditemukan adanya korelasi kesehatan fisik dan juga kecerdasan kognitif seseorang. Penelitian tersebut mengetes kondisi para pemain sepak bola yang masih aktif berlatih dan tidak.

Ditemukan bahwa pemain bola yang masih aktif berolahraga setiap hari, seperti lari dan latihan fisik lainnya, memiliki nilai IQ yang lebih tinggi dibanding yang tidak rutin melakukannya. Tentunya, temuan ini membuat Ibu semakin mengharuskan anak untuk rajin berolahraga. Nah, lari bisa menjadi salah satu aktivitas yang tidak sulit untuk dilakukan anak.

Ibu bisa mengajaknya lari pagi di sekitar lingkungan rumah sebelum sekolah dilakukan. Jangan lupa, untuk memberikan asupan nutrisi sesudah lari, ya.

Baca Juga : 6 Manfaat Lari untuk Fisik dan Mental Anak

 

2. Menjaga Kesehatan Mental

Siapa sangka kalau manfaat lari pagi lainnya adalah untuk menjaga kesehatan mental anak. Pastinya, anak tidak terlepas dari stres ketika menghadapi pelajaran. Terutama bila pelajaran yang dia dapatkan sulit untuk dimengerti. Bila stres tersebut dibiarkan, dapat mempengaruhi kesehatan mental anak. Tentunya, Ibu tak ingin itu terjadi, kan?

Perlu Ibu ketahui tubuh manusia akan mengeluarkan atau memproduksi endocannabinoids setelah selesai jogging. Ini merupakan senyawa kimia yang akan memenuhi aliran darah yang akan mengalir hingga ke otak. Nah, senyawa ini dapat memberikan perasaan menenangkan dan relaks dalam waktu yang cepat.

Kalau Ibu pernah merasakan keinginan untuk duduk sambil menghela napas setelah lari, kira-kira itulah yang dilakukan endocannabinoids. Dalam sekejap, Ibu akan melupakan segala masalah dan merasa relaks untuk mengistirahatkan diri. Bayangkan bila anak juga merasakan hal tersebut. Pastinya, anak akan lebih tenang menghadapi masalahnya.

Jika kesehatan mental dan mood anak terjaga, tentunya ia akan lebih bisa berkonsentrasi menerima pelajaran di sekolah. Inilah yang membuat performa kognitif alias kecerdasan akademis anak meningkat.

 

3. Membuat Perasan Anak Senang

Manfaat lari pagi lainnya adalah dapat membuat anak merasa senang. Bagaimana tidak? Aktivitas ini membuat anak bisa bermain ke luar rumah, melihat-lihat lingkungan sekitar, bahkan bersosialisasi dengan orang lain. Tanpa disadari, kegiatan ini meningkatkan produksi hormon endorfin. Hormon yang berperan untuk memberikan rasa bahagia atau senang di otak anak.

Tentunya, bila rutin dilakukan, anak akan jauh dari murung dan mudah marah. Ibu akan mendapatkan anak yang selalu tersenyum bahagia. Jangan lupa Ibu juga harus memperhatikan cara melakukan jogging yang tepat untuk mencegah terjadinya cedera.

 

4. Membangun Kepercayaan Diri

Ibu pastinya menginginkan anak punya kepribadian yang tangguh dan percaya diri, kan, terutama ketika sudah memasuki masa-masa sekolah. Nah, kepribadian tersebut sebenarnya bisa dipupuk atau dibangun dengan rutinitas sehari-hari. Salah satunya dengan lari pagi.

Ketika anak sudah rajin jogging pada pagi hari, pastinya dia semakin merasa tertantang untuk melakukan hal baru. Misalnya, menambah jarak atau justru semakin mempercepat durasi lari dalam satu putaran. Secara tidak langsung, aktivitas ini mengajak anak untuk lebih bersemangat menghadapi tantangan dan juga mencari cara untuk menuntaskannya.

Kebiasaan ini pun terbawa saat anak belajar di sekolah. Ketika gurunya memberikan soal-soal sulit, dengan percaya diri anak berani mengerjakannya. Ia pun akan mencari cara untuk mengetahui jawaban yang tepat. Anak juga tidak malu kalau jawabannya belum tepat. Dia justru akan bertanya kepada gurunya. Dengan demikian kepribadian yang percaya diri dan tangguh dapat didapatkan anak.

Ibu juga perlu mengetahui bahwa tumbuh kembang anak aktif berbeda setiap tahunnya. Perkembangan fisik, kognitif, dan karakter anak terjadi bertahap pada kurun usia 5-15 tahun, yang dikenal sebagai periode tumbuh aktif. Untuk itu, Ibu perlu menyediakan asupan nutrisi yang tepat untuk mengoptimalkan perkembangan karakter, kognitif, juga tubuhnya. Salah satunya dengan memberikan MILO Activ-Go untuk melengkapi nutrisi sesudah olahraga agar manfaat lari pagi didapatkan secara optimal oleh anak.

MILO Activ-Go dengan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. MILO Activ-Go juga mengandung Vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif. Ibu juga dapat mencari tahu seputar pentingnya nutrisi dan energi dalam periode tumbuh aktif anak di sini.

 

 

komposisi milokomposisi milo

Temukan

Resep Kreasi Milo

Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

Artikel Lainnya

Tentang Aktivitas

5 Inspirasi Menu Makan Bergizi Seimbang untuk Bekal Anak Aktivitas
5 Inspirasi Menu Makan Bergizi Seimbang untuk Bekal Anak

Tahukah Ibu kalau anak memerlukan sejumlah nutrisi untuk tumbuh kembang dan juga aktivitas hariannya? Itu sebabnya anak harus menyantap menu makan

Tak Cuma Fun, Ini 5 Manfaat Bermain Game Online Aktivitas
Tak Cuma Fun, Ini 5 Manfaat Bermain Game Online

Bermain games secara online biasanya bikin kamu terlihat seperti anak yang suka rebahan saja. Namun, sebenarnya manfaat bermain game online itu banyak

Esport adalah Olahraga yang Lagi Tren, Kamu Wajib Tahu 5 Jenisnya Aktivitas
Esport adalah Olahraga yang Lagi Tren, Kamu Wajib Tahu 5 Jenisnya

Kamu punya hobi bermain games di PC atau gadget setiap hari? Kayaknya kamu harus mulai mengasah skill permainanmu, deh. Siapa tahu kamu nantinya bisa

5 Cara Membangun Karakter Anak di Rumah Aktivitas
5 Cara Membangun Karakter Anak di Rumah

Pastinya, Ibu ingin anak menjadi pribadi yang berkarakter pemimpin. Namun, hal tersebut tidak bisa terjadi secara instan. Anak memerlukan waktu secara

Sangat Diperlukan, Ini 4 Manfaat Kalsium untuk Anak Aktivitas
Sangat Diperlukan, Ini 4 Manfaat Kalsium untuk Anak

Pastinya Ibu sering dengar kalau kalsium menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan anak. Namun, apakah Ibu tahu apa manfaat kalsium bagi pertumbuhan

Jangan Terlewat, Ini 5 Fungsi Zinc Bagi Tubuh Aktivitas
Jangan Terlewat, Ini 5 Fungsi Zinc Bagi Tubuh

Ibu pastinya ingin aktivitas anak berjalan lancar tanpa gangguan. Namun, apa yang terjadi bila anak kekurangan salah satu nutrisi? Pastinya, daya

Jangan Terlewat, Ini 5 Kebutuhan Nutrisi yang Dibutuhkan Anak Aktivitas
Jangan Terlewat, Ini 5 Kebutuhan Nutrisi yang Dibutuhkan Anak

Tahukah Ibu kalau memberi makanan dan minuman anak tidak boleh sembarangan. Apalagi saat anak Ibu sudah memasuki usia sekolah. Ada sejumlah kebutuhan

5 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Berani Aktivitas
5 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Berani

Pernahkah Ibu melihat anak menangis karena tidak mau masuk kelas? Biasanya, ini terjadi karena ia tak ingin berpisah dari Ibunya. Hal selanjutnya yang

5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak yang Sederhana Aktivitas
5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak yang Sederhana

Kepercayaan diri ternyata menjadi bagian penting bagi tahap perkembangan anak. Melalui sikap tersebut, anak dapat eksplorasi hal baru. Namun,