Ajak Anak Tonton Pertandingan Olahraga, Yuk! Ini 7 Manfaatnya

Selain melalui praktek, menikmati kegiatan olahraga juga bisa dilakukan dengan menonton pertandingan. Baik secara langsung, maupun melalui media televisi dan streaming. Tidak hanya menjadi salah satu cara menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, kegiatan ini juga bisa bantu membangun karakter anak. Karakter seperti apa yang dimaksud? Berikut penjelasannya, Bu!

1.Belajar Kepedulian

Ketika menonton pertandingan olahraga berkelompok seperti basket dan sepakbola, Ayah atau Ibu bisa membangun karakter anak dengan menjelaskan bahwa ada kalanya salah satu pemain kehilangan semangat. Oleh karena itu, anggota tim perlu saling menyemangati. Dengan begitu, anak dapat belajar bahwa dalam olahraga yang terpenting bukanlah berjuang sendiri, melainkan peduli dengan mendukung satu sama lain.

2.Belajar Sportivitas

Dalam pertandingan olahraga tentu salah satu tim harus menghadapi kekalahan. Oleh sebab itu, mengajak anak menonton pertandingan bisa menjadi salah satu cara membangun karakter anak agar sportif menghadapi kekalahan. Ajarkan anak bahwa kekalahan itu wajar dan harus diterima dengan lapang dada. Namun, hal yang lebih penting adalah telah berusaha semaksimal mungkin dan bermain secara sportif. Kemudian, jangan lupa untuk bangkit kembali, ya!

3.Belajar Rendah Hati

Tidak hanya belajar menghadapi kekalahan, menonton olahraga juga bisa membangun karakter anak dengan mengajarkannya bersikap rendah hati ketika menang. Lihat saja, pemain yang menang dalam pertandingan umumnya mau bersalaman dan bahkan menyemangati tim yang kalah. Ini merupakan tindakan sang juara yang sebenarnya.

4.Belajar Kerjasama

Sambil mengajak anak menonton pertandingan olahraga kelompok kesukaannya, Ibu bisa tanyakan kira-kira siapa pemain favoritnya? Kemudian, ingatkan bahwa sebenarnya untuk bisa menang dibutuhkan kerjasama antar pemain. Bukan hanya tanggung jawab pemain bintang favoritnya saja. Misalnya, dalam pertandingan sepakbola, tanpa pemain bek tengah, seorang striker tidak akan bisa mencetak gol. Begitupun sebaliknya, karena itu kerjasama tim sangatlah penting dalam pertandingan olahraga.

5.Belajar Gaya Hidup Sehat

Saat mengajak anak menonton pertandingan olahraga, sebaiknya jelaskan bahwa sebelumnya para pemain telah berlatih keras dan menerapkan gaya hidup sehat agar staminanya terjaga ketika menghadapi pertandingan. Beri ia contoh dengan menunjukkan beberapa video latihan pemain favoritnya. Dengan begitu, anak dapat belajar bahwa memiliki gaya hidup sehat itu penting, bahkan idolanya pun melakukan hal yang sama.

6.Belajar Menyukai Olahraga

Bu, anak-anak pada dasarnya senang untuk aktif bergerak dan bermain. Hanya saja, seringkali perhatian anak terganggu oleh gadget, sehingga ia jadi kurang tertarik untuk melakukan olahraga. Padahal, olahraga sangat penting guna mendukung pertumbuhan Sang Juara. Oleh karena itu, Ibu bisa mengajak anak untuk menonton pertandingan olahraga sambil siapkan camilan sehat kesukaannya. Lama kelamaan, cara ini dapat menumbuhkan ketertarikan anak pada olahraga dan gaya hidup sehat.

Baca Juga: 6 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Berani Lewat Olahraga

7.Belajar untuk Mengembangkan Diri

Bagi anak yang sudah aktif berolahraga, menonton pertandingan bisa membantunya meningkatkan kemampuannya. Misal, ketika anak menonton pertandingan basket, ia pasti akan bersemangat menirukan teknik olahraga dari pemain favoritnya. Dengan begitu, anak tidak akan lelah untuk belajar meningkatkan kemampuannya menjadi pemain yang lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Itu tadi beberapa manfaat menonton pertandingan guna membangun karakter anak dan meningkatkan minatnya pada olahraga. Jadi, setelah menonton, Ibu bisa menyarankan Ayah mengajak anak melakukan olahraga tersebut. Jangan lupa untuk isi kembali energinya setelah berolahraga dengan MILO Activ-Go. MILO Activ-Go dengan ekstrak malt, susu, dan rasa cokelat yang lezat; juga diperkaya Vitamin dan Mineral bantu mengembalikan energi anak setelah aktif bergerak. Jadi, ia bisa tetap berenergi sepanjang hari untuk raih lebih.

 

 

ARTIKEL LAINNYA