16 November 2022

5 Akibat Tidak Sarapan Pagi Bagi Anak

Bagikan Artikel:

Anak Ibu belum sarapan ketika mau berangkat sekolah? Aduh, sebaiknya kebiasaan itu harus dihindari. Hal ini karena akibat tidak sarapan pagi secara terus-menerus bisa mengganggu kesehatan fisik dan mental anak, lho. Bahkan, banyak penelitian yang menemukan hubungan nilai akademis anak dengan kebiasaan sarapan pagi.

Sesungguhnya anak usia sekolah (5-15 tahun) tengah memasuki periode pertumbuhan aktif. Pada masa inilah, anak membutuhkan energi yang banyak untuk pertumbuhan fisik, kemampuan kognitif, serta kepribadiannya. Dampak tidak sarapan pagi salah satunya adalah tubuh bisa kekurangan energi. Hal inilah yang membuat tumbuh kembang anak berisiko terhambat.

Bahaya tidak sarapan pagi lainnya tentunya dapat membuat kesehatan anak terganggu. Alhasil, anak jadi sering tidak masuk sekolah dan ketinggalan pelajaran. Pertumbuhan fisiknya pun bisa terganggu. Berikut beberapa akibat tidak sarapan bagi anak lainnya yang perlu Ibu ketahui.

Baca Juga: 5 MANFAAT SARAPAN PAGI UNTUK ANAK AKTIF

1. Memicu Kenaikan Berat Badan

Akibat tidak sarapan lainnya adalah risiko terkena masalah obesitas. Ketika tidak sarapan pagi, anak biasanya akan merasa lapar di dalam kelas. Hal inilah yang membuat anak makan lebih banyak saat waktu bel istirahat tiba.

Masalahnya, anak yang perutnya kosong cenderung memilih makanan dan minuman manis untuk dikonsumsi agar cepat kenyang. Inilah yang membuat anak bisa kelebihan berat badan.

Bayangkan kalau kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus. Bisa-bisa berat badan anak naik dengan cepat dan terjadinya obesitas. Kelebihan berat badan ini tentunya merupakan kondisi yang membahayakan.

Pasalnya, banyak penyakit yang bisa menyerang tubuh anak obesitas, seperti diabetes, kardiovaskuler, hingga masalah tulang.

2. Risiko Penyakit Jantung Meningkat

Menurut International Journal of Environmental Research and Public Health, akibat tidak sarapan pagi bagi anak salah satunya dapat meningkatkan masalah penyakit jantung. Hal ini karena anak cenderung akan membeli camilan tidak sehat ketika dalam kondisi lapar.

Biasanya, makanan yang dipilih tanpa disadari tinggi kadar kolesterolnya. Ibu sulit sekali memantaunya karena tidak berada di dekat anak. Kebiasaan sarapan pagi sebenarnya bisa mengurangi kemungkinan tersebut.

Umumnya, Ibu akan mengatur dan memantau menu sarapan pagi. Pastinya, memilih makanan dan minuman kaya nutrisi yang dibutuhkan seharian. Jadi, makanan yang dikonsumsi tidak asal.

Anak pun akan kenyang lebih lama sehingga keinginan jajan sembarangan tidak muncul. Bahkan, anak cenderung mencari makanan yang serupa dengan menu sarapan di rumahnya saat waktu istirahat tiba.

3. Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat

Akibat tidak sarapan pagi lainnya adalah anak jadi lebih kalap mengonsumsi makanan pada siang dan malam hari. Bila ini menjadi kebiasaan, pastinya kadar gula dalam tubuh akan meningkat. Hal ini dapat memicu risiko diabetes tipe 2 pada anak. Tentunya, dapat membahayakan pertumbuhan fisik dan mentalnya.

Ada baiknya, anak tidak skip setiap waktu makan. Hal ini supaya berat badan dan nafsu makan anak tetap terkontrol. Anak juga tidak akan mencari makanan dan minuman manis untuk merasa kenyang.

4. Memengaruhi Level Energi

Perlu Ibu pahami, anak sebenarnya melakukan puasa sekitar 8-10 jam ketika malam hari hingga pagi. Itu artinya, sarapan merupakan asupan makanan yang seharusnya pertama masuk ke dalam tubuh. Sedangkan, tubuh anak memerlukan makanan sebagai sumber energi untuk beraktivitas seharian.

Bayangkan kalau anak melewatkan waktu sarapan. Pastinya, anak tidak memiliki cukup energi untuk berpikir dan beraktivitas fisik. Akibat tidak sarapan pagi ini membuat tubuh jadi terasa lelah, letih, dan loyo. Anak pun cepat merasa mengantuk dan tidak bersemangat.

5. Memengaruhi Fungsi Kognitif

Tak cuma energi yang berkurang, tapi kadar glukosa anak yang tidak sarapan pun sedikit. Hal ini karena anak sudah puasa semalaman. Ketika tidak mengonsumsi makanan bernutrisi pada pagi hari, kadar glukosa pun tidak akan naik.

Padahal, glukosa dibutuhkan untuk mempelajari kinerja otak. Kekurangan gula darah ini membuat fungsi kognitif anak menurun. Misalnya, sulit konsentrasi ketika guru menjelaskan materi, tidak dapat menyelesaikan soal-soal pelajaran, serta daya ingat pun menurun. Hal inilah yang dapat memengaruhi kehidupan akademis anak.

Akibat tidak sarapan pagi ternyata banyak yang merugikan bagi anak, ya. Untuk itu, Ibu harus membiasakan anak untuk menyantap menu sarapan pagi yang kaya nutrisi. Jangan lupa beri pelengkap nutrisi dan energi seperti MILO 3in1.

Produk minuman ini memiliki kandungan susu, cokelat, dan proses dua kali ekstrak malt menghasilkan energi alami di setiap butiran MILO. Minuman coklat berenergi ini juga mengandung vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan D, serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mendukung energi dan nutrisi anak di periode tumbuh aktif.

komposisi milokomposisi milo

Temukan

Resep Kreasi Milo

Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

Artikel Lainnya

Tentang Aktivitas

5 Inspirasi Menu Makan Bergizi Seimbang untuk Bekal Anak Aktivitas
5 Inspirasi Menu Makan Bergizi Seimbang untuk Bekal Anak

Tahukah Ibu kalau anak memerlukan sejumlah nutrisi untuk tumbuh kembang dan juga aktivitas hariannya? Itu sebabnya anak harus menyantap menu makan

Tak Cuma Fun, Ini 5 Manfaat Bermain Game Online Aktivitas
Tak Cuma Fun, Ini 5 Manfaat Bermain Game Online

Bermain games secara online biasanya bikin kamu terlihat seperti anak yang suka rebahan saja. Namun, sebenarnya manfaat bermain game online itu banyak

Esport adalah Olahraga yang Lagi Tren, Kamu Wajib Tahu 5 Jenisnya Aktivitas
Esport adalah Olahraga yang Lagi Tren, Kamu Wajib Tahu 5 Jenisnya

Kamu punya hobi bermain games di PC atau gadget setiap hari? Kayaknya kamu harus mulai mengasah skill permainanmu, deh. Siapa tahu kamu nantinya bisa

5 Cara Membangun Karakter Anak di Rumah Aktivitas
5 Cara Membangun Karakter Anak di Rumah

Pastinya, Ibu ingin anak menjadi pribadi yang berkarakter pemimpin. Namun, hal tersebut tidak bisa terjadi secara instan. Anak memerlukan waktu secara

Sangat Diperlukan, Ini 4 Manfaat Kalsium untuk Anak Aktivitas
Sangat Diperlukan, Ini 4 Manfaat Kalsium untuk Anak

Pastinya Ibu sering dengar kalau kalsium menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan anak. Namun, apakah Ibu tahu apa manfaat kalsium bagi pertumbuhan

Jangan Terlewat, Ini 5 Fungsi Zinc Bagi Tubuh Aktivitas
Jangan Terlewat, Ini 5 Fungsi Zinc Bagi Tubuh

Ibu pastinya ingin aktivitas anak berjalan lancar tanpa gangguan. Namun, apa yang terjadi bila anak kekurangan salah satu nutrisi? Pastinya, daya

Jangan Terlewat, Ini 5 Kebutuhan Nutrisi yang Dibutuhkan Anak Aktivitas
Jangan Terlewat, Ini 5 Kebutuhan Nutrisi yang Dibutuhkan Anak

Tahukah Ibu kalau memberi makanan dan minuman anak tidak boleh sembarangan. Apalagi saat anak Ibu sudah memasuki usia sekolah. Ada sejumlah kebutuhan

5 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Berani Aktivitas
5 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Berani

Pernahkah Ibu melihat anak menangis karena tidak mau masuk kelas? Biasanya, ini terjadi karena ia tak ingin berpisah dari Ibunya. Hal selanjutnya yang

5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak yang Sederhana Aktivitas
5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak yang Sederhana

Kepercayaan diri ternyata menjadi bagian penting bagi tahap perkembangan anak. Melalui sikap tersebut, anak dapat eksplorasi hal baru. Namun,