Saat harus melewati jadwal yang padat, asupan protein tubuh sering ikut jadi perhatian. Protein memang bukan sumber energi utama seperti karbohidrat, tetapi nutrisi ini membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, mendukung kerja otot, serta terlibat dalam proses tubuh yang menunjang energi dan fungsi harian.
Peran Protein untuk Energi dan Pemulihan Tubuh
Protein berperan untuk membangun, menjaga, dan mengganti jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan organ. Pada anak dan remaja yang aktif, protein juga membantu pemulihan setelah olahraga, bermain, atau aktivitas sekolah yang padat karena otot butuh bahan baku untuk diperbaiki kembali.
Selain untuk pemulihan, protein ikut mendukung fungsi tubuh yang berhubungan dengan stamina sehari-hari. Protein adalah bagian penting dalam proses yang membantu tubuh menghasilkan energi dan membawa oksigen, sehingga asupannya tetap perlu dijaga dalam pola makan seimbang.
Jenis Minuman Tinggi Protein yang Cocok untuk Anak dan Remaja
Kalau Anda mencari minuman berprotein tinggi, pilihan paling sederhana biasanya datang dari bahan yang mudah dikenali. Susu, yoghurt drink, smoothie dengan yogurt, susu kedelai fortifikasi, dan shake berbahan susu atau tahu sutra bisa masuk kategori minuman berprotein tinggi alami bila komposisinya sederhana dan tidak penuh gula.
Untuk keseharian, anak dan remaja sebenarnya bisa mendapatkan protein dari kombinasi makanan dan minuman berprotein tinggi seperti susu, yogurt, telur, kacang-kacangan, ikan, dan kedelai. Jadi, minuman protein sebaiknya dipakai sebagai pelengkap menu, bukan pengganti seluruh makan utama. Kalau Anda ingin opsi yang praktis, MILO PRO UHT bisa dipertimbangkan sebagai minuman pelengkap asupan harian.
Waktu Terbaik Mengonsumsi Minuman Protein
Waktu minum protein sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah olahraga atau aktivitas fisik, minuman protein dapat membantu mendukung pemulihan otot; sementara di pagi hari, minuman protein bisa menjadi pelengkap sarapan agar anak tidak cepat lapar.
Meski begitu, tidak semua anak perlu minuman protein setiap hari. Sebagian besar anak sehat sudah bisa memenuhi kebutuhan protein dari pola makan seimbang, sehingga suplemen atau minuman protein tambahan lebih cocok dipertimbangkan bila asupan makan hariannya memang kurang atau ada kebutuhan khusus.
3 Tips Memilih Minuman Protein yang Sehat
Sebelum rutin memberikan minuman protein, ada baiknya Anda memahami dulu cara memilih produk yang sesuai. Berikut ini tips memilih minuman protein yang sehat.
- Pilih minuman dengan sumber protein yang jelas
Saat memilih minuman tinggi protein alami, cek dulu daftar bahannya dan utamakan protein yang berasal dari susu, yogurt, kedelai, atau bahan pangan utuh lain yang mudah dikenali. Selain itu, perhatikan juga kadar gula tambahannya agar minuman tetap terasa praktis tanpa membuat asupan gula harian jadi berlebihan.
- Jangan jadikan minuman protein sebagai pengganti semua makanan utama
Minuman protein sebaiknya menjadi pelengkap, karena anak dan remaja tetap membutuhkan pola makan lengkap yang berisi karbohidrat, lemak sehat, sayur, buah, dan protein dari berbagai sumber.
- Sesuaikan asupan protein dengan kebutuhan, jangan terlalu sedikit atau terlalu banyak
Untuk sebagian besar anak sehat, tambahan protein berlebihan bukan selalu diperlukan, dan kelebihan asupan bisa menambah kalori yang pada akhirnya berisiko memicu kenaikan berat badan bila tidak diimbangi aktivitas. Sebaliknya, jika asupan protein terlalu rendah dalam jangka panjang, tubuh bisa menunjukkan tanda seperti lemah, mudah lelah, perubahan pada rambut atau kulit, hingga gangguan pertumbuhan pada kondisi yang lebih berat.
Anda dapat memilih MILO PRO UHT sebagai opsi minuman protein harian. MILO PRO UHT diperkaya dengan 3x protein (14 gr protein/serving), sehingga cocok untuk menemani waktu belajar maupun aktivitas fisik; dapat menjadi pilihan Anda sebagai minuman berprotein tinggi yang praktis untuk pemulihan otot dengan tetap mengonsumsi pola makan seimbang.
Pertanyaan Seputar Minuman Tinggi Protein
- Minuman apa yang tinggi protein?
Susu, yoghurt drink, susu kedelai fortifikasi, dan smoothie termasuk contoh minuman berprotein tinggi. Shake rumahan dari susu, yogurt, tahu, atau selai kacang juga bisa menjadi minuman berprotein tinggi alami.
- Apa ciri-ciri kekurangan protein?
Ciri yang bisa muncul antara lain mudah lelah, lemah, rambut atau kulit berubah, dan pada kondisi berat bisa muncul pembengkakan atau gangguan pertumbuhan. Namun, gejala ini tidak selalu spesifik, jadi bila Anda curiga ada kekurangan gizi, sebaiknya konsultasikan ke tenaga kesehatan.
- Apakah minuman buah mengandung protein?
Sebagian besar minuman buah murni bukan sumber protein yang tinggi. Protein biasanya baru bertambah bila minuman buah dipadukan dengan susu, yogurt, tahu sutra, atau bahan kaya protein lainnya.
Referensi:
Nemours KidsHealth. (n.d.). What’s protein?https://kidshealth.org/en/kids/protein-def.html
Nemours KidsHealth. (n.d.). What’s protein?https://kidshealth.org/en/kids/protein-def.html
WebMD Editorial Contributor. (2025, May 19). Is it safe to give a child protein drinks? WebMD. https://www.webmd.com/children/is-it-safe-to-give-a-child-protein-drinks
Healthline. (n.d.). How to make a protein shake without protein powder. https://www.healthline.com/nutrition/protein-shake-without-protein-powder
Healthline. (n.d.). How to make a protein shake without protein powder. https://www.healthline.com/nutrition/protein-shake-without-protein-powder
Healthline. (n.d.). How to make a protein shake without protein powder. https://www.healthline.com/nutrition/protein-shake-without-protein-powder
Temukan
Resep Kreasi Milo
Ayo berkreasi dengan resep-resep menarik dari MILO untuk melengkapi energi dan nutrisi anak.

